Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Usai Konferda dan pendataan, pengusaha asli Papua tunggu kerja nyata KAPP
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Usai Konferda dan pendataan, pengusaha asli Papua tunggu kerja nyata KAPP

Usai Konferda dan pendataan, pengusaha asli Papua tunggu kerja nyata KAPP

admin
Last updated: April 12, 2019 04:17
By
admin
Byadmin
Follow:
431 Views
7 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) sedang melakukan pembenahan organisasi di seluruh tanah Papua guna mengakomodir dan mendata semua pengusaha asli Papua di kabupaten/kota.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut dikatakan Musa Haluk ketua Pengurus Pusat Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) kepada Jubi, Senin (8/4/2019).

Ia mengatakan kehadiran KAPP kurang lebih 13 tahun di tanah Papua belum sepenuhnya mengakomodir pengusaha-pengusaha Papua yang potensial di seluruh kabupaten/kota juga mengangkat potensi usaha mereka untuk lebih baik.

“Dalam kepemimpinan kali ini, KAPP sedang jalankan meninjau kembali sesuai AD/ART  bahwa harus setiap kabupaten kota segera membuat Konferda (konfrensi daerah) agar merajut kembali dan mendata yang tidak terdata, mengakomodir yang tidak terakomodir,” kata Musa.

Ia mengatakan, KAPP hadir untuk merangkul semua asosiasi yang ada di tanah Papua untuk menata masa depan Papua yang lebih baik tanpa bergantung kepada orang lain atau pemerintah.

“Kami pengurus pusat memberi apresiasi kepada beberapa kabupaten/kota dalam kurung waktu dua bulan sudah buat Konferda termasuk kemarin dilaksanakan di tanah Amungsa Timika, Wamena, Maybrat dan beberapa kabupaten lainnya di provinsi Papua dan Papua Barat,” kata Musa.

KAP Papua berharap mereka yang terpilih menjadi pengurus di daerah bisa mendata semua pengusaha dan juga bisa bekerjasama dengan pemerintah kabupaten setempat dalam hal pembinaan terhadap pengusaha asli Papua.

Sementara Markus Kabes pemilik bengkel mobil Rehobot yang sudah menjalankan usaha bengkelnya selama sembilan tahun di bilangan SPG Taruna Bakti Waena ini berharap, bantuan yang diberikan KAP Papua harus tepat sasaran.

“Karena bantuan untuk mereka yang menekuni usaha bertahun-tahun tidak pernah disalurkan selama ini dan jarang diperhatikan sehingga ke depan yang seperti ini tidak muncul, dan bantuan harus diberikan untuk mereka yang menekuni usaha bertahun-tahun tersebut,” kata Max. (*)

 

Editor  : Agus Pabika

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article WALHI Papua: Banjir di Sentani Karena isu Lingkungan Terhadap Masyarakat Masih Jauh
Next Article Bawaslu Jayawijaya: Penyebutan kepala suku dalam Juknis 810 KPU RI tidak jelas
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pemprov Papua Pegunungan Ajak Warga Lanny Jaya Kembali ke Kebun, Siapkan Skema Serap Hasil Petani
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan Tanah Papua
12 hours ago
Keluarga Korban Bersama 9 Kepala Distrik Dan 2  DPRK Laporkan Kasus Penembakan Yemis Yohame ke Polres Yahukimo
Polhukam Tanah Papua
12 hours ago
Korban Terus Berjatuhan, DPD RI Kritik Ketiadaan Arah Penyelesaian Konflik Papua
Nasional Polhukam Tanah Papua
12 hours ago
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Pembangunan Kantor Jemaat Gereja Baptis Kondena
Papua Pegunungan Tanah Papua
12 hours ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?