Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 26 Tahun Wamena Berdarah, HMPJ Serukan Pendekatan Humanis dan Penyelesaian Kasus HAM
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > 26 Tahun Wamena Berdarah, HMPJ Serukan Pendekatan Humanis dan Penyelesaian Kasus HAM
PendidikanPolhukamTanah Papua

26 Tahun Wamena Berdarah, HMPJ Serukan Pendekatan Humanis dan Penyelesaian Kasus HAM

Agus Wilil
Last updated: October 7, 2026 17:23
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
21 Views
1 hour ago
Share
26 Tahun Wamena Berdarah, HMPJ Serukan Pendekatan Humanis dan Penyelesaian Kasus HAM - (Foto: Agus Wilil/Nirmeke)
SHARE

JAYAPURA, NIRMEKE.COM — Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) Kota Studi Jayapura memperingati 26 tahun peristiwa Wamena Berdarah dengan menggelar doa bersama, diskusi reflektif dan aksi penyalaan lilin.

Iklan Nirmeke

Kegiatan tersebut digelar di halaman Asrama Nayak II, Kelurahan Enggros, Kota Jayapura, Selasa (6/10/2026), sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban sekaligus mengajak generasi muda Papua untuk tidak melupakan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada 6 Oktober 2000.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMPJ mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bersama-sama merefleksikan kembali sejarah dan dampak kemanusiaan yang ditinggalkan oleh peristiwa Wamena Berdarah.

Ketua HMPJ Kota Studi Jayapura, Alexander Hisage, mengatakan peringatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk membangun kesadaran kritis melalui ruang diskusi dan refleksi terhadap berbagai persoalan kemanusiaan yang pernah terjadi di Papua.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami sejarah agar berbagai peristiwa masa lalu tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi berikutnya.

“Mahasiswa perlu membangun ruang-ruang kesadaran, kritis dan diskusi untuk mendorong kemajuan bersama. Penting bagi mahasiswa mengetahui berbagai persoalan dan tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi sebelumnya, sehingga sejarah masa lalu dapat direfleksikan bersama,” ujar Alexander.

Ia juga mendesak pemerintah dan lembaga terkait, termasuk Komnas HAM Republik Indonesia, agar menyelesaikan berbagai kasus masa lalu di Wamena maupun kasus-kasus dugaan pelanggaran HAM lainnya di Tanah Papua.

“Kami mendesak pihak terkait, termasuk Komnas HAM Republik Indonesia serta pemerintah, agar segera menyelesaikan berbagai peristiwa masa lalu Wamena Berdarah tahun 2000 yang belum terselesaikan,” katanya.

Baca Juga:  Mahasiswa Uncen Desak Dewan Gereja Papua dan Paus Vatikan Sikapi Roma Agreement dan Penderitaan Papua

Wamena Berdarah dan Luka yang Belum Selesai

Sementara itu, Benyamin Lagowan mengatakan peristiwa 6 Oktober 2000 merupakan bagian dari rentetan sejarah kekerasan di Papua yang meninggalkan luka panjang bagi masyarakat.

Ia menilai persoalan tersebut perlu dilihat dalam konteks sejarah yang lebih luas, termasuk berbagai konflik dan operasi keamanan yang terjadi di Papua pada masa sebelumnya.

Menurut Benyamin, dampak dari berbagai peristiwa kekerasan tersebut masih dirasakan masyarakat Papua hingga saat ini.

Ia juga menyebut adanya klaim mengenai jumlah korban dalam berbagai laporan dan narasi masyarakat yang mencapai ribuan jiwa. Namun, angka tersebut perlu diverifikasi melalui sumber dan dokumentasi resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Tragedi Wamena Berdarah merupakan salah satu rentetan peristiwa sejarah yang meninggalkan luka. Persoalan tersebut sampai saat ini masih menjadi bagian dari ingatan masyarakat Papua,” ujar Benyamin.

Menurutnya, berbagai konflik di Papua tidak dapat dilihat hanya sebagai persoalan keamanan, tetapi juga harus dilihat dari aspek kemanusiaan, sejarah, sosial dan politik.

Ia mengatakan puncak berbagai ketegangan di Papua pada masa lalu tidak terlepas dari kebijakan keamanan dan operasi militer pada masa pemerintahan sebelumnya. Setelah era reformasi, berbagai persoalan tersebut belum sepenuhnya selesai dan kembali memunculkan sejumlah konflik di berbagai wilayah Papua.

Dorong Pendekatan Dialog dan HAM

Benyamin menilai penyelesaian persoalan di Papua membutuhkan pendekatan yang mengutamakan dialog dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Menurutnya, pendekatan kekerasan berisiko memperpanjang siklus konflik dan meninggalkan trauma antargenerasi.

