Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 333 Rumah Menunggu Dipulihkan, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Nasional > 333 Rumah Menunggu Dipulihkan, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
NasionalTanah Papua

333 Rumah Menunggu Dipulihkan, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

admin
Last updated: September 10, 2026 16:01
By
admin
Byadmin
Follow:
79 Views
3 weeks ago
Share
Menko Polkam Minta Pemulihan Pascakonflik Papua Pegunungan Dipercepat - (Foto: Istimewa)
SHARE

JAKARTA, NIRMEKE.COM — Sebanyak 333 rumah warga terdampak konflik sosial di Kabupaten Jayawijaya masih menunggu untuk dipulihkan. Pemerintah pusat dan daerah kini didorong mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascakonflik di Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial Kabupaten Jayawijaya dan Lanny Jaya yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menko Polkam meminta seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama menunggu proses pemulihan.

“Jangan biarkan rakyat menunggu terlalu lama, artinya semua harus bergerak cepat,” ujar Djamari.

Selain 333 rumah warga, kebutuhan pemulihan yang dilaporkan juga mencakup pembangunan satu jembatan, dua sekolah, dua ruang kelas SD, serta satu gedung PAUD.

Baca Juga:  42 Anggota MRP Papua Pegunungan Terima Materi Bimtek Dari Ditjen Otda Kemendagri

Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan pemerintah daerah telah melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Namun, proses rekonstruksi membutuhkan dukungan pemerintah pusat karena kemampuan anggaran daerah terbatas.

Menurut Atenius, 333 rumah yang membutuhkan penanganan tersebut berada di tiga distrik, yakni Distrik Wouma, Wamena Kota, dan Hubikiak.

“Kami berharap Menko Polkam beserta seluruh kementerian dan lembaga dapat membantu kami dalam proses pemulihan ini,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pemulihan pascakonflik tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali rumah dan fasilitas umum.

Pemerintah, kata dia, juga harus memastikan kehidupan sosial masyarakat kembali pulih serta melakukan langkah pencegahan agar konflik serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga:  Menelusuri Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Hugulama

“Ini memang PR berat kita ke depan, sehingga pendekatan kultural menjadi lebih penting,” ujar Pratikno.

Ia meminta pemerintah daerah mempercepat pendataan masyarakat dan fasilitas yang terdampak. Data yang akurat dinilai penting untuk mendukung proses verifikasi dan percepatan bantuan dari pemerintah pusat.

Pratikno juga meminta seluruh pihak menyusun pembagian tugas dan target waktu yang jelas dalam proses pemulihan.

“Ini bukan sekadar kesanggupan, tapi time frame, kapan dimulai, kapan selesainya,” katanya.

Dengan demikian, percepatan pemulihan pascakonflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya kini tidak hanya bergantung pada hasil rapat koordinasi, tetapi juga tindak lanjut konkret dari pemerintah pusat dan daerah.

Sebab, hingga kini, 333 rumah warga masih menunggu kepastian kapan akan dibangun kembali.(*)

Related

You Might Also Like

Warga Jayawijaya Soroti Dugaan Pemotongan Dana Bansos dan PKH, Desak Tindakan Tegas dari Pemkab

DPRK Jayawijaya Minta Pemda Serius Sikapi Penolakan Warga Walaik terhadap TNI Non Organik

BREAKING NEWS: Sempat Dihadang, Massa Masyarakat Adat Terobos Gerbang Kantor Bupati Merauke

Pemuda Toli Penuhi Aula GIDI dalam Seminar dan KKR

Wabah dan Kelaparan Hantui Hutkimo, 23 Warga Dilaporkan Meninggal; Bantuan Pangan Mulai Disalurkan

TAGGED:Djamari ChaniagoKonflik sosial di Kabupaten JayawijayaMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam)Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial Kabupaten Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Kontrakan Belum Dibayar Pemda, Mahasiswa Lanny Jaya di Bali Terusir
Next Article Kesal dan Terbebani Persoalan Hidup, Ibu Aniaya Anak hingga Meninggal di Sentani
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

APBD-P Papua Pegunungan Naik Jadi Rp1,957 Triliun, DPR Minta OPD Bertanggung Jawab
Papua Pegunungan
23 hours ago
Papua Kembali Disorot di PBB, Vanuatu Desak Komisaris Tinggi HAM Turun ke Lapangan
Nasional Polhukam Tanah Papua
23 hours ago
APBD-P Papua Pegunungan 2026 Diusulkan Rp1,957 Triliun, Naik Rp662 Miliar
Papua Pegunungan
23 hours ago
Theys Hiyo Eluay: Di Tangannya Papua Hampir Merdeka
Catatan Aktivis Papua Editorial
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Mahasiswa, OKP Cipayung dan Masyarakat Papua Pegunungan Tolak Program Transmigrasi

2 years ago
Tanah Papua

100 Hari Kerja, Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya Fokus Benahi Kota Tiom

2 years ago
Tanah Papua

Memberikan Kenyamanan Bagi Masyarakat, Pj Bupati beserta Rombongan Borong Jualan Mama-mama di Pasar Sugapa

3 years ago
HeadlineTanah Papua

Pastor: Menyerang Uskup Sama Seperti Menyerang Gereja Katholik

3 years ago
Tanah Papua

Kecam Penembakan di Wamena, Mahasiswa Papua di Gorontalo Dorong Investigasi Independent

4 years ago
NasionalPendidikanTanah Papua

HMPJ Peringati Hari HAM Sedunia dengan Aksi Pemasangan Lilin di Jayapura

10 months ago
Tanah Papua

Dugaan Adanya Indikasi Kecurangan Pileg di Kabupaten Yahukimo, FPD  Mengadu ke Bawaslu

3 years ago
Tanah Papua

4 Provinsi Rawan Konflik Pilkada, Komda PMKRI Regio Papua Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?