Jayapura, nirmeke.com — Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP., M.KP, secara resmi membuka kegiatan Kongres Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) ke-VIII yang berlangsung di Aula Museum Expo, Kelurahan Heram, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (8/11/2025).
Dalam sambutannya, Ronny mengajak seluruh mahasiswa dan pelajar Jayawijaya yang hadir untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan selama kongres berlangsung, terutama pada tahap pemilihan ketua baru.
“Kongres ini adalah ruang belajar berdemokrasi. Saya berharap adik-adik menjaga sikap, tetap santun, dan tidak terlibat perdebatan yang dapat memecah belah. Siapa pun yang terpilih nanti harus kita dukung bersama,” ujar Ronny.
Ronny juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus HMPJ atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh peserta tetap menjaga keamanan dan kenyamanan agar kongres berjalan sukses.
“Penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kalian adalah calon pemimpin masa depan Jayawijaya. Dari lima bakal calon yang bertarung hari ini, siapa pun yang terpilih harus menjadi pemimpin yang mampu mempersatukan dan mengembangkan organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Naila Siep, perwakilan Badan Pengurus HMPJ, menjelaskan bahwa kongres ke-VIII merupakan momentum penting untuk pergantian kepemimpinan organisasi. Ia berharap ketua terpilih nantinya mampu menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah, terutama dalam memperjuangkan nasib mahasiswa Jayawijaya di Kota Studi Jayapura.
“Siapa pun yang terpilih, kami harap tetap loyal, terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah, dan memperhatikan kebutuhan mahasiswa, termasuk bantuan studi akhir dan hal-hal lainnya,” kata Naila.
Ia juga menegaskan bahwa kongres merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan dalam organisasi, sehingga seluruh anggota diimbau menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kongres HMPJ ke-VIII ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, setelah sebelumnya direncanakan tiga hari. Penyesuaian jadwal dilakukan karena adanya beberapa kendala teknis di lapangan.(*)
Pewarta: Agus Wilil
