Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: SA MAU BEBAS 
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Cerpen Papua > SA MAU BEBAS 
Cerpen Papua

SA MAU BEBAS 

admin
Last updated: November 24, 2023 15:15
By
admin
Byadmin
Follow:
1.3k Views
2 years ago
Share
Sa ingin Bebas - ist
SHARE

Oleh: Rumbewas Free’von

Iklan Nirmeke

Dulu waktu kecil, Sa pu Tete cerita untuk sa tentang seorang Gadis yang dipaksa untuk menikah. Kisah ini sa pernah cerita waktu aksi demo damai didepan Tugu Monas Jakarta pusat.

De pu cerita begini :

Seorang gadis cantik yang sungguh menawan, Gadis yang terlihat polos dan terbilang murni karena keperawanannya membuatnya menjadi incaran para lelaki.

Suatu ketika ada seorang pria yang tertarik kepadanya, Dengan kekuasaan yang dimiliki Pria itu berusaha dengan sekuat tenaga agar bisa menikahi gadis itu. Namun gadis itu tetap menolak karena Ia sadar ada kejanggalan-kejanggalan yang terjadi.

Entah kenapa? Pria itu tidak menyerah, dengan kekuasaan yang dimiliki, Dia menggunakan Para anjing berburunya untuk menyerbu keluarga dari Gadis tersebut. Hingga akhirnya mereka menyerah dan menyerahkan diri menjadi Keluarga dari Pria perakus itu.

Baca Juga:  Kesetiaan cinta seorang Pria

Setelah menikah, Gadiss itu mulai diperalat hanya untuk memuaskan nafsunya, Tubuh gadis itu dieksploitasi habis-habisan hingga Ia tak berdaya. Tubuhnya yang dulu begitu indah, Kini mulai kurus mengering. Depresi yang terus-menerus membuatnya Ingin berpisah karena Memang Ia dipaksa untuk hidup bersama.

Gadiisss itu mulai bersuara, Ia menyuarakan tangisan dan penderitaannya. Namun tetangganya masih tetap diam membisu lantaran mereka tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga orang lain. Dengan kekuatan anjing-anjing perburuan yang banyak Lelaki itu berusaha untuk membungkam Gadiss itu agar tetap terdiam dan memenuhi kelakuan bejatnya.

Namun lagi dan lagi, Gadis itu tidak menyerah begitu saja. Ia tetap bersikeras dan tak mudah putus asa, Dan berharap Ia akan mendapatkan kebebasannya kembali. Sewaktu tidur gadis itu bermimpi ” Jika suatu saat nanti para tetangganya akan sadar dan mereka akan membantunya. Dibalik pengadilan para hakim memutuskan untuk mereka berpisah, Gadis itu pun Merdeka dari lelaki yang menyiksanya. Tubuhnya yang kurus kering pun mulai berisi.
Tawanya yang hilang pun kembali ceriah seperti sediakala. Namun trauma itu akan selalu menghantui hidupnya”

Baca Juga:  Gemuruh Perang dan Cinta di Pulau Biak

Dan Ia terbangun dari Tidurnya, Dan masih terus berusaha untuk menggapai mimpi tersebut.

Ketika sa dewasa baru sa pikir kembali sa pu Tete Tengko pu cerita itu, Dan sadar Kalau gadis yang sa pu Tete Maksud itu adalah “PAPUA”.

Related

You Might Also Like

Cerpen | Cantik, Tapi Luka: Cerita dari Entrop

Doa Olipa Menembus Langit Dunia

Doa Ayah

Cerpen: Perpisahan Dirumah Sakit Abepura

Cerpen: Tanah yang Terjual

TAGGED:Cerpen PapuaPapua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Mahasiswa Papua Dalam Ancaman Kematian HIV/AIDS
Next Article Membaca Analisa Dr. Velix Wanggai 2017: Pemilu 2024 Penentu Eksistensi OAP Lapago Papua Pegunungan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Cerpen Papua

Cerpen | Suara Hati yang Terlupakan

10 months ago
Cerpen Papua

Cerita Dengan Wanita Papua

3 years ago
Cerpen Papua

Pesawat Kertas Untuk Putri Senja Paniai

2 years ago
Cerpen PapuaSastra

Lukisan Bergairah Pada Tembok Rumah Sakit Siriwini

2 years ago
ArtikelCerpen Papua

Mayat Turis Jepang di Biak Berdarah

2 years ago
Cerpen Papua

Buah Pinang Sarjana Buat Ibunda Terkasih

3 years ago
Cerpen Papua

Cerpen: Percuma Sa Berdoa

1 year ago
Cerpen Papua

Panggil Saya Cacat

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?