Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Merasa diabaikan Pemda, Mahasiswa Jayawijaya turun jalan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Merasa diabaikan Pemda, Mahasiswa Jayawijaya turun jalan

Merasa diabaikan Pemda, Mahasiswa Jayawijaya turun jalan

admin
Last updated: November 22, 2018 04:14
By
admin
Byadmin
Follow:
521 Views
8 years ago
Share
SHARE

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.com – Penghuni ke tiga asrama Pemda Jayawijaya kota studi Jayapura hari ini, Rabu (28/03/2018) mengelar aksi demo damai di depan lampu merah Abepura, demo selama 30 menit tersebut menuntut Pemda agar segera membayar tungakan fasilitas ke tiga asrama baik putra maupun putri.

Aksi ini dilakukan lantaran Pemda Jayawijaya dan perwakilan saling melempar tanggung jawab terkait dana operasional yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan asrama baik pembayaran lampu PLN, PDAM yang meterannya sudah di putuskan oleh petugas.

Kordinator aksi Wempi Asso menilai Pemda Jayawijaya tidak sanggup membiayai dan melengkapi kebutuhan asrama selama ini terbukti dengan tungakan pembayaran listrik dan air hingga puluhan juta.

“Dimana tanggung jawab Pemda Jayawijaya terhadap mahasiswa yang sedang mengalami masalah, karena air dan lampu ini kebutuhan utama penghuni dalam asrama untuk belajar dan lainnya,” kata Wempi.

Wempi menambahkan aksi kami hari ini murni aspirasi mahasiswa/i Jayawijaya kota studi Jayapura dan tidak ada sangkut pautnya dengan politik pemilu pilgub di Papua karena aksi hari ini semua penghuni asrama Pemda Jayawijaya.

Penghuni asrama nayak II Yonni Walela juga mengatakan hal yang sama, karena hampir kurang lebih 96 bulan tungakan listrik PLN dan PDAM belum di bayar Pemda.

“Asrama nayak II tanah hitam Kamkey tungakan dari tahun 2008-2018, total biaya Rp21 juta lebih, asrama nayak III ale-ale tungakan dari tahun 2011-2018, total biaya Rp21 juta lebih dan asrama putri padang bulan, dua minggu yang lalu meteran dan sekring di cabut karena sering terlambat membayar dengan total biaya Rp4-5 juta,” kata Yonni.

Kata Yonni, tidak hanya masalah listrik dan PDAM namun fasilitas asrama lain yan sudah mulai rusak di antaranya Bama, plafon, seng, engsel pintu dan wc yang sudah tersumbat atau rusak belum pernah di perhatikan oleh Pemda maupun perwakilan.

“Bila aspirasi kami tidak di tangapi serius oleh Pemda dan perwakilan, mahasiswa Jayawijaya akan menduduki kargo pengiriman barang di Sentani tujuan Wamena dan itu sikap kami,” ujarnya.

Perwakilan penghuni asrama putri Nata Wetipo mengatakan mahasiswa selama ini menjadi korban akibat sistem yang dibangun oleh Pemda Jayawijaya sehingga mahasiswa menuntut hak mereka atas ketidakadilan yang terjadi selama ini.

“Tolong lengkapi fasilitas yang di butuhkan oleh mahasiswa/i di setiap asrama dan keterbukaan dari pihak Pemda maupun perwakilan terkait dana operasional yang berjalan selama ini sehingga menimbulkan banyak masalah,” kata Nata.

Sementara itu Yonni Alua ketua  Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Jayawijaya (HIPMAJA) kota studi Jayapura mengatakan pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam hal ini Sekda Jayawijaya mengatakan bahwa biaya untuk fasilitas asrama sudah disalurkan melalui rekening perwakilan Jayawijaya di Sentani namun penjelasan dari kepala perwakilan Antonius Wetipo menjelaskan terkait dana untuk asrama dari Pemda Jayawijaya belum atau tidak disalurkan.

“Ketika kami menemui perwakilan ia katakan bahwa tipoksi perwakilan tidak sangkut paut dengan urusan asrama dan urusan asrama ada di Kabak umum Jayawijaya dan sementara kami menunggu penjelasan dari Penda Jayawijaya.”

Kata Yonni, kami menilai Pemda dan Perwakilan saling melempar tanggung jawab yang selama ini kami sampaikan baik melalui tulisan, tatap muka hingga kini belum ada respon yang positif menyangkut nasib penghuni ke tiga asrama ini sehingga kami mendesak Pemda segera memfasilitasi Penghuni dan perwakilan untuk membicarakan hal ini dengan baik. (*)

Editor   : Admin

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Bangun Solidaritas sesama Melanesia, dari West Papua untuk PNG
Next Article Merusak hutan dan ekosistem, Papua akan kehilangan sumber air bersih
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?