Jayapura, nirmeke.com — Ikatan Keluarga Besar Distrik Kurulu, Libarek, Pisugi, Usilimo, Wita-Waya, dan Wedangku (IKBD-KLPUW2) menggelar Perayaan Natal Bersama di Asrama Usilimo, Jalan Gang Garuda, belakang Pasar Youtefa, Kota Jayapura, pada Minggu (7/12/2025).
Perayaan Natal ini dihadiri oleh berbagai unsur keluarga besar IKBD-KLPUW2, mulai dari para orang tua dan pendiri organisasi, perwakilan himpunan dan ikatan kekeluargaan, senior, junior, anggota, hingga simpatisan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh sukacita dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Ibadah Natal dipimpin langsung oleh Imanus Komba, S.H. yang membawakan Firman Tuhan dengan tema “Damai di Tengah Kekacauan.” Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya menghadirkan damai Kristus dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.
Perwakilan orang tua sekaligus pendiri, Abel Wam Wilil, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada awalnya hanya terdapat satu wadah kekeluargaan, yakni IKDK sebagai induk organisasi dari wilayah Distrik Kurulu. Namun seiring dengan pemekaran distrik, organisasi kemudian berkembang menjadi beberapa bagian.
“Walaupun sudah dimekarkan, hari ini kita melihat generasi muda tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan dengan sangat baik. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus merawat hubungan antara senior dan junior agar ke depan dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul bagi Kabupaten Jayawijaya.
“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di daerah. Mahasiswa harus mampu menganalisis, mengabdi, serta memiliki pendirian yang baik demi kepentingan masyarakat,” tegas Abel.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu senior IKBD-KLPUW2, Yanto Wantik, mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momentum Natal sebagai titik perubahan menuju arah yang lebih baik.
“Tema ‘Damai di Tengah Kekacauan’ mengajarkan kita untuk terus memperbaiki diri di tengah dinamika kehidupan organisasi dan masyarakat,” katanya.
Yanto juga menekankan pentingnya keterbukaan Badan Pengurus dalam membangun komunikasi dengan para senior agar tujuan bersama organisasi bisa dicapai melalui diskusi dan kolaborasi.
Ia turut menyoroti rendahnya tingkat kehadiran anggota dari enam distrik yang tergabung dalam IKBD-KLPUW2. Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab pengurus untuk lebih aktif merangkul seluruh anggota yang berada di Kota Studi Jayapura.
“Ke depan, kita harapkan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa dihadiri lebih banyak anggota agar kekompakan dan solidaritas benar-benar terbangun,” tambahnya.
Perayaan Natal bersama ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan dengan semangat filosofi hidup “Nakmu–Hakmu, Nabua–Habua”, yang mengajarkan kesetaraan, saling menghormati, dan saling menopang dalam kehidupan bersama.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antaranggota sebagai wujud syukur atas kebersamaan yang terus terjaga dalam keluarga besar IKBD-KLPUW2.(*)
Pewarta: Agus Wilil
