Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa Papua: Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Mahasiswa Papua: Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri

Mahasiswa Papua: Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri

admin
Last updated: August 21, 2019 18:03
By
admin
Byadmin
Follow:
6 years ago
Share
2 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Solidaritas Ikatan Mahasiswa Papua se Jawa dan Bali mengatakan usir mahasiswa Papua dari luar Papua, sama saja usir indonesia dari Papua.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ima Yelipele mewakili Solidaritas Ikatan Mahasiswa Papua se Jawa dan Bali. Selasa, (20/8/2019).

Pernyataan sikap Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) se Jawa dan Bali tersebut atas tindakan represif negara melalui aparat keamanan TNI/Polri dan Ormas Reaksioner di Malang dan Surabaya.

“Persoalan diskriminasi rasisme terhadap mahasiswa Papua baik di kota Malang dan Surabaya merupakan bagian dari realita penindasan, diskriminasi rasialis dan pembungkaman ruang demokrasi terhadap mahasiswa Papua sehingga kami mengecam hal tersebut,” kata Yelipele.

Ia menegaskan, mahasiswa Papua akan pulang dari tanah air kolonial jika, Papua di berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri.

“untuk mengakhiri rasisme, yang adalah anak kandung dari imperealisme yang mengkoloni West Papua, sehingga segera lakukan referemdum di tanah West Papua untuk menentukan nasibnya sendiri oleh rakyat Papua,” tegasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Victor Yeimo dalam orasinya di Taman Imbi, Kota Jayapura saat bersama ribuan rakyat Papua menuju kantor gubernur Papua di Jalan Soa Siu Dok II untuk menggelar aksi damai, Senin (19/8/2019).

 “Hari ini kami akan deklarasi ‘monyet’ sebagai simbol perjuangan bangsa ini,” kata Victor Yeimo dalam orasinya.

Ia mengatakan, rakyat Papua tidak mau dipermainkan. Selama ini rakyat Papua menghargai perjuangan bangsa Indonesia, namun bangsa Indonesia tidak menghargai perjuangan bangsa Papua. Padahal bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai perjuangan bangsa lain.

“Karena kalian sebut kami monyet, jangan paksa monyet-monyet ini bersatu dengan kalian,” ujarnya. (*)

 

Editor        :  Admin

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Catatan seputar aksi demo rakyat Papua mengecam perkusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jawa
Next Article Umur itu pendek di Papua. Sementara penderitaan itu panjang
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
1 day ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
2 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
2 days ago
Sidang Pleno II Musda I HIPMI Papua Pegunungan Tetapkan Antonius Wetipo sebagai Ketua Umum
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?