Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kecelakaan Maut Tolikara Diselesaikan Lewat Hukum Adat, Disepakati Rp1, 8 Miliar dan 180 Babi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > Kecelakaan Maut Tolikara Diselesaikan Lewat Hukum Adat, Disepakati Rp1, 8 Miliar dan 180 Babi
Papua Pegunungan

Kecelakaan Maut Tolikara Diselesaikan Lewat Hukum Adat, Disepakati Rp1, 8 Miliar dan 180 Babi

Maru Yanengga
Last updated: August 31, 2026 11:31
By
Maru Yanengga
ByMaru Yanengga
Follow:
138 Views
2 months ago
Share
SHARE

Tolikara, nirmeke.com — Kasus kecelakaan maut yang menewaskan enam orang di Distrik Poganeri, Kabupaten Tolikara, akhirnya diselesaikan melalui mekanisme hukum adat. Kesepakatan perdamaian antara pihak-pihak terkait berlangsung di Lapangan Pendidikan Karubaga, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.

Iklan Nirmeke

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Sabtu, 23 November 2024 sekitar pukul 11.20 WIT. Truk bernomor polisi PA 8957 AK diketahui mengangkut massa yang baru kembali dari kampanye akbar di Karubaga menuju Distrik Bokondini dan sejumlah wilayah lainnya melalui Jalan Trans Karubaga–Wamena.

Dalam kecelakaan tersebut, enam orang meninggal dunia, sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka ringan dan luka berat.

Penyelesaian persoalan kemudian ditempuh melalui mekanisme hukum adat yang berlaku di wilayah hukum adat Tolikara. Proses tersebut dilakukan dengan melibatkan pihak keluarga korban dan pihak-pihak terkait untuk mencapai kesepakatan perdamaian.

Baca Juga:  Apa Itu "Wim Luka Tok"? Atraksi Langka Ini Akan Tampil di Pra-FBLB Pasir Putih

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai, penyelesaian dilakukan melalui pemberian kompensasi berupa babi dan uang tunai.

Masing-masing pihak korban mendapatkan 30 ekor babi dan uang sebesar Rp300 juta. Jika dihitung untuk enam korban, total kesepakatan mencapai 180 ekor babi dan Rp1,8 miliar.

Ketua DPRK Tolikara, Meinus Y. Wenda, S.IP., mengatakan penyelesaian tersebut mengacu pada ketentuan hukum adat yang berlaku di wilayah Tolikara.

“Kesepakatan pembayaran tidak dibuat berdasarkan tuntutan tambahan ataupun keinginan sepihak masyarakat, melainkan mengacu pada aturan adat yang telah berlaku. Kami tegas menaati aturan yang berlaku di wilayah hukum adat Tolikara,” tegas Wenda.

Baca Juga:  Ahli Waris Pasang Spanduk di Lokasi Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan, Tuntut Kejelasan Hak Tanah dan DPRK Otsus

Menurut Wenda, pihak keluarga korban telah menerima kesepakatan tersebut sebagai bagian dari proses penyelesaian secara adat.

Ia menilai mekanisme hukum adat menjadi salah satu jalan yang ditempuh masyarakat dalam menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, dengan tetap menghormati ketentuan dan nilai-nilai yang berlaku di wilayah adat Tolikara.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, kasus kecelakaan yang menewaskan enam orang itu dinyatakan telah diselesaikan melalui mekanisme perdamaian adat.

Penyelesaian tersebut juga diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk menjaga hubungan kekeluargaan dan mencegah munculnya persoalan lanjutan di tengah masyarakat.[*]

Pewarta: Maru Yanengga

Related

You Might Also Like

Delapan Anggota DPRK Tolikara Jalur Otsus Resmi Dilantik, Jumlah Legislator Bertambah Jadi 38

SEPAHAM dan PPDI Lanny Jaya Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan dan Militerisme

Asisten III Setda Lukas Kossay Buka Mukerda GPdI Papua Pegunungan

Pendeta Bangun Penggilingan Padi Swadaya, Alpius: Ini Contoh Kemandirian Masyarakat

Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena Siapkan Destinasi Sambut Wisatawan Agustus

TAGGED:DPR TolikaraHukum Adat PapuaKecelakaan Maut di Tolikara

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KNPB Yahukimo Sektor BMDP Yelli Peringati HUT ke-14, Tegaskan Komitmen Perjuangan Tanpa Kekerasan
Next Article BEM USTJ–LBH Papua: Deforestasi PSN Perparah Dampak El Nino di Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Lis Tabuni Ajak Generasi Muda Papua Tengah Kokohkan Persatuan Lewat Sosialisasi Empat Pilar
Nasional Papua Tengah Pendidikan
3 days ago
Alpius Yigibalom Serahkan Bantuan Rp100 Juta dari Gubernur untuk Konferensi ke-15 Gereja Baptis West Papua
Papua Pegunungan
3 days ago
Ketua Baptis Misionaris Australia Tiba di Wamena, Siap Ikuti Rangkaian Yubelium ke-70 Tahun
Papua Pegunungan
3 days ago
HMPJ Jayapura Minta Bupati Jayawijaya Hadiri Penerimaan Anggota Baru, 81 Peserta Terdata
Pendidikan
3 days ago
Baca juga
Papua PegununganPendidikanSastra

Akses Pendidikan Terbatas, Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh Hadir di Itlay Hisage

3 months ago
Papua Pegunungan

Pendataan OAP Papua Pegunungan Terkendala Akses dan Anggaran, Dukcapil Minta Dukungan 8 Bupati

1 month ago
Papua Pegunungan

16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata

2 months ago
MRP Papua PegununganPapua Pegunungan

MRP Papua Pegunungan Soroti Dugaan Tertutupnya Pengelolaan Dana Otsus, Desak Evaluasi Kabag Keuangan

7 months ago
Papua Pegunungan

DPR Papua Pegunungan Panggil BGN Bahas Aspirasi Pelajar soal MBG

1 month ago
Papua Pegunungan

Wakil Bupati Yahukimo Tinjau Lokasi Longsor di Holuwon, Salurkan Bantuan dan Beri Penguatan kepada Warga

5 months ago
Papua PegununganPendidikan

HMPJ Jayapura Desak Pemerintah Hentikan Sementara Proyek CSR di Usilimo, Cegah Konflik Horizontal

2 months ago
Papua Pegunungan

Wakil Bupati Esau Miram Paparkan Kinerja APBD Yahukimo 2025

4 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?