Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Gereja punya peran penting sosialisasikan bahaya Miras dan HIV/AIDS
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Gereja punya peran penting sosialisasikan bahaya Miras dan HIV/AIDS

Gereja punya peran penting sosialisasikan bahaya Miras dan HIV/AIDS

admin
Last updated: February 4, 2019 23:27
By
admin
Byadmin
Follow:
7 years ago
Share
2 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Gereja-gereja di tanah Papua di harapkan ikut mensosialisasikan bahaya Miras (Minuman Keras/alkohol) dan bahaya virus HIV/AIDS.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut disampaikan Samuel Tabuni selaku tokoh pemuda Papua dalam kegiatan pertemuan akbar relawan Komisi Penangulangan AIDS  (KPA) di Panggung seni budaya Expo Waena Jayapura Papua, Minggu, (03/2/2019), kemarin. Senin, (03/2/2019).

Lanjut Samuel, dirinya melihat semua jenis ramuan dan obat-obatan dengan harga miliaran uang untuk menghilangkan virus HIV/AIDS namun itu hanya bisnis yang mereka lakukan untuk mendapatkan keuntungan, maka jalan satu-satunya adalah ke Tuhan.

“Salah satu contoh di Afrika sekarang terjadi perubahan total karena anak-anak mudah semuanya ke gereja dan lupa semua-semuanya. Orang Papua akan bangkit dan berdiri sendiri ketika hanya mengandalkan Tuhan,” katanya.

Selain itu, hambah-hambah Tuhan di tanah Papua ini tidak hanya agama Kristen tetapi Hindu, Budha bahkan Muslim, harus bicara tentang bahaya Miras dan HIV/AIDS dan harus membekap KPA untuk bekerja sama melakukan sosialisasi di setiap mimbar gereja untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS.

“Saya percaya pasti Tuhan akan pakai dan bekerja luar biasa melalui kami yang kerja di pendidikan, kesehatan, perkantoran, LSM, semuanya wajib mendukung untuk selamatkan manusia Papua di tanah ini,” harapnya.

Ia juga memberi masukan kepada gubernur provinsi Papua Lukas Enembe untuk kedepan semua para bupati, kepala-kepala dinas, baik provinsi sampai kabupaten/kota harus melakukan sebuah konferensi bersama menyamakan pandangan untuk mendorong KPA Papua bersama relawan untuk bekerja untuk HIV/AIDS di tanah Papua.

Sementara itu Yan Matuan ketua Komisi Penangulangan AIDS (KPA) provinsi Papua mengatakan ada 4 program pokok yang akan KPA Papua jalankan diantaranya yang pertama promosi, pencegahan-pencegahan, kuratif, dan rehabilitasi. Kami akan mengirim relawan disetiap kabupaten 100 orang dan itu sedang merencanakan untuk dibahas dalam rapat kerja. (*)

Reporter                : Teba Hisage

Editor                    : Agus Pabika

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Usia produktif rawan terinveksi HIV/AIDS di provinsi Papua
Next Article Jembatan Hanyut, Jalan Trans Jayapura-Wamena Tak Bisa Dilalui
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Unika Fajar Timur Papua Resmi Diluncurkan pada Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026
Pendidikan Tanah Papua
14 hours ago
12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
2 days ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
3 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?