Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Vanuatu dan PNG Angkat Isu Penentuan Nasib Sendiri West Papua dan HAM di PBB
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Vanuatu dan PNG Angkat Isu Penentuan Nasib Sendiri West Papua dan HAM di PBB

Vanuatu dan PNG Angkat Isu Penentuan Nasib Sendiri West Papua dan HAM di PBB

admin
Last updated: September 27, 2021 09:19
By
admin
Byadmin
Follow:
4 years ago
Share
4 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Perdana Menteri Republik Vanuatu, Bob Loughman ketika berpidato di depan debat umum Sidang ke-76 Majelis Umum PBB mengatakan bahwa di wilayah Pasifik masih ada daerah-daerah yang masih berjuang untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Iklan Nirmeke

“Di wilayah regional saya, seperti Kaledonia Baru, Polinesia Prancis dan Papua Barat masih berjuang untuk penentuan nasib sendiri,” tugas Bob Loughman dalam pidato video rekaman di sidang Majelis Umum PBB, New York, Amerika, Minggu (26/9/2021).

Loughman mengatakan, sidang majelis umum PBB (UNGA) adalah organ pembuat kebijakan utama Organisasi. Terdiri dari semua negara anggota yang menyediakan forum unik untuk diskusi multilateral tentang spektrum masalah internasional yang tercakup dalam piagam PBB. Masing-masing dari 193 Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki hak suara yang sama.

“Saat kita melihat ke depan, ke masa depan yang kita inginkan, kita harus membayangkan dunia yang bebas – yang bebas dari dominasi kekuasaan kolonial, penganiayaan dan pelanggaran hak asasi manusiko a,” kata Loughman.

Dengan memperhatikan prinsip “kesamaan hak dan penentuan nasib sendiri rakyat” sebagaimana diatur dalam Piagam PBB. Penting bagi PBB dan komunitas internasional untuk terus mendukung wilayah terkait, memberi mereka kesempatan yang sama untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Sebagai contoh kata Loughman, dengan hasil referendum baru-baru ini di Kaledonia Baru, dibandingkan dengan hasil 2018. Saat ini ada selisih suara yang lebih sempit antara mereka yang memilih dan menentang kemerdekaan. Oleh karena itu penting bahwa referendum harus tetap bebas, adil dan transparan dan terus di bawah pengawasan PBB.

“Dalam hubungan inilah kami terus mengingatkan diri sendiri di Vanuatu tentang hubungan budaya kami yang kuat dengan pulau-pulau Umaenupne dan Umaeneag, yang biasa disebut dalam bahasa Inggris sebagai Kepulauan Matthew dan Hunter.”

“Soal dekolonisasi Vanuatu, kami berharap proses yang dipimpin PBB menarik jalan yang jelas untuk mencapai penyelesaian damai di pulau-pulau yang disengketakan ini. Pelanggaran hak asasi manusia terjadi secara luas di seluruh dunia. Di wilayah saya, masyarakat adat Papua Barat terus menderita oleh pelanggaran hak asasi manusia.”

Oleh sebab itu, permintaan Forum Pasifik dan pemimpin ACP di antara para pemimpin lainnya yang telah meminta Pemerintah Indonesia untuk mengizinkan Kantor Komisaris Hak Asasi Manusia PBB untuk mengunjungi Provinsi Papua Barat dan untuk memberikan penilaian independen terhadap situasi hak asasi manusia yang dilakukan.

Namu katanya, sejauh ini hanya ada sedikit kemajuan di bidang ini. “Saya berharap masyarakat internasional melalui proses yang dipimpin oleh PBB dengan serius memperhatikan masalah ini dan menanganinya secara adil.”

Sebelumnya, pada 25 September 2021, pidato serupa disampaikan Perdana Menteri Papua New Guinea, James Marape di sidang majelis umum PBB di New York Amerika.

“Saya juga kembali menyerukan terkait seruan pimpinan Pasifik Islands Forum (PIF) tahun 2019 yang meminta kunjungan Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB untuk melihat situasi HAM di wilayah tetangga terdekat kami,” kata Marape.

Menurut Marape, “kunjungan ini sangat penting untuk memastikan perdamaian dengan prespektif kedaultan rakyat dengan hak-hak mereka yang sesuai budaya mereka sepenuhnya.”

Sumber: Suara Papua

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Eks Tapol Minta PBB Mediasi Persoalan Kekerasan di Papua 
Next Article Gerakan Papua Mengajar Membuka Kelompok Belajar di Kampung Tenedagi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik
Papua Pegunungan Tanah Papua
6 hours ago
Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG
Ekonomi & Bisnis Perempuan & Anak
14 hours ago
Sidang Perdana Korupsi Dana Kampung Lanny Jaya Digelar, Peran Mantan Pj Bupati Dipertanyakan
Tanah Papua
1 day ago
Hak Pelatih dan Pemain Belum Dibayar, Persipuja Terancam Tak Ikut Liga 4 Papua Tengah
Olaraga
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?