Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Yoman: Alm. Pastor Frans Lieshout, Sang Gembala dan Guru Sejati Bagi Orang Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Yoman: Alm. Pastor Frans Lieshout, Sang Gembala dan Guru Sejati Bagi Orang Papua

Yoman: Alm. Pastor Frans Lieshout, Sang Gembala dan Guru Sejati Bagi Orang Papua

admin
Last updated: June 27, 2022 01:16
By
admin
Byadmin
Follow:
6 years ago
Share
2 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Memiliki pendekatan rohani, pendekatan Budaya, yang erat bagi orang Papua, khususnya di pedalaman Papua, Pastor Frans Lieshout, OFM merupakan gembala dan guru sejati yang untuh bagi orang Papua.

Iklan Nirmeke

Hal dikatakan Peresiden Persekutuan Gereja – Gereja Baptis Papua (PGBP) Pendeta Dr, Socrates Sofyan Yoman pada acara  Launcing dalam diskusi buku Pastor Frans Lieshout, OFM sebagi Gembala dan Guru bagi orang Papua di Pastoral di Gereja Katolik Waena Perumanas Dua. Jumat, (7/8/2020).

“Secara pribadi melihat Pastor itu melayani dengan utuh sebagai seorang  rohaniawan sejati dan juga budayawan, antropologi dan sosiologi sejati,” tutur Yoman usai peluncuran buku.

Dari buku yang ditulis oleh almarhum, Yoman, mengaku belajar banyak hal dalam buku tentang kebudayaan suku Hubula dan sejarah 50 tahun Gereja Katolik di wilayah Balim.

“Dia (Pastor) betul-betul masuk dalam kehidupan budaya orang Papua khususnya Lembah Baliem, dia mempelajari nilai budaya dan kehidupan suku asli orang Balim,” tuturnya.

Yoman, yang mengutip perkataan Pastor dalam buku-bukunya mengatakan bahwa kedatangannya ke lembah Balim bertemu dengan manusia-manusia bali yang begitu manusiawi dan begitu cinta damai.

“Saya pertama kali bertemu orang Balim mereka menyapa kami dengan ramah dan mereka tidak mengharapkan sesuatu dari kami karena mereka memiliki segala-galanya. Mereka memiliki kehidupan mereka, pemimpin yang berwibawa karena kata dan tindakannya sama dan masyarakat tidak pernah demo mereka karena pemimpin mereka melindungi merekadan menjaga masyarakat,” kata Yoman, mengutip Perkataan Pastor Frans di dalam bukunya.

Socratez Sofyan Yoman yang mengaku kagum dengan kepribadian dan pola pelayanan almarhum Pastor ia mengharapkan agar Hal ini dapat dicontoh oleh Gereja Katolik yang ada di Papua karena teladan yang disampaikannya merupakan pola yang dipakai oleh Yesus Kristus.

“Kami harapkan pemimpin- pemimpin Gereja Katolik dapat mempelajari model pelayanan yang dilakukan oleh almarhum karena ini merupakan modal pelayanan dan contoh yang baik karena dia hadir secara utuh seperti yesus hadir secara utuh karena kebutuhan rohani soal kekekalan dilihat tapi kebutuhan jasmani kekinian juga dia lihat maka gereja Harus hadir secara utuh di kehidupan Umat Manisia,” katanya. (*)

Reporter : Aguz Pabika

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Kelompok Belajar Kisumo Beralih Status Menjadi Sekolah Formal
Next Article Berita Video: Antusias Rakyat Papua Sambut Kedatangan Buchtar Tabuni cs, Eks Tapol Rasisme Papua di Sentani
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Sidang Perdana Korupsi Dana Kampung Lanny Jaya Digelar, Peran Mantan Pj Bupati Dipertanyakan
Tanah Papua
12 hours ago
Hak Pelatih dan Pemain Belum Dibayar, Persipuja Terancam Tak Ikut Liga 4 Papua Tengah
Olaraga
14 hours ago
15 Februari, Jemaat GB Imanuel Teladan Sentani Gelar Pemilihan Badan Pelayanan 2026–2030
Tanah Papua
14 hours ago
Unika Fajar Timur Papua Resmi Diluncurkan pada Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026
Pendidikan Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?