Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 108 kampung di distrik Abenaho, Tolak kehadiran Koramil TNI Babinsa
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > 108 kampung di distrik Abenaho, Tolak kehadiran Koramil TNI Babinsa

108 kampung di distrik Abenaho, Tolak kehadiran Koramil TNI Babinsa

admin
Last updated: March 6, 2020 15:39
By
admin
Byadmin
Follow:
6 years ago
Share
3 Min Read
Masyarakat distrik Abenaho dari 108 kampung saat menyampaikan orasi penolakan pembangunan Koramil TNI Babinsa di distrik Abenaho - Jubi/doc
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Seluruh masyarakat distrik Abenaho, kabupaten Yalimo bersama-sama melakukan petisi penolakan pembangunan Koramil TNI Babinsa di Distrik Abenaho. Rabu, (4/3/2020).

Iklan Nirmeke

Pihak yang menandatangani petisi penolakan kehadiran pembangunan Koramil TNI dari para kepala distrik, tokoh gereja, tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan. Karena menurut mereka kehadiran Koramil TNI akan menambah masalah dan membuat masyarakat tidak aman untuk beraktivitas.

Maksira Sambom, Tokoh perempuan mengatakan dalam kehidupan keseharian orang Abenaho tidak pernah meminta bantuan kepada orang asing selain orang Abenaho sendiri untuk menyelesaikan persoalan kecil maupun besar.

“seperti masalah pembunuhan, pihak gereja, kepala suku dan kepala kampung mampu selesaikan sehingga kami tidak butuh kehadiran TNI karena kami sangat trauma dan takut dengan TNI,” kata Maksira.

Ia menegaskan seluruh perempuan Abenaho dari 108 kampung menyatakan dengan tegas tolak dan usir kehadiran Koramil TNI Babinsa di Distrik Abenaho, kabupaten Yalimo.

Perwakilan tokoh gereja, Sipanus Kombo, mengatakan Injil sudah menerangi daerah Abenaho sejak 1963 sampai saat ini dan gereja sudah membina dan melindungi umat di 24 jemaat 2 Klasis dari Kali Biru (kali Hambulan) sampai Wadangku dan Iluga sehingga gereja tidak bisa diam ketika umatnya merasa tidak aman atas kehadiran TNI di Abenaho.

“Gereja tidak bisa diam kalau jemaatnya merasa takut dan trauma akan kehadiran TNI dan Polri disini. Sehingga gereja reformasi di wilayah distrik Abenaho menyatakan tegas menolak kehadiran TNI di Abenaho,” kata Kombo.

Perwakilan senioritas di distrik Abenaho, Yenius Yare mengatakan masyarakat distrik Abenaho tidak menginginkan kehadiran TNI di pelosok kampung dan distrik, cukup mereka hanya berada di ibukota kabupaten Yalimo.

“Masyarakat Papua dan khususnya Abenaho masih takut dan trauma dengan masa lalu karena kehadiran TNI di daerah pedalaman Papua yang menyebabkan banyak keluarga mereka dibunuh hanya karena dituduh pemberontak (separatis) dan kami tidak ingin kehadiran mereka membuka luka masa lalu mereka,” kata Yare.

Sehingga dengan tegas senioritas Abenaho menolak tegas kehadiran Koramil TNI Babinsa di Distrik Abenaho dan itu masyarakat sampaikan melalui orasi dan petisi tanda tangan penolakan yang disampaikan kepada Pangdam XVII cenderawasih, melalui Kodam Wamena, bupati Yalimo, DPRD Yalimo dan kepala distrik Abenaho. (*)

Editor : Apwakha

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Kopi ‘Aluama Hubulama’ dari Lokal menuju mancanegara
Next Article Bupati Lanny Jaya MoU dengan KAPP Kucurkan Modal Bantuan Usaha Rp 5 Miliar
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik
Papua Pegunungan Tanah Papua
5 hours ago
Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG
Ekonomi & Bisnis Perempuan & Anak
12 hours ago
Sidang Perdana Korupsi Dana Kampung Lanny Jaya Digelar, Peran Mantan Pj Bupati Dipertanyakan
Tanah Papua
1 day ago
Hak Pelatih dan Pemain Belum Dibayar, Persipuja Terancam Tak Ikut Liga 4 Papua Tengah
Olaraga
1 day ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?