Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Miris! Era Jaman Now Anak Muda Papua (Era Informasi)
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Miris! Era Jaman Now Anak Muda Papua (Era Informasi)

Miris! Era Jaman Now Anak Muda Papua (Era Informasi)

admin
Last updated: April 12, 2020 17:44
By
admin
Byadmin
Follow:
343 Views
6 years ago
Share
SHARE

Oleh: R. M

Iklan Nirmeke

Mohon maaf, ini bukan soal rasis atau diskriminasi, tapi sekedar kritikan buat kita sebagai anak Papua.

Bahwa sejauh yang saya amati, di sosial media, saya berteman dengan orang dari berbagai latar belakang suku, ras, agama dan antar golongan.

Satu hal yang kadang membuat saya risih adalah postingan mereka. Sebagai anak Papua, saya sangat miris melihat kawan-kawan saya dari Papua, terutama perempuan punya postingan di dinding sosial media (sosmed) milik mereka, jika dibanding dengan teman-teman perempuan dari luar. Sangat jauh berbeda seperti langit dan bumi.

Kita sebagai orang Papua, kebanyakan bersosial media hanya untuk cari sensasi dan menarik perhatian lawan jenis.

Seperti satu kisah, seorang anak muda yang “katanya” aktivis, ia mendorong agar pemerintah segera ambil kebijakan seperti yang ia usulkan. Ketika pemerintah mengikuti kemauannya, eh tahu-tahu ia kembali ajukan protes atas kebijakan pemerintah yang awalnya merupakan usulannya dia.

Yang lain adalah siaran langsung, TIK TOK dan upload foto. Motivasinya adalah untuk mendapat banyak like dan komentar biar “nama naik”. Teman-teman perempuan pun berlomba-lomba untuk menampilkan lekukan tubuh mereka di ruang publik seperti ini. Oke jika kita membenarkan karena era (zaman) yang berbeda. Tapi saya berharap agar teman-teman bisa menulis minimal 1 paragraf untuk menceritakan sedikit tentang tujuan daripada foto tersebut agar tidak membingungkan warga net (warnet). Terlebih penting adalah teman-teman bisa mampu menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan. Karena semua orang bisa bicara tapi tidak semua orang bisa menulis.

Lalu apa yang dilakukan anak muda dari luar daerah Papua?

Mereka mempromosikan karya ilmiah dan kreatifitas mereka. Mengiklankan produk baru mereka. Posting aktifitas seperti ikut seminar, diskusi atau kegiatan sejenis lainnya. Mereka ikut dalam berbagai kegiatan sosial krmasyarakatan, menghimpun dan memberdayakan pemuda melalui karya mereka.

Kebanyakan dari mereka yang saya berteman, kadang kala saya bertanya terkait perjalanan hidup mereka. Ada yang menceritakan bahwa semenjak awal kuliah, mereka sudah belajar hidup mandiri atau tidak butuh bantuan orang tua dalam bentuk uang. Banyak dari mereka yang kuliah sambil kerja.

Maka untuk kawan-kawan Papua, saya sarankan agar kita segera keluar dari zona nyaman dan melawan arus kehidupan agar mental kita sekuat baja. Jika tidak, jangan marah kalau tanah kita 5-10 tahun yang akan dikuasai kawan-kawan dari luar (pendatang). Karena di era sekarang, ijazah dan IPK tidak jadi ukuran untuk terjun ke dunia kerja. Tapi karakter atau akhlak dan kecerdasan otak lah yang diprioritaskan.

 

Semoga membantu | Salam waras
Jogja, 10/4/2020

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article PMKRI minta Freeport bantu Pemprov Papua tangani Covid-19
Next Article Pemda Jayawijaya Siapkan Dana 34 Miliar Tangani Wabah Covid-19
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung
Headline Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Dorong Anak Muda Kembali ke Kebun, Dinas Koperasi Papua Pegunungan Jamin Pasar Kopi
Ekonomi & Bisnis Kabar Daerah Papua Pegunungan Tanah Papua
3 days ago
APELCAMI Soroti Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Mimika
Papua Tengah Tanah Papua
3 days ago
Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Bersama Penggiat dan Petani Kopi
Ekonomi & Bisnis Kabar Daerah Papua Pegunungan Tanah Papua
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?