Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kekurangan Guru dan Dampak Banjir Hambat Pendidikan di Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Kekurangan Guru dan Dampak Banjir Hambat Pendidikan di Jayawijaya
Pendidikan

Kekurangan Guru dan Dampak Banjir Hambat Pendidikan di Jayawijaya

admin
Last updated: May 20, 2025 10:44
By
admin
Byadmin
Follow:
365 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, masih berlangsung tidak efektif akibat dampak banjir yang melanda beberapa wilayah. Selain itu, minimnya tenaga pengajar memperparah kondisi pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil.

Iklan Nirmeke

Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Dinas Pendidikan setempat untuk segera mengambil langkah konkret guna menyelamatkan masa depan generasi muda Jayawijaya.

“Saya menghimbau pemerintah daerah agar memberi perhatian serius terhadap sekolah-sekolah di kampung. Saat mengunjungi SD Inpres Abusa di Distrik Kurulu, saya melihat sendiri bahwa hanya ada tiga guru yang mengajar siswa dari kelas 1 hingga 6,” ungkap Fransina saat melakukan kunjungan pada Senin (19/5/2025).

Ia menegaskan bahwa permasalahan kekurangan tenaga pendidik tidak hanya terjadi di Kampung Abusa, yang letaknya cukup dekat dengan pusat kota, tetapi juga di hampir semua distrik pinggiran.

Baca Juga:  Dampak DOB, Banyak Mahasiswa OAP Terancam Putus Kuliah

“Kalau di wilayah dekat kota saja kekurangan guru, bagaimana dengan yang lebih jauh? Ini harus jadi perhatian serius. Pemda dan dinas terkait perlu segera menambah tenaga pengajar,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat itu.

Fransina juga mendesak pemerintah daerah untuk segera membentuk tim khusus yang turun langsung ke sekolah-sekolah guna mengevaluasi dan mencari solusi terhadap keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan.

“Kami berharap tim segera dibentuk dan turun ke lapangan. Kalau guru terbatas, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan baik? Ini sangat disayangkan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fransina Daby turut mendampingi Ketua TP PKK Papua Pegunungan, Ny. Yuliana Kobak, bersama tim Posyandu. Mereka meninjau kondisi gizi anak-anak serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Baca Juga:  Ribuan Warga Wamena Mengungsi Akibat Banjir, 1.289 Rumah dan 169 Hektare Kebun Terendam

“Bantuan kami mungkin tidak seberapa, tapi kami datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat agar bisa kami sampaikan kepada pemerintah. Sebagai istri Wakil Gubernur, saya juga akan menyampaikan hal ini langsung ke pihak terkait,” tutur Yuliana.

Sementara itu, tokoh pemuda Kampung Abusa, Yakob Pawika, menyampaikan pentingnya kehadiran tenaga medis yang rutin di kampung mereka. Ia mengenang peristiwa beberapa tahun lalu ketika warga meninggal dunia pasca banjir karena tidak mendapat penanganan medis.

“Kami tidak ingin kejadian itu terulang. Selain itu, warga juga kekurangan pangan karena lahan pertanian terendam dan gagal panen,” ungkap Yakob.(*)

Related

You Might Also Like

Bupati Lanny Jaya Hadiri Peringatan Hardiknas 2025, Tekankan Pentingnya Pendidikan Merata

Wabup Ronny Elopere Resmi Buka Kongres HMPJ ke-VIII di Jayapura

Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya

Aksi Lukatok Ketiga Untuk Membangun Gereja Manusia

Asrama Mahasiswa Wilayah Wadangku Resmi Diresmikan di Jayapura

TAGGED:Banjir di WamenaSekolah di Wamena Terendam Banjir

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemkab Lanny Jaya Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir di Tiga Distrik
Next Article Mahasiswa Papua di Sumatera Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Wamena
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HUT HMPT ke-22, KPA Tolikara Edukasi Mahasiswa tentang HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
3 hours ago
Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
21 hours ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
21 hours ago
Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas
Papua Pegunungan
21 hours ago
Baca juga
Pendidikan

DPC IPMNI Kota Studi Jayapura Minta Pemkab Nduga Jelaskan Alokasi Dana Otsus Pendidikan 2026

2 months ago
PendidikanSastra

Literasi Dan Konflik Di Papua

2 years ago
Pendidikan

Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat

3 years ago
Pendidikan

Syarat Pendafaran Beasiswa ADik Bagi Pelajar Papua

3 years ago
Ekonomi & BisnisPendidikan

Mahasiswa KKN Gandeng Dinas Terkait Tingkatkan Produksi Daun Bawang di Kampung Walelagama

1 year ago
PendidikanSastra

Pemdidikan Dimulai Dari Honai

2 years ago
Papua PegununganPendidikan

Mahasiswa Nduga di Jayapura Soroti Lumpuhnya Pemerintahan dan Proses Pemilihan Wakil Bupati

7 months ago
Pendidikan

Anak-Anak SD Negeri Hutkimo Tuntut Hak Pendidikan, Desak Kepala Sekolah Diganti

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?