Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pendeta pimpin warga demo tolak Minuman Keras di Timika
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pendeta pimpin warga demo tolak Minuman Keras di Timika

Pendeta pimpin warga demo tolak Minuman Keras di Timika

admin
Last updated: November 27, 2018 00:42
By
admin
Byadmin
Follow:
392 Views
8 years ago
Share
masa aksi demo di Timika
SHARE

 

Iklan Nirmeke

Timika, nirmeke.com – Memperingati Hari Anak Sedunia Pada tanggal 22 November 2018 Sejumlah Pemuda bersama beberapa Pendeta yang tergabung dalam Gerakan Generasi Muda Lawan Miras melakukan aksi demontrasi damai ke kantor DPRD Timika, Papua, Kamis (22/11/2018).

Aksi ini dimulai dari lapangan Timika indah menuju ke kantor DPRD jalan Cendrawasih . Yel-yel tutup Miras begitu menggema di lapangan Timika Indah sehingga beberapa orang turut ikut berpartisipasi termasuk konsumen Miras dan aibon yaitu anak jalanan.

Aksi yang dipimpin Pendeta Deserius Adii tersebut akan menyerahkan surat deklarasi tentang pelarangan mengedarkan, menjual, membeli, mengonsumsi, serta memproduksi minuman beralkohol atau miras di Timika, khususnya dan di tanah Papua pada umumnya, kepada DPRD.

Namun, tidak ada satu pun anggota dewan yang menemui pengunjuk rasa lantaran para wakil rakyat itu sedang melaksanakan tugas di Jayapura.

Meski demikian, aksi unjuk rasa yang mendapat pengamanan dari aparat TNI-Polri ini tetap berlangsung dengan damai.

“Kami tetap membacakan surat deklarasi kami,” kata Deserius di hadapan staf sekretariat DPRD yang menemui massa.

Ada 3 poin deklarasi yang dibacakan Pdt Deserius Adii. Pertama, atas nama seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda menuntut pelarangan memproduksi, menjual, membeli, dan mengonsumsi minumanan beralkohol atau miras golongan A, B, C, serta minuman lokal. Sebab, miras adalah salah satu minuman pemusnah etnis bagi generasi bangsa.

Kedua, pelaku pengedar, pengadaan, dan penjual minuman keras di Timika khususnya dan Papua pada umumnya baik itu orang Papua atau pendatang segera tutup. Sebab mereka dinilai aktor pembunuh dan pemusnah generasi penerus bangsa secara sadar atau tidak sadar.

“Ketiga, surat deklarasi larangan minuman keras ini ditandatangani oleh dan dilaksanakan secara bersama untuk melawan arus pemusnahan bangsa Papua Barat melalui minuman keras ini,” ucap Deserius.

Deserius menilai, miras selama ini menjadi sumber masalah di Timika hingga dapat memicu konflik, bahkan menyebabkan nyawa seseorang melayang.

Selain itu, kata dia, mengonsumsi miras juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah, DPRD, dan aparat penegak hukum serta Satpol PP dapat menertibkan penjualan miras berdasarkan perda yang ada.

Kepada seluruh bupati se-Papua, dia juga meminta agar tidak memberikan izin kepada distributor miras.

“Jadi kami tegaskan tutup total miras,” kata Deserius. (*)

 

Editor    : Admin

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemda akan Bangun asrama Mahasiswa Maybrat di Port Numbay dan Manokwari
Next Article Dana pendidikan tidak merata, Mahasiswa Intan Jaya minta Pemda terbuka
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
4 days ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
2 weeks ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?