Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Filep Karma: Rakyat Papua Minta Pemekaran Negara Bukan Pemekaran Provinsi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Filep Karma: Rakyat Papua Minta Pemekaran Negara Bukan Pemekaran Provinsi

Filep Karma: Rakyat Papua Minta Pemekaran Negara Bukan Pemekaran Provinsi

admin
Last updated: April 1, 2022 23:40
By
admin
Byadmin
Follow:
443 Views
4 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Mantan Tapol Papua Filep Karma, mengapresiasi kepada mahasiswa dan rakyat Papua yang terus bersuara tentang penindasan dengan cara damai dan bermartabat karena menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi oleh undang-undang di negara demokrasi.

Iklan Nirmeke

“Mereka yang hari ini hadir adalah mereka yang sadar akan kebebasan mereka diatas tanahnya sendiri dan melakukan aksi perlahan secara damai di dalam kota dan ini yang harus dan terus dilakukan oleh kita di dalam kota,” kata Filep mantan Tapol Papua.

Ia juga mengumpamakan kebijakan negara yang di berikan ke rakyat Papua seperti pemberlakuan program KB dua anak lebih baik, sama halnya pemberlakuan Otsus dengan diberikan Pemekaran Provinsi Papua dan Papua Barat dan harusnya dengan dua provinsi lebih baik malah tambah kacau tidak ada kedamaian, kekerasan terus berlanjut perlawanan dari rakyat Papua terus ada jadi buat apa lagi mau bikin pemekaran di tanah Papua.

Rakyat Papua hari ini secara damai menuntut Kemerdekaan karena itu solusi yang terbaik bagi orang Papua di atas tanah Papua bukan Otsus, Pemekaran DOB dan program pembangunan lainnya di Papua.

“Rakyat Papua hari ini sadar dan bersuara untuk hak politik mereka sebagai bangsa yang besar yang ingin hidup sebagai satu bangsa seperti bangsa lain di dunia,” tegasnya.

kata Karma, Pemerintah pusat harusnya bukan berikan Pemekaran provinsi bagi masyarakat Papua, melainkan memberikan negara baru bagi bangsa Papua karena itu yang dituntuk oleh rakyat Papua saat ini bukan lagi Otsus dan DOB.

“Rakyat Papua tidak minta pemekaran provinsi melainkan mereka minta pemekaran negara west Papua, itu yang harus diberikan dan itupun juga yang di tuntut rakyat Papua baik dalam kota maupun di hutan (TPNPB),” tegasnya.

Philipus Robaha,  aktivis Solidaritas Nasional Mahasiswa Pemuda Papua(SONAMAPA) juga dalam orasinya menegaskan Otsus dan Pemekaran tidak akan pernah membawa kesejahteraan rakyat Papua malah menjadi musibah bagi masyarakat dimana tanah dan dan SDA mereka di rampas dan dieksploitasi untuk kepentingan investor dan para jenderal di Jakarta.

“Kita yang hari ini hadir dan duduk hari ini kita yang sadar akan penindasan yang sedang terjadi oleh negara Indonesia, ruang demokrasi dibungkam, kriminalisasi aktivitas Papua sebagai bentuk negara Indonesia tidak menghargai rakyat Papua sebagai pemilik negeri,” tegasnya.

Perlawanan secara damai akan terus di lakukan oleh mahasiswa dan rakyat Papua, selama ruang demokrasi kami dibungkam oleh aparat kepolisian secara tidak langsung mereka juga membantu rakyat Papua memproses cepat kemerdekaan Papua. (*)

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Galanita Toli FC Tolikara serahkan Piala Pertiwi kepada Asprov PSSI Papua
Next Article Perubahan Sikap Politik Dan Dukungan Pemerintah Belanda Menjadi Patokan Dukungan Internasional  
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung
Headline Polhukam Tanah Papua
9 hours ago
Dorong Anak Muda Kembali ke Kebun, Dinas Koperasi Papua Pegunungan Jamin Pasar Kopi
Ekonomi & Bisnis Kabar Daerah Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
APELCAMI Soroti Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Mimika
Papua Tengah Tanah Papua
2 days ago
Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Bersama Penggiat dan Petani Kopi
Ekonomi & Bisnis Kabar Daerah Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?