Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KAP Serahkan 65 profil perusahaan orang asli Papua kepada Pemprov Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > KAP Serahkan 65 profil perusahaan orang asli Papua kepada Pemprov Papua

KAP Serahkan 65 profil perusahaan orang asli Papua kepada Pemprov Papua

admin
Last updated: July 15, 2019 12:29
By
admin
Byadmin
Follow:
7 years ago
Share
4 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Kamar Adat Pengusaha Papua atau KAP Papua menyerahkan profil 65 perusahaan yang dimiliki dan dikelola orang asli Papua kepada Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua di Jayapura, Senin (15/7/2019). Penyerahan profil perusahaan milik orang asli Papua itu dilakukan untuk membantu pembuatan aplikasi Pengusaha Orang Asli Papua oleh Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Papua.

Iklan Nirmeke

Hal itu disampaikan Ketua Umum KAP Papua, Musa Haluk kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua, Senin. “Kami sudah menyerahkan data dan profil 65 perusahaan itu. Diantaranya, terdapat dua perseroan terbatas (PT), dan sisanya persekutuan komanditer atau CV,” ungkap Haluk yang didampingi sejumlah pengurus teras KAP Papua.

Haluk menyatakan sejumlah 65 perusahaan yang profilnya diserahkan kepada Pemprov Papua itu aktif menjalankan usahanya. Mereka berkedudukan di Kabupaten Jayapura (2 perusahaan), Kabupaten Jayawijaya (7 perusahaan), Sarmi (18 perusahaan), Keerom (2 perusahaan), Yahukimo (2 perusahaan), Dogiyai (3 perusahaan), Intan Jaya (1 perusahaan), Deiyai (1 perusahaan), Mimika (1 perusahaan), Mamberamo Raya (1 perusahaan), dan Kota Jayapura (27 perusahaan).

Haluk menyatakan penyerahkan profil 65 perusahaan itu dilakukan setelah KAP Papua menerima Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua tertanggal 1 Juli 2019. Surat Sekda itu menyatakan Pemerintah Provinsi Papua melalui Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa tengah menyusun aplikasi Pengusaha Orang Asli Papua.

“Edaran Sekda itu [menindaklanjuti] Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Kami berharap semua organisasi perangkat daerah memberikan peluang sebesar-besarnya kepada pengusaha orang asli Papua,”ungkap Haluk.

Haluk berharap sejumlah 65 perusahaan itu akan segera masuk dalam database aplikasi Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Papua, agar mereka berpeluang mengikuti tender proyek dan program Pemprov Papua. Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 mengatur bahwa pelaku usaha orang asli Papua bisa mendapatkan tender atau penunjukan langsung dalam paket pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling sedikit di atas Rp1 miliar dan paling banyak Rp100 miliar. Para pelaku usaha orang asli Papua juga berhak diseleksi dan ditunjuk langsung dalam paket pengadaan jasa konsultansi yang bernilai paling sedikit di atas Rp200 juga dan paling banyak Rp10 miliar.

Haluk menyatakan KAP Papua akan mengirim surat kepada semua Badan Pengurus Daerah KAP Papua untuk menjelaskan format pengisian dan pendataan pengusaha asli Papua di Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Papua. “Bagi pengusaha asli Papua yang belum mendaftarkan perusahaannya kepada Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Papua, kami sarankan segera mendaftar,” kata Haluk.

Arman Aud, Direktur CV Auraga Mandiri. mengatakan pihaknya berharap Pemprov Papua akan serius dan adil memperhatikan pengusaha orang asli Papua.“Kami mendirikan CV bukan hanya untuk mencari uang. Kami sebagai anak daerah berupaya terlibat dalam pembangunan Papua. Jadi, berikan kesempatan kepada kami mengelolah proyek, sesuai dengan aturan yang ada,”ungkap Aud. (*)

 

Sumber: Jubi.co.id

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Freeport dan pemimpin Papua tipu-tipu Rakyat
Next Article Pengusaha asli Papua jangan pinjamkan nama bagi pemodal dari luar Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Unika Fajar Timur Papua Resmi Diluncurkan pada Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026
Pendidikan Tanah Papua
8 hours ago
12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
2 days ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
2 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?