Wamena, nirmeke.com – Wamena United keluar sebagai juara kompetisi Liga 4 Papua Pegunungan 2026 setelah menundukkan Persigubin Pegunungan Bintang melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (8/3/2026).
Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim tampil dengan tempo tinggi dan saling melancarkan serangan. Wamena United mencoba menekan melalui permainan cepat dari sektor sayap, sementara Persigubin mengandalkan serangan balik berbahaya yang beberapa kali mengancam lini pertahanan lawan.
Meski sejumlah peluang tercipta sepanjang laga, penyelesaian akhir dari kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Hingga waktu normal 90 menit berakhir, skor tetap imbang 0-0.

Pertandingan kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu. Intensitas permainan tetap tinggi, namun kedua tim masih gagal memanfaatkan peluang yang ada. Penentuan juara akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Pada babak tos-tosan tersebut, para eksekutor Wamena United tampil lebih tenang dan efektif. Mereka berhasil menuntaskan empat tendangan penalti, sementara dua eksekutor Persigubin gagal menjalankan tugasnya. Wamena United pun memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dan resmi mengangkat trofi juara Liga 4 Papua Pegunungan musim ini.
Kemenangan ini disambut meriah oleh para suporter yang memadati Stadion Pendidikan Wamena. Sorak-sorai dan selebrasi pecah begitu tendangan penalti terakhir memastikan kemenangan tim kebanggaan masyarakat Jayawijaya tersebut.

Keberhasilan Wamena United menjadi juara juga memastikan mereka tampil sebagai wakil Provinsi Papua Pegunungan pada putaran nasional Liga 4 Indonesia. Kompetisi tingkat nasional tersebut akan mempertemukan klub-klub terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Perjalanan Wamena United menuju final tidak mudah. Di babak semifinal, mereka harus bekerja keras menyingkirkan Persikimo Yahukimo dengan kemenangan tipis 1-0. Sementara Persigubin melaju ke final setelah mengalahkan Toli FC dengan skor yang sama.
Liga 4 Papua Pegunungan sendiri berlangsung sejak pertengahan Februari 2026 dan diikuti oleh 12 klub dari berbagai kabupaten di provinsi tersebut. Turnamen ini menjadi momentum penting kebangkitan sepak bola di wilayah Pegunungan Tengah setelah beberapa tahun minim kompetisi resmi.

Bagi masyarakat Wamena, keberhasilan Wamena United membawa pulang gelar juara juga membangkitkan kembali optimisme terhadap masa depan sepak bola di Lembah Baliem, daerah yang sebelumnya dikenal sebagai basis kuat sepak bola Papua melalui klub legendaris Persiwa Wamena.
Dengan gelar ini, Wamena United diharapkan mampu melanjutkan tren positif saat tampil di tingkat nasional dan membawa nama Papua Pegunungan bersaing di panggung sepak bola Indonesia.(Red)*
