Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Legislator Papua minta Maskapai Lion Air harus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Legislator Papua minta Maskapai Lion Air harus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua

Legislator Papua minta Maskapai Lion Air harus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua

admin
Last updated: November 20, 2018 17:23
By
admin
Byadmin
Follow:
7 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

 

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.com – Legislator Papua Nason Utty sebagai wakil rakyat di Papua dan mewakili keluarga meminta kepada pihak Lion Air untuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua dan keluarga korban terkait kasus yang menimpa Franstinus Nirigi beberapa bulan yang lalu di Pontianak.

Hal tersebut di katakan anggota DPR Papua Nason Utty usai menjemput Nirigi di bandara udara Sentani, beberapa waktu lalu. Minggu, (18/11/2018), Abepura, Papua.

Ia mengatakan pihak Manajemen harus menyampaikan permohonan kepada masyarakat Papua bila ingin melayani di tanah Papua.

“Mereka harus menyampaikan permohonan maaf dengan sikap yang sopan dan tau diri untuk menyembuhkan hati orang Papua,” kata Nason.

Kata Nason, maskapai ini sudah menghancurkan harga diri orang Papua di negeri orang lain meskipun selama ini maskapai ini yang selalu mencari makan di Papua.

“Kami tidak minta uang dan lainnya, karena kami punya harga diri. Maskapai harus tunjukan sikap profesionalismenya,” kata Nason.

Sementara itu Bruder Stephanus Paiman dari keuskupan Pontianak yang juga ketua Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) yang mendampingi Nirigi selama ini mengatakan dari inti masalah Frantinus Nirigi dari pengamatan FRKP, Nirigi di kerjain.

Kita ketahui bersama sendiri bahwa Lion Air selama ini di wilayah Indonesia memiliki pelayanan paling buruk sehingga untuk menutupi ini mereka harus membuat sesuatu untuk menghilangkan image tersebut dan terjadilah pada Nirigi yang menjadi tumbal.

“Kalau kita mau adil, ada anggota dewan yang di Jawa Timur atau Jawa Tenggah itu benar-benar mengatakan cerita tentang bom tapi kenapa tidak di proses, padahal di pangil Polresta Cirebon tapi tidak di proses hukum dan masih banyak lagi yang benar-benar menyebut bom dan di dengar oleh orang banyak namun tidak pernah di proses,” kata Bruder.

Dari sisi kemanusiaan kata Bruder Step, FRKP melihat adanya ketidakadilan. Frans hanya dikorbankan hanya demi sebuah kepentingan karena ini perusahaan besar. Jadi sebenarnya kita sedang melawan tembok besar.

“Namun saya selalu ingatkan jangan pernah takut, selalu punya prinsip ketika kita memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan yang benar jangan pernah takut karena Tuhan tidak akan pernah tidur,” katanya. (*)

 

Editor   : Admin

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Penetapan calon anggota KPU Yalimo 2018-2023 dipertanyakan masyarakat
Next Article Meski didukung Legislator, Mahasiswa tetap tolak pembangunan Polres di Intan Jaya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Unika Fajar Timur Papua Resmi Diluncurkan pada Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026
Pendidikan Tanah Papua
15 hours ago
12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
2 days ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
3 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?