Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Hano Wene Wamena Donasikan Pakaian untuk pengungsi Nduga
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Hano Wene Wamena Donasikan Pakaian untuk pengungsi Nduga

Hano Wene Wamena Donasikan Pakaian untuk pengungsi Nduga

admin
Last updated: February 18, 2021 23:17
By
admin
Byadmin
Follow:
5 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Hano Wene adalah salah satu Yayasan dari Papua yang bergerak dan berfokus di bidang pendidikan menyalurkan bantuan kepada anak-anak sekolah pengungsi Nduga di Wamena berupa buku bacaan dan pakean layak pakai untuk para pengungsi.

Iklan Nirmeke

“Kami mendistribusikan dan menyediakan buku yang layak baca untuk daerah pedalaman daerah Papua dan Maluku”. Kata Neas Wanimbo Selaku Ketua Yayasan Hano Wene Ketika ditemui wartawan nirmeke.com di tempat Pengungsian di Kimbim pada Kamis, (11/02/21).

Lanjut Neas, Tim yang terlibat dalam pergerakan di setiap kota dan kabupaten adalah mahasiswa dan anak-anak muda, kami mengerjakan dengan sukarela karena kami sangat peduli dengan kodisi pendidikan saat ini di Papua.

“Melihat kondisi saudara-saudara pengungsi dari Nduga, kami dari Hano Wene tergarak hati untuk melakukan pengalangan Pakaian bekas yang layak Pakai di Jakarta,” katanya.

Dia menambahkan, walaupun yayasannya berfokus pada isu pendidikan tetapi kami juga ingin membantu mereka melalui pakaian. Pakaian kami dapat donasi dari komunitas dan gereja di Jakarta.

“Kami dari tim Hano Wene Wamena ingin berterima kasih kepada gereja dan komunitas di Jakarta yang sudah donasikan pakean yang layak pakai untuk dewasa dan anak kecil, pakaiannya sudah sampai kepada mereka yang membutuhkan yaitu pengungsi dari kabupaten Nduga,” katanya.

Harapan kami kedepannya bisa dukung mereka, terutama untuk anak-anak kecil agar mereka bisa akses ke pendidikan yang layak seperti anak-anak yung lain pada umumnya.

Sementara itu, Ibu Raga Kogoya salah satu relawan pengungsi Nduga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Hano Wene, Gereja dan komunitas di Jakarta bekerjabsama dengan Hano Wene Wamena yang sudah terlibat untuk donasikan pakaian.

“kami tidak bisa balas tetapi Tuhan yang akan membalas kebaikan hati nurani kalian”.

Ia menjelaskan, pengungsi dari Nduga saat ini berada di kabupaten Timika, kabupaten Asmat, kabupaten Jayawijaya, kabupaten Lanny Jaya dan kabupaten Puncak.

“Kami minta tolong agar dari berbagai pihak bisa menyuarakan kondisi sekarang yang mereka hadapi. Kondisi pendidikan di pengungsi, sekitar ada 2000 lebih anak dari 11 distrik, mereka tidak sekolah dan mendapatkan akses pendidikan yang layak dengan baik karena ada banyak faktor yang membatasi mereka untuk sekolah,” katanya.

Raga menambahkan, kami dari pihak relawan sudah buka sekolah darurat untuk anak-anak agar bisa sekolah tetapi tetapi pemerintah Nduga tidak dapat memberikan ijin untuk buka sekolah di pengungsian padahal anak-anak membutuhkan pendidikan. (*)

Reporter : Teba Hisage
Editor : Aguz Pabika

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KAPP Salurkan Sembako ke Mama-mama Pedagang Asli Papua
Next Article Fitra: Transparansi Anggaran Sangat Penting Guna Mencegah Korupsi di Papua dan Papua Barat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik
Papua Pegunungan Tanah Papua
5 hours ago
Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG
Ekonomi & Bisnis Perempuan & Anak
13 hours ago
Sidang Perdana Korupsi Dana Kampung Lanny Jaya Digelar, Peran Mantan Pj Bupati Dipertanyakan
Tanah Papua
1 day ago
Hak Pelatih dan Pemain Belum Dibayar, Persipuja Terancam Tak Ikut Liga 4 Papua Tengah
Olaraga
1 day ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?