Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK
LingkunganTanah Papua

Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK

admin
Last updated: August 19, 2025 16:34
By
admin
Byadmin
Follow:
428 Views
9 months ago
Share
Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK - Dok
SHARE

Jakarta, nirmeke.com – Sejumlah masyarakat adat Malind Anim, Makleuw, dan Yei di Merauke bersama perwakilan rakyat korban Proyek Strategis Nasional (PSN) dari berbagai daerah di Indonesia menyatakan sikap menolak keberlanjutan proyek yang dianggap merampas ruang hidup masyarakat.

Iklan Nirmeke

Dalam aksi solidaritas yang digelar, Selasa (19/08/2025), mereka menyuarakan penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) yang dinilai menjadi payung hukum bagi percepatan PSN dengan mengabaikan hak-hak konstitusional warga negara.

Perwakilan massa aksi menilai, pelaksanaan sejumlah PSN seperti di Rempang, Kawasan Industri Hijau Kalimantan Utara, Ibu Kota Negara Kalimantan Timur, dan Kawasan Industri Konawe telah berdampak pada hilangnya hak masyarakat adat, perampasan tanah, kriminalisasi warga, serta kerusakan lingkungan hidup.

Baca Juga:  Ribuan Warga Wamena Mengungsi Akibat Banjir, 1.289 Rumah dan 169 Hektare Kebun Terendam

“PSN menghancurkan kehidupan kami, merampas sumber hidup, menyiksa, mengkriminalisasi, dan memenjarakan rakyat. PSN hanya untuk melindungi dan memperbesar kepentingan bisnis korporasi serta birokrat korup,” tegas pernyataan sikap yang dibacakan perwakilan masyarakat adat.

Dalam paparan penyampaian laporan, Ambrosius Mulait dari Yayasan Pusaka menegaskan bahwa negara tidak boleh mengorbankan rakyat demi kepentingan investasi besar. Menurutnya, banyak proyek strategis justru memicu konflik agraria, pelanggaran HAM, dan krisis ekologi di berbagai daerah.

Baca Juga:  Jayawijaya Jadi Kota Ninja, Banyak Orang Bawah Pedang Panjang Mirip Samurai

“UU Cipta Kerja dipakai untuk melancarkan proyek dengan mengabaikan hak hidup masyarakat adat. Mahkamah Konstitusi harus berani menguji ulang undang-undang ini demi melindungi hak konstitusi warga negara,” ujar Ambrosius.

Aksi ini juga menegaskan tuntutan agar Mahkamah Konstitusi menghentikan PSN yang merugikan masyarakat adat. “Kami bersama solidaritas rakyat menggugat UUCK–PSN dan melawan sampai menang,” ujar salah satu perwakilan.

Aksi solidaritas tersebut diakhiri dengan seruan bersama untuk merawat kehidupan, menjaga tanah adat, serta memperkuat perjuangan lintas daerah melawan proyek yang dianggap merusak ruang hidup rakyat.(*)

Related

You Might Also Like

Terpidana Pembunuhan Tobias Silak di Yahukimo Diduga Bebas Berkeliaran di Polres Jayawijaya, Aparat Disorot

Pemuda Siepkosi Gelar Pemutaran Film Dokumenter untuk Bangun Kesadaran Jaga Tanah Adat

Usai Ibadah Pentakosta, Pj Bupati Lanny Jaya Berharap Tidak Ada Dualisme Dalam Gereja Baptis

Forum Peduli Lanny Jaya Minta Pemerintah Tarik Pasukan Non-Organik dari Distrik Melagai dan Kwiyawagi

Pengurus DPC PDIP Kabupaten Puncak Jaya Gelar Temu Akbar Dengan Pendukungnya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Bupati Yalimo Bagikan Bibit Ikan dan Tinjau Panen di Kampung Hobakma
Next Article DPRK Jayawijaya Minta Pemda Serius Sikapi Penolakan Warga Walaik terhadap TNI Non Organik
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
PendidikanPolhukamTanah Papua

Polisi Tangkap Empat Mahasiswa Uncen Saat Aksi Peringati New York Agreement

7 months ago
Papua PegununganPendidikan

Mahasiswa Nduga di Jayapura Soroti Lumpuhnya Pemerintahan dan Proses Pemilihan Wakil Bupati

2 months ago
HeadlineTanah Papua

Desak Uskup Mandagi Lakukan Klarifikasi, Umat Katolik Buat Aksi Spontan di Halaman Gereja

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Mahasiswa Puncak Se-Indonesia Desak Pengusutan Kasus Dugaan Mutilasi di Papua

1 year ago
MRP Papua PegununganPendidikanTanah Papua

Benny Mawel Dukung Launching Universitas Katolik Fajar Timur, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Papua

3 months ago
Tanah Papua

Bupati Lanny Jaya Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029: Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

8 months ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

CSI Soroti Ancaman Tanah Masyarakat Adat Papua Dalam Sidang Dewan HAM PBB

1 year ago
Tanah Papua

Pemberian Rekomendasi MRP Wakil Agama Dari Sinode Advent Papua ke Yoel Mulait Sesuai Mekanisme

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?