Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa Pertanyakan Kasus OTT 4 ASN Jayawijaya ke Polda Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Mahasiswa Pertanyakan Kasus OTT 4 ASN Jayawijaya ke Polda Papua

Mahasiswa Pertanyakan Kasus OTT 4 ASN Jayawijaya ke Polda Papua

admin
Last updated: June 24, 2021 21:05
By
admin
Byadmin
Follow:
369 Views
5 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Solidaritas mahasiswa peduli masyarakat wilayah Lapago meminta agar Polda Papua dapat mengusut kasus operasi tangkap tangan yang melibatkan empat ASN Pemda Jayawijaya.

Iklan Nirmeke

4 Aparatur Sipil Negara (ASN) kabupaten Jayawijaya terkenal operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pungutan liar kepada calon penumpang pesawat dengan modus rapid test.

“Operasi tangkap tangan terjadi di bandara Sentani pada tanggal 23 Oktober 2020 kasus tersebut dirilis oleh Kapolda Papua terkait dugaan namun sampai sejauh ini kasus tersebut tidak pernah diselesaikan sehingga kami solidaritas mahasiswa peduli masyarakat wilayah Lapago menuntut kepada Polda Papua untuk segera periksa bupati kabupaten Jayawijaya,” kata Edison Uaga ketua tim kepada wartawan beberapa waktu lalu. Kamis, (24/6/2021).

Bahwa mereka meminta Polda Papua jangan membuat perbedaan penanganan kasus OTT harus segera tetapkan tersangka dan diselesaikan proses hukumnya.

“Kami minta Polda Papua segera tetapkan tersangka agar kasus ini diselesaikan secara hukum,” katanya.

Mereka juga menyarankan kasus ini segera diproses jika tidak mereka berencana akan menggelar demonstrasi.

“Kami solidaritas mahasiswa peduli masyarakat Lapago minta Kapolda Papua segera selesaikan kasus tersebut dalam waktu dekat ini bila belum kami akan memobilisasi massa besar-besaran dan akan demo di Polda Papua,” katanya.

Sehari sebelumnya, Rabu  21 Oktober 2020, Saber Pungli Polda Papua yang dipimpin Kombes Pol Alfred Papare melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada 4 petugas di Posko Satgas Covid-19 Jayawijaya yang berada di Sentani.

Dari hasil OTT, Saber Pungli Polda Papua mengamankan 4 petugas di pos itu dan mendapati uang tunai Rp15 juta lebih.

Kapolda Papua,  Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam keterangan pers di Mapolda Papua pada Kamis 22 Oktober 2020 menyebutkan OTT dilakukan karena ada pengaduan masyarakat terkait tariff rapid test di Posko Covid-19 Jayawijaya memberatkan penumpang.

Kapolda menyebutkan tarif tertinggi dalam biaya rapid test sudah diatur dengan Surat Edaran Kemenkes RI Nomor 2875 tahun 2020, tentang batasan tarif tertinggi rapid test yakni Rp150 ribu.

“Tarif Rp250 ribu ini memberatkan masyarakat, sehingga dengan diamankan 4 orang di posko tersebut, kami terus melakukan penyelidikan dan penyidikan dan saat ini kasusnya ditangani Satgas Saber Pungli Provinsi Papua,” jelasnya.

Kata Kapolda, pemeriksaan rapid test antibody dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan disebutkan Rp150 ribu sebagai tarif tertinggi dan berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test atas permintaan sendiri (bukan dipaksa). “Namun praktek yang dilakukan oleh para petugas yakni memungut tarif sebesar Rp250 ribu per orang,” katanya.

Untuk kasus ini, penyidik menerapkan Pasal 12 E Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah di rubah dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman paling singkat empat Tahun Penjara dan maksimal  seumur hidup.(*)

*Release Solidaritas mahasiswa peduli masyarakat wilayah Lapago

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Gugat di MK, Kuasa Hukum MRP-MRPB Minta Negara Beri Keadilan Bagi Rakyat Papua
Next Article Ini Alasan Krisdahim Kogoya menempuh Pendidikan di China
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
6 days ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
6 days ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
6 days ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
6 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?