Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Berita Fhoto – Festival sagu Menyentuh hati Pengunjung
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Berita Fhoto – Festival sagu Menyentuh hati Pengunjung

Berita Fhoto – Festival sagu Menyentuh hati Pengunjung

admin
Last updated: November 29, 2018 01:34
By
admin
Byadmin
Follow:
479 Views
8 years ago
Share
SHARE

 

Iklan Nirmeke

 

Oleh : Whens Tebay

Selama berada di tanah West Papua baru kali saya dapatkan Festival yang memang luar biasa dan tidak seperi biasa yang di lakukan di festival-festival lainnya.

 

“FESTIVAL SAGU”

 

Kenapa saya katakan demikian ??

Alasanya ada beberapa poin berikut:

1. Festival ini dilakukan oleh semangat masyarakat adat dari perwakilan 3 suku yaitu (1) Sentani Kwadeware sebagai tuan rumah. (2) Suku Marind Merauke. (3) Suku Koroway.

2. Festival ini di lakukan juga atas semangat masyarakat dengan bekerja sama dengan beberapa NGO dan individu-individu yang benar-benar peduli tentang makanan pokok yang tumbuh di alam dan dapat mengangkat kembali kekhasan makanan orang WestPapua.

3. Festival ini dilakukan di tengah hutan sagu yang luas bukan di panggung mewah dan monoton.

 

4. Dalam Festival ini setiap suku mempraktekan cara memanfaatkan makanan yang tersedia di alam dan di jadikan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi.

Kelapa Parut dan Sagu siap dicampur (Foto Whens Tebay)
Caption: Kelapa Parut dan Sagu siap dicampur (Foto : Whens Tebay)

Mulai dari mentokok saku, bakar batu sagu bersama ulat sagu, sagu bersama ikan lele. Ada juga yang membakar pisang dan membuat sagu bakar yang dicampuri parutan kelapa dab sayur pakis yang tak ada duanya rasa nikmatnya.

5. Setiap stand dari 3 suku tersebut membuat bentuk rumah pondok sesuai cara pembuatan dari suku tersebut. Bukan memakai bangunan yang permanen.

6. Setiap Peserta yang hadir diberi kesempatan untuk mencicipi makanan yang dibuat dari setiap stand dengan geratis. Bukan harus membayarnya dengan harga yang bervariasi seperti di Festival lainya.

7. Festival ini juga bukan di kelola oleh pihak ke tiga sehingga tidak di pungut biaya sehingga menyewa stand dengan harga yang mahal atau berbau BISNIS.

Sajian Sagu dengan kelapa, menjadi santapan khas Budaya Papua. (Foto Whens Tebay)
Caption: Sajian Sagu dengan kelapa, menjadi santapan khas Budaya Papua. (Foto : Whens Tebay)

8. Saat festival berlangsung tidak ada pameran yang mengganggu konsentarasi seperti, pameran alat-alat perkantoran atau promosi baju, minuman, makanan dll yang dapat mengganggu suasana festival sesunggunya.

9. Sebagai penambah wawasan dalam Fesival ini juga menyediakan perpustakaan kecil yang dapat menambah wawasan, karena belajar tidak harus di sekolah.
Kita dalapat belajar dimana saja salah satunya di hutan sagu.

10. Festival ini adalah Festival yang sesungguhnya yang harus menjandi contoh dalam festival lainya di West Papua.

11. Walaupun dalam hutan ada tempat sampah yang disediakan agar para peserta dan tamu pameran yang ada tidak membuang sampah plastik, botol, kaleng dll secara sembarangan di hutan. Ini yang membedakan dengab festival lainnya yang mana banyak sampah berceceran di tempat festival lainya.

Rumah Suku Korowai, ikut ambil bagian dalam Festival Sagu, sebagai bagian dari Budaya yang terus di lestarikan. (Foto Whens Tebay)
Caption: Rumah Suku Korowai, ikut ambil bagian dalam Festival Sagu, sebagai bagian dari Budaya yang terus di lestarikan. (Foto: Whens Tebay) 

www.nirmeke.com

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Effect Piala Dunia dan Pilkada serentak
Next Article Menikmati alam dan makanan pada Festival Sagu II
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
1 day ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
1 day ago
SEPAHAM dan PPDI Lanny Jaya Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan dan Militerisme
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?