Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Komunitas Papuan Voices, Mengadvokasi masyarakat adat lewat film dokumenter
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Komunitas Papuan Voices, Mengadvokasi masyarakat adat lewat film dokumenter

Komunitas Papuan Voices, Mengadvokasi masyarakat adat lewat film dokumenter

admin
Last updated: August 13, 2018 04:30
By
admin
Byadmin
Follow:
497 Views
8 years ago
Share
SHARE

 

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.com – Komunitas Papuan Voices, salah satu komunitas yang berperan pada dokumenter film-film Papua mengadakan Festival Film Papua (FFP), yang berlangsung pada tanggal (7 – 9) Angustus 2018 di Aula Museum Expo Waena.

Harun Rumbarar, selaku ketua panitia festival film Papua 11 setelah bertemu dengan nirmeke.com di aula Museum Expo Waena hari Senin (06/08/2018) mengatakan, dari komunitas Papuan Voices lebih kepada film-film dokument terpendek yang mana film-film ini lebih kepada video-video advokasi dan juga melibatkan semua generasi-generasi mudah anak-anak Papua.

“film-film ini terkait dengan isu kesehatan, pendidikan, sosial, budaya, dan masyarakat. festival ini juga hasil dari pada kompetisi jadi sebelum membuat film ada kompetisi film. Dalam kompetisi film panitia mendapatkan sebanyak 19 film, dari 19 film akan tersaring oleh juri dan yang masuk hanya 10 film “ katanya.

Kata Harun, di lihat dari hasil film kompetisi tahun ini kurang, karena festival film Papua dua tahun lalu mendapatkan 26 film. Persiapan yang dilakukan oleh Papuan Voices mulai dari bulan Desember 2017 dan bulan Januari mulai star dan bulan Februari bentuk panitia festival film Papua dua lalu mulai dijalankan sampai sekarang ini.

“dalam festival film Papua dua ini ada satu agenda yaitu konferensi Papuan Voices, dari hasil konferensi ini akan membuat ADRT dan akan membuat jaringan ke wilayah-wilayah yang ada komunitas Papuan Voices supaya dibidang advokasi di Papuan Voices ini bisa dikembangkan.”

Sementara itu, sekretaris Papuan Voices Bernat Koten mengatakan, Papuan Voices mengangkat tema dalam festival film Papua II adalah Masyarakat Adat Di Tengah Arus Moderenisasi. Thema tahun ini hampir sama dengan tahun yang lalu, karena tahun lalu Papuan Voices mengangkat thema yaitu Manusia Dan Alam Papua.

“tahun ini kami merefleksi bahwa ada nilai-nilai masyarakat adat sendiri dalam hal ini orang asli sendiri banyak arus yang masuk entah itu arus yang baik dan arus yang buruk. Sehingga kami mau mencoba mengemas isu ini dengan mengajak generasi-generasi mudah dalam hal ini orang-orang yang tinggal di Papua dan peduli terhadap soal kesehatan, pendidikan, sosial, budaya, dan masyarakat “ Kata koten.

Harapan kami orang-orang yang datang nonton film disini ada manfaat, ada makna dan lewat film ini generasi mudah Papua bisa menjaga dan melestarikan alam-alam Papua, dan budaya-budaya Papua. Bebernya.

 

 

Pewarta   : Ruland Kabak

Editor        : Agus Pabika

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Komisi V DPR-RI Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Yahukimo
Next Article Berita Fhoto – Kondisi dermaga Youtefa yang sangat memprihatinkan 
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ko dan Sa Pu Tanah Papua, Tidak Sedang Dibangun, Ia Sedang Dijajah dan Kuasai Ulang
Artikel Pena Papua Tanah Papua
10 hours ago
Pemprov Papua Pegunungan Ajak Warga Lanny Jaya Kembali ke Kebun, Siapkan Skema Serap Hasil Petani
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan Tanah Papua
3 days ago
Keluarga Korban Bersama 9 Kepala Distrik Dan 2  DPRK Laporkan Kasus Penembakan Yemis Yohame ke Polres Yahukimo
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Korban Terus Berjatuhan, DPD RI Kritik Ketiadaan Arah Penyelesaian Konflik Papua
Nasional Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?