Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?

admin
Last updated: August 30, 2023 18:43
By
admin
Byadmin
Follow:
1.1k Views
3 years ago
Share
Pemimpin ULMWP di Vanuatu saat menghadiri KTT tahun 2023 - Dok ULMWP
SHARE

Pimpinan MSG Dihimpit Pilihan Yang Berat

Iklan Nirmeke

De pu bahasa kunci itu “Pemimpin-pemimpin Melanesia sudah kasih saran strategis.” Artinya, saran itu harus diperhatikan, dipenuhi dan dijadikan rujukan, yang menentukan Papua Merdeka itu bukan MSG, tapi perjuangan rakyat Papua itu sendiri.  Para pemimpin MSG itu tidak nao-nao, orang Papua sendiri yang harus refleksi diri kedalam, tidak menghargai perjuangannya sendiri, berkelahi satu dengan yang lain untuk alasan yang bukan ideologis.

Bolehlah diplomasi Indonesia dengan duit (duga-duga dan bisa ia, bisa tidak), tapi bahwa Pemimpin ULMWP mestinya tidak memberikan cela sedikitpun agar tidak ada alasan pemimpin MSG menolak keanggotaan penuh ULMWP.

Misalnya “Aspek Kedaulatan”

Ketika ULMWP menyatakan dirinya sebagai Pemerintahan Sementara, dianggap merupakan sebuah negara berdaulat, dan dari ruang ini, negara² di Melanesia tidak memiliki kapasitas mengintervensi, karena soal kedaulatan sebuah negara, tidak bisa diintervensi oleh negara manapun, sekalipun PBB. Negara melanesia tidak berani mengambil resiko apalagi Indonesia selalu masuk dalam berbagai kepentingan untuk menghambat Papua di Melanesia. Konsekuensi jika dipaksakan adalah Embargo, dan Pemerintah kawasan hitung semua secara matang- matang untuk menyelamatkan negaranya masing- masing.

Terhadap hal Embargo dan Kedaulatan tersebut, itu memberikan dampak yang besar. Ini bukan soal keinginan dukung dan tidak dukung semata. Tapi berdampak luas. Dan itu juga bisa berhaya terhadap kehidupan warga negara masing- masing negara anggota MSG.

Baca Juga:  KPU Lanny Jaya Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara

Karenanya, Para pemimpin ULMWP harus punya pandangan global.

Ini juga bukan sebatas berani ambil resiko untuk Papua, tapi nasib warga negaranya juga harus diperhitungkan dengan baik dan seksama.

Pada ruang Kedaulatan tersebut, mestinya tidak dimunculkan, tapi lebih pada front perjuangan, agar mempermuda keanggotaan. Dan pada rana itu, Indonesia juga akan kesulitan.

Misalnya, jika semangat lahirnya MSG adalah untuk menyelamatkan rakyat melanesia, mengusir penjajahan, menempatkan rakyat melanesia sama dengan manusia lain di luar kawasan melanesia, tentu harus diperhitungkan baik.

Jika didasarkan pada tujuan adanya MSG seperti demikian, konsekuensi yang bisa dilakukan adalah mendorong Papua jadi anggota penuh walau harus hilang kerja sama dengan Indonesia. Namun jika ruangnya adalah kedaulatan yang bisa lahirkan Embargo, walau mereka sadar penyelamatan melanesia tapi keselamatan warga negaranya yang diutamakan sehingga, dukungannya bisa dihentikan.

Pada ruang ini, mestinya perjuang Papua harus merefleksikan diri dengan baik. Melakukan evaluasi gerakan seutuhnya.

Dalam situasi dan peristiwa seperti ini, kita tidak bisa menyalahkan MSG, kita harus berani mengkritisi internal kita.

Jangan beri ruang, apalagi kita dari awal sudah diberikan Saran Strategis. Kesalahan terbesar kita karena kita tidak pernah punya ruang Dialektika.

Baca Juga:  Miras Dan Narkoba Telah Mengancam Eksistensi Kehidupan Orang Papua

Kita harus berani berdebat dan mengkritisi setiap ide atau gagasan sampai benar² matang baro kita keluar.

