Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa desak Komnas HAM RI surati Jokowi soal kasus Nduga
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Mahasiswa desak Komnas HAM RI surati Jokowi soal kasus Nduga

Mahasiswa desak Komnas HAM RI surati Jokowi soal kasus Nduga

admin
Last updated: January 21, 2019 13:33
By
admin
Byadmin
Follow:
433 Views
7 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Front Persatuan Rakyat dan Mahasiswa Anti Militerisme mengelar aksi di taman Aspirasi depan Istana Merdeka ( Monas) menyikapi peristiwa yang menimpah warga masyarakat di Nduga akibat kekejaman militer Indonesia terhadap warga sipil.

Iklan Nirmeke

Aksi yang di lakukan di depan Monas tersebut dengan tema“Militerisme Adalah Pelaku Utama Pelangaran HAM Di Nduga-West Papua” yang di ikuti aktivis dan mahasiswa sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap warga Nduga. Senin, (21/01/2019).

Peserta aksi Ikonius Waker menyatan Kami mahasiswa yang tergabung dalam Front Persatuan Rakyat dan Mahasiswa Anti Militeris telah, melakukan aksi di taman aspirasi depan istana Merdeka (Monas) karena banyak foto-foto dan video beredar di media sosial, dan informasi keluarga kami di Nduga menelpon bahwa posisi mereka sedang sekarat di hutan karena penyisiran, pengeboman yang dilakukan oleh aparat.

“akibat penyisiran di tiga Kampung sebagian rakyat sipil meninggal dan kami yang masih hidup sudah satu bulan di hutan untuk melindugi diri dari aparat yang melakukan operasi DOM besar-besaran dari tanggal 2 Desember 2018  hingga sekarang tahun 2019, masih berlangsung,” ceritanya.

aktifitas dan keadaan rakyat sipil di Nduga sangat memprihatinkan, semakin memburuk di hutan karena tidak ada makanan.

Sementara itu perwakilan mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali Ambrosius  Mulait menambahkan setelah bakar ban dan kardus peti mayat depan Istana presiden Kami melanjutkan aksi kami depan Komnas HAM sekaligus memfollow up laporan pengaduan pada tanggal 19 Desember terkait pengeboman di kampung Mbuah, Yigi karena waktu itu Komnas HAM berjanji akan membentuk tim independent namun tidak dilaksanakan sesuai janji 30 hari, padahal rakyat sipil di Nduga sedang sekarat di hutan membutuhkan pertolongan tim Independent, untuk mengatarkan sembako dan lainnya.

“Komisioner Komnas HAM menerima kami punya pengaduan terubdute terkait Mapenduma dan kami sedang menanyakan pengaduan awal namun Komisioner komnas HAM menyatakan kami sedang komunikasi dengan Komnas HAM di Jayapura dan aktifis HAM di Wamena untuk memastikan semua informasi yang beredar,” ceritanya.

Lanjutnya, dari Komnas HAM mengatakan dalam bulan Februari akan ke Wamena untuk mengecek informasi yang di sampaikan oleh kami. Dan kami menekan juga kepada komnas HAM segera menyurati Presiden Jokowi dan Kapolri Tito untuk segera menarik Militer dari Nduga karena diNduga bukan daerah DOM.

“Kami juga meminta kepada Komnas HAM segera menarik kembali stagmen pernyataan pada tanggal 5 Desember 2018 bahwa kejadian pembantaian pekerja di Nduga merupakan pelangaran HAM padahal Komnas HAM sebagai lembaga Independent tidak seharusnya melegitimasi pernyataan aparat dan pemerintah,” katanya. (*)

 

Editor  : Aguz Pabika

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Siaran Pers: Hasil Mubes tiga Tungku di masyarakat Wouma tahun 2019
Next Article Ini Tuntutan FPR dan Mahasiswa terhadap negara atas kasus Nduga
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
4 hours ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
4 hours ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
6 hours ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
6 hours ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?