Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: PMKRI Jayapura: Uskup Keuskupan Jayapura Harus Orang Asli Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > PMKRI Jayapura: Uskup Keuskupan Jayapura Harus Orang Asli Papua

PMKRI Jayapura: Uskup Keuskupan Jayapura Harus Orang Asli Papua

admin
Last updated: May 27, 2019 10:55
By
admin
Byadmin
Follow:
470 Views
7 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Hari ini umat Gereja Katolik Keuskupan Jayapura berada dalam situasi yang penuh penantian. Umat menantikan gembala/Uskup yang baru.

Iklan Nirmeke

Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami, PMRI Cabang Jayapura Santo Efrem meminta kepada Tahta Suci Vatikan, agar Uskup Keuskupan Jayapura yang baru diangkat dari kalangan Pastor Orang Asli Papua.

“Saat ini umat mengeluh 3 tugas klerus. Mereka resah dengan situasi Gereja belakangan ini. Umat mengharapkan kepada Bapa Paus, agar Uskup baru Keuskupan Jayapura ditunjuk dari Pastor Orang Asli Papua. Harapan ini menjadi kerinduan besar bagi umat. Kami juga sangat mendukung itu”, Kata Benediktus Bame, Ketua PMKRI Cabang Jayapura St. Efrem. Senin, (27/5/2019).

Kata Bame, selama 53 tahun, Keuskupan Jayapura dipimpin oleh orang luar. Itu usia yang cukup lama. Saat ini kualitas dan kuantitas sumber daya para Pastor Orang Asli Papua tidak perlu diragukan lagi. Pengalaman pastoral dan lainnya sudah cukup bagus. Kami berharap sejarah baru di Keuskupan Jayapura. Bahwa  ada Pastor Orang Asli Papua mengemban 3 tugas klerus di Keuskupan Jayapura yang pertama.

“Kami telah melakukan kegiatan “analisis sosial” di dalam herearki Keusupan Jayapura. Kami coba memetakan dan menganalisis masalah dalam Gereja. Tapi kami lihat masalah terlalu banyak. Bahkan banyak sekali kebijakan baru yang mengarah pada penghancuran basis umat Katolik Asli Papua. Kebijakan Gereja saat ini membuat umat setempat mengalami marginalisasi dalam segala bidang karya pastoral secara sistematis”, kata Andreas Gobai selaku Ketua Panitia Ansos 2019.

Lanjut Gobai, keberadaan umat dan masalah terasa jauh dari peran Gereja dan Gembala. Umat dan masalah terletak jauh. Sedangkan gembala dan 3 fungsi tugas klerusnya nampak jauh dari hadapan dan harapan umat. Tiga tugas klerus tersebut boleh dikatakan tidak dapat menyentuh masalah dan pergumulan umat. Sulit sekali umat mendapatkan sentuhan kasih dari seorang Gembala. Umat dan Gembala nampak tak bersahabat.

“Untuk itu, kami meminta dengan rendah hati dan dengan besar harapan kepada Bapa Suci, Paus Fransiskus, agar mengangkat Uskup baru Keuskupan Jayapura dari Pastor Orang Asli Papua,” katanya.

Kami juga meminta kepada Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM, agar mengusulkan calon Uskup baru Keuskupan Jayapura ke Tahta Suci adalah dari kalangan Pastor Orang Asli Papua. Kami juga mohon, agar Duta Besar Vatikan di Indonesia untuk memprioritaskan Uskup baru Keuskupan Jayapura dari Pastor Orang Asli Papua. (*)

 

Editor    : Agus Pabika

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article GAPENSI Jayawijaya gelar mukercab guna meningkatkan kapasitas anggota menghadapi siki berbasis website
Next Article KAPP kabupaten/kota di desak segera lakukan konferda
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
20 hours ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
2 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?