Jadi, baiknya ULMWP benahi diri. Kembali ke wadah Kordinatif kemudian dipimpin oleh seorang sekjen yang bisa berdialektika, bisa berdemokrasi, bisa mendengarkan berbagai pandangan, bisa berargumen/berdebat.

Struktur ULMWP Harus Diperbaiki Dengan Baik Dan Benar

Kalau mau bentuk struktur negara, itu ada waktunya. Sebenarnya bisa kalau pakai rujukan 1 Desember 1961, ada argumen hukumnya sendiri, tapi itu butuh waktu dengan bangun pemhaman.

Fokus saja dengan ULMWP dan dikembalikan pada fungsi dan tugas sebenarnya biar tidak menghambat keanghotaan kedepannya.

Sekarang, kita punya waktu 1 tahun kedepan. Harus dimanfaatkan baik². Kemudian, kita masih tetap bersyukur karena ketika aspek kedaulatan jadi masalah, negara² kawasan masih fokus bicara Ham.

Dengan bicara Ham Papua, sesungguhnya mereka memberikan gambaran bahwa mereka masih ada untuk Papua karena martabat melanesia.

Sekarang bagimana Papua dan para pemimpin ULMWP. Masih mau Ego, masih mau jadi Presiden sebelum Merdeka atau adanya negara?

Ingat, negara itu ada hanya ketika negara penjajah mengakui kemerdekaan dan didaftarkan sah di PBB. (*)

Related

You Might Also Like

Masyarakat Distrik Mugi dan Yogosem Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Kampung Ugem

MRP-PP Gelar Penyaringan Aspirasi untuk Perlindungan Hak Orang Asli Papua di Lanny Jaya

KNPB Desak Pembebasan 4 Aktivis dan Hentikan Penangkapan Liar di Yahukimo

Pastor: Menyerang Uskup Sama Seperti Menyerang Gereja Katholik

Cadangan Minyak Indonesia 3,95 Miliar Barel, Terbanyak di Papua

TAGGED:Dukungan Rakyat West Papua Untuk Keanggotaan Penuh ULMWPMelanesian Spearhead Group (MSG)Papua MerdekaUnited Liberation Movement for West Papua (ULMWP)

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Walhi Papua Khawatir Rencana Eksplorasi Blok Warim di Puncak Papua Akan Rusak ‘Salju Abadi’
Next Article Michelle Kurisi ”Dihabisi TPN PB Atau TNI-Polri?”
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ketua Baru KPA Jayawijaya Tonius Wenda dan Pengurus Bergerak Cepat, Renovasi Honai Kantor KPA dan Shelter Sebelum Memulai Pelayanan Keluar - Foto: Dok. KPA Jayawijaya
Tonius Wenda Tancap Gas Benahi KPA Jayawijaya
Kesehatan Papua Pegunungan
21 hours ago
Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
2 days ago
KNPI Yahukimo Bentuk Panitia Verifikasi OKP, Dorong Persatuan Pemuda dan Pemulihan Kondisi Daerah
Papua Pegunungan
2 days ago
Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga
Papua Pegunungan Polhukam
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Dewan Adat Tabi Dan Saireri Desak Mendagri Segera Lantik Anggota MRP Terpilih Periode 2023-2028

3 years ago
InfrastrukturTanah Papua

Tiga Tahun Menolak, Warga Wouma Tegaskan Lahan Kantor Gubernur Masih Bermasalah

1 year ago
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Mama-Mama Papua Kota Sorong Desak Pemerintah Bangun Pasar Khusus dan Berikan Pembinaan Usaha

1 year ago
InfrastrukturTanah Papua

Masyarakat Adat Tiga Aliansi Tolak Pengukuran Sepihak Tanah Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Tim Pansus HAM MRPP Laporkan Situasi Lokasi Pengeboman oleh Militer Non-Organik di Lanny Jaya

8 months ago
HeadlineTanah Papua

Senator Lis Tabuni: Pengiriman Transmigrasi ke Tanah Papua Bukan Solusi

2 years ago
PendidikanTanah Papua

Bupati Yahukimo Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah, Simbol Komitmen Pembangunan Pendidikan

1 year ago
PolhukamTanah Papua

TPNPB OPM Yahukimo: Maskapai Sipil Dilarang Angkut Militer, Pesawat dan Pilot akan Jadi Target

4 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?