Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Perbankan kurang akomodir OAP dalam memberikan modal usaha
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Perbankan kurang akomodir OAP dalam memberikan modal usaha

Perbankan kurang akomodir OAP dalam memberikan modal usaha

admin
Last updated: December 1, 2018 04:37
By
admin
Byadmin
Follow:
458 Views
7 years ago
Share
Markus Kabes pemilik bengkel mobil Rehobot
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Para pelaku bisnis usaha orang asli Papua berharap Kamar Adat Pengusaha (KAP-Papua) menjadi payung untuk merangkul dan membantu pengusaha Papua dalam memberikan pinjaman modal, karena selama ini bank tidak pernah memberikan pinjaman kepada orang asli Papua.

Iklan Nirmeke

Markus Kabes pemilik bengkel mobil Rehobot ketika diwawancarai Jubi, Kamis, (29/11/2018), mengatakan kekecewaan para pengusaha Papua terhadap sikap bank yang tebang pilih ini, membuat mereka sulit untuk mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha mereka lebih maju setara dengan pengusaha non Papua.

“Harapan kami saat ini sama KAP-Papua karena pihak bank selama ini tidak bisa membantu dalam hal memberikan pinjaman modal. Dan KAP-Papua sebagai perpanjangan tangan pemerintah harus bekerja maksimal untuk merangkul semua pedangan dan pengusaha orang asli Papua,” kata Max.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, Max meminta kepada KAP-Papua untuk memberikan bantuan kepada mereka yang serius dalam menjalankan usaha, karena bantuan untuk mereka yang menekuni usaha bertahun-tahun tidak pernah di salurkan dana dan jarang diperhatikan sehingga kedepan sikap kekecewaan ini semoga tidak muncul untuk mereka yang serius menekuni usaha bertahun-tahun.

“Yang menjadi kendala dalam menjalankan usaha adalah modal. Usaha tanpa modal tidak akan berjalan dan tidak akan berkembang,” kata Max.

Sementara itu Ketua Kamar Adat Pengusaha (KAP-Papua) Merry Yoweni mengatakan, kehadiran KAP-Papua kedepan diharapkan mengeksekusi tiga persen dana Otsus untuk ekonomi orang asli Papua karena bank tidak mampu mengakomodir orang asli Papua dalam sistem NKRI khususnya moneter, sehingga KAP- Papua hadir di sini sebagai bentuk proteksi berusaha secara kelembagaan mengambil hak OAP dalam bentuk Otsus di bidang ekonomi.

Dan ke depan, KAP-Papua ada diposisi tersebut untuk merangkul semua pengusaha Papua. (*)

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KAP harus hadir dan akomodir usaha setiap OAP
Next Article Evaluasi program kerja, Jemaat GKI Tehupa Skouw Sae gelar sidang jemaat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
58 minutes ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
59 minutes ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 hours ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 hours ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?