“Konflik-konflik seperti ini sebenarnya dapat dicegah dan dihindari apabila pemerintah serius menangani persoalan di Papua. Penanganan masalah di Papua harus dilakukan secara komprehensif dengan mengedepankan pendekatan dialog dan HAM, alih-alih menggunakan pendekatan kekerasan militer.”

Baca Juga:  Mulait: Jauhi Miras, Orang Tua Berharap Bawah Pulang Ijasah Bukan Jenasah

Ia berharap pemerintah dan aparat keamanan mengubah paradigma dalam menangani konflik di Papua dengan mengedepankan pendekatan yang manusiawi, bermartabat dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Langkah tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui pembukaan ruang dialog, komunikasi yang intensif serta penyelesaian aspirasi masyarakat secara damai.

HMPJ Desak Pengusutan Kasus HAM

Dari bidang Hukum dan HAM HMPJ, Gerry Matuan, mendesak pemerintah melalui Kementerian HAM dan Komnas HAM untuk memberikan perhatian serius terhadap berbagai kasus dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua, termasuk peristiwa Wamena.

Gerry meminta kasus-kasus tersebut ditangani melalui mekanisme hukum dan HAM yang transparan serta memberikan ruang bagi korban dan keluarga korban untuk memperoleh kejelasan dan keadilan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemantauan terhadap situasi HAM dan demokrasi di wilayah-wilayah konflik di Papua.

“Penting bagi pihak berwenang untuk memastikan dan memantau secara keseluruhan situasi HAM dan demokrasi, khususnya di wilayah-wilayah konflik di Papua,” ujar Gerry.

Peringatan 26 tahun Wamena Berdarah tersebut kemudian ditutup dengan aksi penyalaan lilin sebagai simbol penghormatan kepada para korban serta pesan agar tragedi kemanusiaan di Papua tidak dilupakan.

Bagi HMPJ, melawan lupa bukan sekadar mengingat masa lalu, tetapi memastikan sejarah menjadi pelajaran agar kekerasan serupa tidak kembali terjadi.(*)

Pewarta: Agus Wilil

Related

You Might Also Like

Yafet Saram Terima Aspirasi Mahasiswa Yahukimo Terkait Beasiswa: Akan Evaluasi Mekanisme Penyaluran

MRP Papua Pegunungan Gelar Rapat Pleno Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2026

Powes Parkop

TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Darakma Keluarkan Pernyataan Sikap untuk Warga Sipil di Wamena

DPD Hanura Papua Pegunungan Gelar Konsolidasi, Siapkan Muscab Serentak di Delapan Kabupaten

TAGGED:HMPJ kota studi JayapuraPeristiwa Wamena Berdarah

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Empat Mahasiswa ISBI Terima Hibah Kepala Kampung Yogonima
Next Article Pemuda Baptis Cup 2026 Siap Digelar, 48 Tim Bersaing di Wamena
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dari Ruang Rapat ke Ladang: Menagih Sinergi Pengendalian Inflasi di Papua Pegunungan
Artikel
9 minutes ago
Pemuda Baptis Cup 2026 Siap Digelar, 48 Tim Bersaing di Wamena
Olaraga
1 hour ago
Empat Mahasiswa ISBI Terima Hibah Kepala Kampung Yogonima
Pendidikan
2 days ago
KPA Papua Pegunungan Mulai Konsolidasi ke Kabupaten, Jayawijaya Jadi Tujuan Pertama
Kesehatan
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

15 Februari, Jemaat GB Imanuel Toladan Sentani Gelar Pemilihan Badan Pelayanan 2026–2030

8 months ago
Tanah Papua

Pemda Jayawijaya Sudah Sediakan Lokasi Kantor Gubernur Tapi Bukan di Welesi

3 years ago
Tanah Papua

Breaking News: Akibat Cuitan Penghinaan ke Uskup Jayapura, Ismail Asso di Laporkan ke Polda Papua

3 years ago
Tanah Papua

335 Panwaslu Kabupaten Lanny Jaya Dilantik

2 years ago
Papua Pegunungan

Tokoh Masyarakat Kritik Program Cetak Sawah Rakyat di Isaima, Soroti Pangan Lokal dan Hak Ulayat

1 month ago
Tanah Papua

Gelar Syukuran, Masyarakat Distrik Mugi dan Yogosem Apresiasi Pembangunan Era Bupati Yahuli

1 year ago
PendidikanTanah Papua

Fransina Daby Buka Seminar dan Salurkan Bantuan ke Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura

11 months ago
Tanah Papua

Kapela Kring Obia Gelar Seminar Sehari di Momentum Paskah

4 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?