Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Boven Digoel jadi sasaran perkebunan sawit terluas di Dunia
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Boven Digoel jadi sasaran perkebunan sawit terluas di Dunia

Boven Digoel jadi sasaran perkebunan sawit terluas di Dunia

admin
Last updated: March 12, 2019 03:09
By
admin
Byadmin
Follow:
560 Views
7 years ago
Share
SHARE

Boven Digoel, Ujian Pemerintah Pusat

Iklan Nirmeke

Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Impres) Nomor. 8 tahun 2018  yang menekankan pelarangan sementara terhadap izin barang untuk perkebunan sawit. Tetapi, moratorium sawit ternyata tidak serta merta menghentikan penghancuran hutan yang sedang terjadi. Sebab, sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, telah terbit izin-izin konsesi perkebunan sawit terhadap ratusan ribu hektar hutan. Penghancuran hutan pun berlanjut, termasuk di kawasan konservasi proyek Tanah Merah di Boven Digoel, Papua.

Proyek tanah merah adalah ancaman terbesar bagi kelangsungan hutan di Indonesia. Proyek mencakup area sebesar 2.800 km2 itu setara dengan lebih dari 4 kali luasan DKI Jakarta. Jika proyek itu selesai, maka jumlah emisi karbon yang dikeluarkan akan sangat tinggi.

Para investor yang bersembunyi di belakang proyek Tanah Merah, telah menyerahkan segala upaya dan taktik untuk menyamarkan wajah mereka. Sampai hari ini, jawaban terhadap Siapa sesungguhnya pemegang saham atau pemilik utama dari perusahaan perusahaan dibalik proyek Tanah Merah, masih jadi teka-teki dan diselimuti kerahasiaan.

Ketika proyek tersebut dimulai, Bupati Boven Digoel Yusak Yaluwo yang sedang menjabat kala itu, ditangkap dan dipenjara di Jakarta atas korupsi anggaran daerah. Izin proyek Tanah Merah diterbitkan dari penjara. Tak heran jika AMDAL proyek Tanah Merah tampaknya sengaja dirahasiakan dari pantauan publik.

Dua perusahaan Malaysia yang memegang izin di sana yaitu, Shin Yang dan Rimbunan Hijau merupakan dua perusahaan pembalakan kayu dengan reputasi buruk di dunia. Keduanya telah berada dalam sorotan publik terkait skandal lingkungan dan pelanggaran HAM yang berulang-ulang, termasuk dengan apa yang telah terjadi di Lembah Kongo dan Papua Nugini.

Proyek tanah merah merupakan suatu ujian yang mengetes komitmen internasional Indonesia terkait pengertian laju deforestasi. Apakah Indonesia mampu menghentikannya? (*)

Sumber: Koran Jubi

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article FIM Fasilitasi Diskusi Penindasan perempuan Papua di Manokwari
Next Article Kopi Bintang Papua asal Pegunungan Bintang di pasarkan di Jogja
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
15 hours ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
2 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?