Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tujuh Tahun Terlantar: Pengungsi Nduga Tagih Janji Negara
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline > Tujuh Tahun Terlantar: Pengungsi Nduga Tagih Janji Negara
HeadlineTanah Papua

Tujuh Tahun Terlantar: Pengungsi Nduga Tagih Janji Negara

admin
Last updated: August 27, 2025 13:36
By
admin
Byadmin
Follow:
512 Views
2 years ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Ribuan warga Kabupaten Nduga yang mengungsi sejak 2018 akibat konflik bersenjata antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPB-OPM), hingga kini masih menghadapi ketidakpastian terkait kepulangan mereka. Tanpa solusi konkret dari pemerintah, para pengungsi dari 32 distrik terus berpindah ke berbagai wilayah di Papua hingga 2025.

Iklan Nirmeke

Para pengungsi mendesak penarikan pasukan non-organik dari wilayah mereka serta pemenuhan kebutuhan dasar yang selama ini diabaikan, termasuk akses terhadap perumahan, air bersih, listrik, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Dalam upaya merespons kondisi tersebut, Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM RI, Nicholay Aprilindo, mengunjungi Nduga untuk menerima aspirasi para pengungsi secara langsung.

Baca Juga:  Sekolah Adat Hugula Akan Dibuka di Kampung Yogonima, Papua Pegunungan

“Saya ditugaskan oleh Menteri HAM, Natalius Pigai, untuk menginventarisasi jumlah pengungsi, permasalahan yang mereka hadapi, serta kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi,” ujar Nicholay saat berdialog dengan warga di Nduga, Kamis (17/4/2025).

Ia menegaskan bahwa kementerian berkomitmen mendorong penyelesaian yang komprehensif dan berbasis HAM, sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 156 Tahun 2024.

Nicholay juga menyoroti kondisi anak-anak pengungsi yang masih kesulitan memperoleh pendidikan layak. “Mereka butuh pakaian, buku, tas, serta sarana sekolah yang aman dan nyaman,” katanya.

Kementerian, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan petinggi militer terkait wacana penarikan pasukan dari 32 distrik di Nduga, serta menyampaikan seluruh aspirasi masyarakat kepada DPR RI dan kementerian terkait.

Baca Juga:  MRP: Rambut Gimbal Bukan Berarti Berafiliasi Dengan TPNPB OPM

Wakil Bupati Nduga, Yoas Beon, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim kementerian telah meninjau langsung sejumlah lokasi pengungsian, termasuk di 14 distrik di Keneyam, ibu kota Kabupaten Nduga, serta Distrik Paro, Yuguru, dan Kroptak yang kini menjadi titik penampungan di Pasar Baru Keneyam.

“Kami berdialog langsung dengan anak-anak pengungsi, guru, dan warga untuk memastikan data yang kami himpun mewakili kebutuhan riil di lapangan,” kata Yoas.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan data valid yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai dasar untuk mempercepat penyelesaian masalah pengungsi.

“Kementerian HAM menjadi pintu utama dalam menangani persoalan ini. Kami akan melobi pemerintah pusat dan lembaga terkait agar hak-hak para pengungsi dapat segera dipenuhi,” tegasnya.(*)

Related

You Might Also Like

Dampak DOB, Banyak Mahasiswa OAP Terancam Putus Kuliah

Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat

Pastor: Menyerang Uskup Sama Seperti Menyerang Gereja Katholik

Ketua Forum Peduli Masyarakat Peleima Bantah Klaim Satgas Yonif 644/WLS Soal Penyaluran Bantuan di Ibele

Breaking News! Aksi Damai Tolak New York Agreement di Wamena Dibubarkan Paksa Aparat

TAGGED:Konflik Bersenjata di NdugaPengungsi NdugaTPNPB-OPM

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article 11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua
Next Article 143 Umat Terima Sakramen Krisma di Gereja Kristus Raja Ilugwa dari Uskup Yanuarius
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
3 days ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
3 days ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
4 days ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
4 days ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Pemprov Papua Pegunungan Bangun Koperasi Penampung Hasil Bumi Delapan Kabupaten

4 months ago
PolhukamTanah Papua

BEM FISIP UNCEN Kecam Tindakan Represif Aparat Gabungan di Sorong

1 year ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

WALHI Papua Desak Hak Masyarakat Adat Dilindungi dalam Rencana Pengelolaan Tambang Bekas Kristalin oleh Antam

4 days ago
KesehatanTanah Papua

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Dokter Senior dan Tenaga Kesehatan Berprestasi di Hari Kesehatan Nasional

12 months ago
Tanah Papua

Sempat Vakum, IPMPKDPT Bangkit Lewat Penerimaan Anggota Baru 2025

1 year ago
KesehatanTanah Papua

Resmi Dikukuhkan, Bupati Yahukimo Dorong PKK dan Posyandu Perkuat Layanan Masyarakat

1 year ago
Tanah Papua

Lepas Jabatan di MRP, Siep Berterima Kasih ke Lukas Enembe

3 years ago
Papua Pegunungan

DPR Papua Pegunungan Panggil BGN Bahas Aspirasi Pelajar soal MBG

1 month ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?