Wamena, nirmeke.com — Tujuh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) unsur pelaksana di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi dikukuhkan dalam upacara yang berlangsung di Wamena, Senin (21/10/2025).
Pengukuhan tersebut dipimpin oleh Ketua DWP Provinsi Papua Pegunungan, Sisilia W. Siep, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan sinergi antara pengurus DWP dengan pemerintah daerah untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
Tujuh unsur pelaksana yang dikukuhkan meliputi Sekretariat Daerah, Inspektorat, Sekretariat Majelis Rakyat Papua (MRP), Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Hari ini menjadi momen spesial karena tujuh unsur pelaksana DWP telah resmi dikukuhkan. Ini menunjukkan koordinasi dan kerja sama yang baik antara ketua dan pengurus DWP di setiap OPD, yang juga didukung penuh oleh para kepala OPD,” ujar Sisilia Siep dalam sambutannya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala OPD atas dukungan mereka terhadap kegiatan pengukuhan serta komitmen dalam menyiapkan program kerja DWP ke depan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf karena pengukuhan baru bisa dilaksanakan hari ini. Namun, saya percaya semangat ibu-ibu semua tidak berkurang sedikit pun untuk mengemban tanggung jawab organisasi ini,” tambahnya.
Ketua DWP Papua Pegunungan menegaskan bahwa pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal bagi seluruh pengurus untuk bekerja dan berkarya secara nyata. Ia juga menyoroti empat hal penting yang harus dipegang oleh setiap anggota DWP, yaitu:
- Menjalani gaya hidup sederhana, agar tidak membebani suami dalam pekerjaan maupun kehidupan rumah tangga.
- Berperan aktif sebagai pendamping suami, dengan membagi waktu dan memberikan dukungan moral di tempat kerja.
- Menjalin hubungan baik antarorganisasi wanita, serta terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
- Menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi, dengan aktif berpartisipasi dalam kegiatan DWP, bukan sekadar tercatat dalam daftar kepengurusan.
“Percuma nama kita tercantum sebagai pengurus jika kita tidak aktif. Melalui keterlibatan nyata, ibu-ibu dapat mengembangkan diri dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan pengukuhan ini turut dihadiri oleh para pimpinan OPD, pengurus DWP Provinsi Papua Pegunungan, serta perwakilan dari kabupaten di wilayah Papua Pegunungan. Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.
Menutup sambutannya, Sisilia Siep mengajak seluruh anggota DWP untuk terus mendukung program pemerintah daerah dan menjadikan DWP sebagai agen pembaharu dalam pembangunan Papua Pegunungan.
“Mari kita jadikan DWP bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian penting dalam membangun honai besar kita — Provinsi Papua Pegunungan tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi dan memberi kemampuan kepada kita semua,” pungkasnya.(*)
