Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading:  Ones Wamit penderita luka usus, butuh perhatian kita bersama
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan >  Ones Wamit penderita luka usus, butuh perhatian kita bersama

 Ones Wamit penderita luka usus, butuh perhatian kita bersama

admin
Last updated: December 4, 2017 11:37
By
admin
Byadmin
Follow:
450 Views
8 years ago
Share
SHARE

 

Jayapura, nirmeke.com – Ones Wamit , pria 26 tahun suku Korowai asal kampung Burukmahkot distrik Seradala kabupaten Yahukimo akhirnya dikirim untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena Minggu 12 November 2017.

Ones Wamit menderita (sakit) selama 2 minggu lebih. Ia tinggal di rumah, hanya menunggu bisa sembuh sendiri. Ones, berdoa di rumba hutan, Papua Selatan. Ia meminta pertolongan.

Tapi tidak ada yang mendengarkannya. Akhir Oktober kemarin, Yan Akobiarik, ketua Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (Kopkedat Papua) jalan kaki dari Danowage ke Burukmakot -+ 7 jam (07.00-13.30WIT).

Yan, pergi menjemput Ones yang tengah menderita di Rumah panggung miliknya. Yan ajak dia keluar atau meninggalkan rumah segera. Berdua jalan kaki ke Danowage, tempat dimana ada Lapangan Terbang. Ones memanggul penderitaannya selama 7/8 jam di hutan.

Tiba di Danowage dengan selamat. selanjutnya, Ones diterbangkan ke Wamena untuk melakukan penanganan medis. Ones ikut helipkoter ke Wamena untuk berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena.

Minggu kemarin atau tidak salah, minggu ini singer sudah melakukan operasi. Beliau, sekarang di rawat di Rumah Sakit Umum Wamena.

Dokter belum bisa menginformasikan virus atau penyakit yang dideritanya. Kami masih tunggu informasi lebih lanjut. Diagnosa Luka di usus (Saya tidak tahu bahasa medisnya apa).

Di sana, Burukmakot menurut Yan Akobuarik ada Pustu, tetapi tidak ada petugas yang bersedia tinggal lama disana. Bakal masyarakat juga jarang berobat di Pustu.

Menurut Panuel Maling, seorang intelektual dari Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) juga membenarkan itu.

Menurut dia, masyarakat Korowai pada umumnya hidup berpindah-pindah tempat, jadi sulit mengandalkan petugas yang belum memahami karakteristik kehidupan masyarakat.

Ia memastikan, masih banyak orang yang sama seperti Ones Wamit dan adik Puti Hatil tengah menderita di rimba hutan.

Pihaknya, sangat membutuhkan perhatian, doa, bantuan dan kerja sama, menyelamatkan orang Korowai. Yan Akobiarek saat ini sedang berusaha dengan Hesayas Pahabol di Yahukimo untuk menyangkut pakaian layak pakai, buku, bullpen dan lain-lain  untuk di bawah ke Burukmahkot lewat sungai menggunakan kentiting. (*)

 

ADMIN

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ini Alasan TPKP Tidak Ijinkan Puti Hatil Pulang Ke Korowai
Next Article Pro dan kontra soal Miras di tanah Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
6 days ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 weeks ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 weeks ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?