Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tolak program KB, Mahasiswa Tolikara minta bupati cabut MoU
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tolak program KB, Mahasiswa Tolikara minta bupati cabut MoU

Tolak program KB, Mahasiswa Tolikara minta bupati cabut MoU

admin
Last updated: November 3, 2020 11:49
By
admin
Byadmin
Follow:
744 Views
9 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com –Mahasiswa Tolikara se-Jawa & Bali menolakan atas pencangan program Keluarga Berencana (KB) di kabupaten Tolikara, Papua, yang ternyata didukung Pemkab Tolikara untuk dijadikan Kampung KB se kabupaten Tolikara.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut dikatakan Aldi Kogoya mahasiswa Tolikara kota studi se Jawa-Bali melalui pers realisenya. Rabu, (21/03/2018).

Maka dengan itu kami Mahasiswa Se-Jawa dan Bali mengambil pernyataan sikap menolak program KB dengan alasan program KB ini tidak sesuai dengan kondisi yang ada karena Orang asli Papua (OAP)  saat ini sudah menjadi minoritas. Program KB kesannya menjadi pembatasan populasi OAP. Seharusnya program KB tidak perlu diberlakukan di kabupaten Tolikara.

“Pemkab Tolikara  harus memberi jaminan kepada masyarakat, terutama bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, sebab itu yang terpenting Bukan Program KB karena menurut kami BKKBN melalui program KB akan membatasi populasi OAP dan program KB Itu bukan solusi untuk meningkatkan kualitas hidup Masyarakat Tolikara,” ujar Aldi.

Sementara itu Imin Wanimbo ketua koordinator wilayah Jakarta meminta kepada Pemkab Tolikara untuk harus bisa memproteksi hak-hak hidup OAP, khususnya Masyarakat Tolikara bukan ikut-ikutan mendukung program nasional yang kontroversi di provinsi Papua itu.

“menurut berbagai survei dan media jumlah OAP  semakin menyusut. Pertimbangan PEMDA Tolikara di mana? Sehingga harus kembali mencanangkan program KB di kabupaten Tolikara di jadikan Kampung KB,” ujarnya.

Ia meminta bupati Tolikara agar segera cabut MoU/Persetujuan memberlakukan program KB dengan pemerintah provinsi Papua, secara tidak langsung Bupati Tolikara melalukan pelangaran HAM berat di Papua khususnya di Kabupaten Tolikara. (*)

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pengalangan dana korban gempa bumi di PNG terus di lakukan di West Papua
Next Article Terkait penertiban pedagang, Solpap: jangan buat konflik antara Pemerintah dan mama-mama lagi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

ASBWI Papua Pegunungan Siap Gelar Piala Pertiwi 2026
Olaraga
1 day ago
Kematian Leonardo Konorop, LBH Desak MRPS Bentuk Pansus Dugaan Kekerasan Polisi
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Kabag Ops Polres Jayawijaya Sebut Aksi Ribuan Pelajar SPWP Berjalan Aman
Papua Pegunungan
3 days ago
Pendataan OAP Papua Pegunungan Terkendala Akses dan Anggaran, Dukcapil Minta Dukungan 8 Bupati
Papua Pegunungan
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?