Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Hingga detik ini Ormas masih teriak “mahasiswa Papua Monyet” depan asrama Papua di Surabaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Hingga detik ini Ormas masih teriak “mahasiswa Papua Monyet” depan asrama Papua di Surabaya

Hingga detik ini Ormas masih teriak “mahasiswa Papua Monyet” depan asrama Papua di Surabaya

admin
Last updated: August 17, 2019 09:46
By
admin
Byadmin
Follow:
6 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com –  Baru saja tepat pukul 16.00 WP, Sabtu, (17/8/2019) redaksi wadagei.com telah menghubungi Dolince Waine, salah satu mahasiswi Papua yang sedang berada di asrama Papua Surabaya melalui telepon genggamnya.

Iklan Nirmeke

Dibalik telepon genggam terdengar teriakan “mahasiswa Papua Monyeeeeeeeetttttttttttttt”, ‘kami NKRI”, “kalian segera pulang ke Papua” dan kata-kata kekerasan lainnya yang dialamatkan kepada 15 orang mahasiswa yang dalam asrama itu.

Mendengar itu, redaksi wagadei (RW) lanjut menanya kepada Dolince Waine (DW);

RW: Masih ribut ya?

DW: Iya kaka, itu ormas sampai sekarang masih teriak-teriak depan asrama Papua di sini [Surabaya].

RW: Mereka teriak apa saja?

DW: Seperti yang kaka dengar tadi [sedang berlangsung], pokoknya kekerasan dengan kata-kata. Seperti kamu monyet, anjing, babi, segera angkat kaki dan pulang ke Papua.

RW: Apakah mereka berhasil masuk ke dalam halaman asrama?

DW: Tidak kaka, sejak kemarin siang sampai detik ini, ya sudah 24 jam ini mereka caci maki kami. Tapi tidak masuk dalam halaman asrama. Awalnya kemarin TNI, Polisi dan Satuan Pol PP yang datang duluan. Setelah itu ormas yang datang kasih ribut. Jadi mereka [ormas] itu datang tiba-tiba saja, kelihatannya mereka sudah standby sejak kemarin-kemarin.

RW: Berapa jarak ormas dan gapura asrama?

DW: Kalau kemarin itu dorang [mereka] pegang pagar dan hampir lombat masuk dalam asrama. Tapi sekarang mereka agak jauh, kurang lebih lima meter dari pagar asrama. Yang ada berdiri depan asrama hanya pihak Kepolisidan dan Tentara (TNI) saja. Tapi ormas masih teriak-teriak kami dengan nada kasar.

RW: Apakah ada upaya mempulangkan massa yang dilakukan oleh pihak kepolisian,TNI atau Llembaga Bantuan Hukum (LBH) ataupun sesama mahasiswa Papua lainnya?

DW: Ya, tadi malam Kapolresta Kombes Pol Sandi Nugroho, turut mendatangi tempat kejadian. Tapi dia hanya bilang kami mencoba menyelidiki dan mengecek bersama-sama dengan Satpol PP, Koramil, dari Intel Korem dan Kodim untuk memetakan masalahnya seperti apa. Tapi syukurlah karena saat ini pihak LBH Surabaya melalui Dani Nawipa sedang negosiasi depan asrama. Seperti apa hasil negosiasi itu nanti kami infokan lagi.

RW: Infonya ada dua kawan kalian hilang kabar? Bagaimana itu benar?

DW: Ya dua orang kawan dari solidaritas antarkan makanan untuk kami 15 orang di sini [Surabaya] pada pukul 1.44 WIB. Setelah itu mereka  diinterogasi oleh Sat Pol PP depan pintu (gapura) asrama dan dibawah pakai mobil patroli milik Sat Pol PP.  Jadi sampai saat ini kami masih belum tahu perkembangan mereka seperti apa.

RW: Bagaiman keadaan kesehatan kalian?

DW: Kami sangat lemah, tidak bisa buat apa-apa. Lemah karena ditekan dengan nada-nada kasar, dirusaki pagar bahkan ancam mau tembak kami. Ditambah lagi dengan keadaan kami yang masih lapar.

 

 

Sumber: Wagadei.com

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Markus Kabes, Montir Papua Pemilik Bengkel Mobil “Rehobot”
Next Article Cerpen: Lena Istri Kedua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik
Papua Pegunungan Tanah Papua
5 hours ago
Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG
Ekonomi & Bisnis Perempuan & Anak
13 hours ago
Sidang Perdana Korupsi Dana Kampung Lanny Jaya Digelar, Peran Mantan Pj Bupati Dipertanyakan
Tanah Papua
1 day ago
Hak Pelatih dan Pemain Belum Dibayar, Persipuja Terancam Tak Ikut Liga 4 Papua Tengah
Olaraga
1 day ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?