Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Ini Pernyataan Sikap Posko Pengungsi Masyarakat Adat Tembagapura Usai Demo  
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Ini Pernyataan Sikap Posko Pengungsi Masyarakat Adat Tembagapura Usai Demo  

Ini Pernyataan Sikap Posko Pengungsi Masyarakat Adat Tembagapura Usai Demo  

admin
Last updated: January 15, 2021 22:08
By
admin
Byadmin
Follow:
385 Views
5 years ago
Share
SHARE

Timika, nirmeke.com – Pernyataan sikap posko pengunsian masyarakat adat Waa, Banti dan Opitawak Tembagapura kepada Pemerintah kabupaten Mimika, TNI-Polri dan PT Freeport Indonesia.

Iklan Nirmeke

Masyarakat Adat dari tiga kampung yang berada di Tembagapura meminta agar para pihak terkait untuk segera kembalikan para pengungsi ini ke kampung halaman mereka.

Hal tersebut di sampaikan ketua Posko Martina Natkiin dalam pers releasenya usai melakukan aksi demo pemalangan jalan masuk keluar PTFI beberapa hari lalu. Jumat, (16/01/2020).

“Kami masyarakat pengunsian sejak dari awal hingga sekarang kami tidak meminta bantuan apapun dari Pemda Mimika, TNI/Polri dan Freeport Indonesia, yang kami inginkan yaitu segera kembalikan kami ke kampung halaman tempat leluhur kami di Tembagapura, Waa, Banti 1, Banti2, dan Opitawak,” katanya.

Pengungsian masyarakat asli dari tiga kampung tersebut akibat perang TPN-PB dan TNI/POLRI sejak 2 Maret 2020 hingga 14 Januari 2021.

“Sampai sekarang belum ada kepastian yang jelas mengenai nasib hidup masyarakat Pengungsi yang tidak ada tanggungjawab dari Pemda Mimika, PT Freeport Indonesia dan TNI/Polri dalam memulangkan para pengungsi ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, memasuki  1 tahun ini, telah memakan banyak korban jiwa masyarakat Pengungsi. Para pengungsi ada yang meninggal dunia akibat sakit akibat tidak ada perhatian dari Pemda dan Pihak PT Freeport Indonesia.

“DPRD Mimika pada pertemuan Senin 14 Desember 2020 telah menyepakati penandatanganan Pengunsi untuk di kembalikan sebelum Natal. Tetapi setelah Natal dan sekarang memasuki tahun baru belum ada kepastian soal waktu kepulangan masyarakat Pengungsi untuk kembali ke kampung halaman,” katanya.

Oleh sebab itu berdasarkan surat pernyataan sikap ini kami menuntut kepada Pemda Mimika  (DPRD-Mimika dan Bupati Mimika) TNI/Polri , PT Freeport Indonesia, dan semua pihak yang berkepentingan di wilayah Tembagapura untuk;

Pertama, Stop mempermaikan dan memutar balik dengan segala macam alasan yang bertujuan untuk menghambat pengungsi kembali ke kampung halaman.

Kedua, ini merupakan surat pernyataan sikap yang terakhir kali, jika masih mempermainkan pengungsi (kami) maka kami akan tetap kembali ke kampung halaman dengan cara kami sendiri yaitu dengan berjalan kaki menuju kampung halaman Tembagapura. (*)

Laporan: Masyarakat Adat Independent

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Update: Pengungsi 3 kampung Tembagapura Lalukan Pemalangan Jalan Masuk PTFI
Next Article Bangkitnya Gerakan Pastor Papua Prospek Lahirnya Kongregasi Pastor Pribumi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?