Dekai, nirmeke.com – Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP, secara resmi menutup Rapat Paripurna DPRK Yahukimo Masa Sidang I Tahun Sidang 2026 yang membahas dan menetapkan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (29/6/2026).
Rapat paripurna dihadiri 30 dari 35 anggota DPRK Yahukimo, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan BUMD, TP PKK, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sidang tersebut, DPRK bersama Pemerintah Kabupaten Yahukimo menyepakati penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Rancangan Peraturan Bupati tentang Penjabaran Pertanggungjawaban APBD 2025, serta pengesahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.
Esau Miram mengapresiasi sinergi antara DPRK dan pemerintah daerah selama proses pembahasan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
“Penetapan Raperda, Rancangan Peraturan Bupati, serta pengesahan LKPJ merupakan komitmen bersama dalam menghadirkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Berdasarkan laporan realisasi APBD 2025, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp1,83 triliun atau 95,45 persen, sedangkan realisasi belanja mencapai Rp1,79 triliun atau 94,05 persen.
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI). Selanjutnya, dokumen pertanggungjawaban APBD akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Esau meminta seluruh organisasi perangkat daerah mempercepat penyusunan RKPD Perubahan, KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026, serta persiapan APBD Tahun Anggaran 2027 agar seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal melalui sistem SIPD.
Ia juga mengingatkan seluruh OPD meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kondisi ekonomi nasional, memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, serta memperkuat program ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Yahukimo akan melakukan penertiban aset daerah, baik aset bergerak maupun tidak bergerak, melalui pembentukan tim khusus guna meningkatkan tertib administrasi pengelolaan aset.
Dalam kesempatan tersebut, Esau Miram turut mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Yahukimo yang kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, sekolah, dan keluarga bersama-sama membina generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan sosial serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang kita siapkan hari ini. Mari bersama membangun generasi Yahukimo yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” tutupnya.
Pewarta: Vekson Aliknoe
