Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papuah Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papuah Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas
Tanah Papua

Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas

admin
Last updated: October 2, 2025 16:19
By
admin
Byadmin
Follow:
4 months ago
Share
4 Min Read
Sembilan orang diamankan di Polres, terdiri dari satu orang asli Papua dan delapan orang non-Papua – Dok Nirmeke
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Forum Pemberantasan Minuman Keras dan Napza (FPMN) Papua Pegunungan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum terhadap para pengedar minuman keras (miras) di Kabupaten Jayawijaya. Mereka menilai miras telah lama menjadi sumber penderitaan masyarakat Papua, khususnya di tanah Hubula.

Iklan Nirmeke

Ketua FPMN Papua Pegunungan, Theo Hesegem, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi kepada siapapun yang terlibat, termasuk pejabat, PNS, maupun aparat TNI-Polri.

“Kami melihat ada tangan-tangan besi yang membekingi peredaran miras di Wamena. Tapi bagi FPMN, pelaku harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Pemda Jayawijaya Bentuk Tim Pengawasan

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebelumnya telah merespons keluhan masyarakat dengan mengeluarkan Instruksi Bupati pada 20 Maret 2025 tentang bebas miras, narkoba, dan penyitaan alat tajam. Kebijakan ini menjadi bagian dari program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati.

Untuk mengawal instruksi tersebut, Pemda membentuk Tim Pengawasan Miras dan Narkoba yang dipimpin Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere. Tim ini melakukan sosialisasi di sejumlah lokasi, termasuk Pasar Sinakma, Pasar Potikelek, Pasar Jibama, dan Pasar Wouma.

Baca Juga:  Warga Yahukimo Letakkan Jenazah Vicktor Deyal di Depan Polres, Tuntut Keadilan atas Penganiayaan Polisi

Selain itu, tim juga melakukan penggerebekan di beberapa titik distribusi miras, di antaranya di kawasan Jalan Kama, Kompleks Satpol PP, hingga Pasar Potikelek. Dari operasi tersebut, sejumlah pengedar dan barang bukti berhasil diamankan dan diproses di Polres Jayawijaya.

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Dalam interogasi yang dilakukan, muncul pengakuan bahwa ada dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dari Satgas Elang dalam membekingi peredaran miras jenis Cap Tikus di Jayawijaya dan Tolikara.

Atas dugaan ini, FPMN Papua Pegunungan melakukan audiensi dengan Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Rudy Puruwito, pada 14 Mei 2025.

“Kami melaporkan dugaan keterlibatan oknum TNI. Kami minta agar anggota Satgas Elang segera ditarik dari Papua Pegunungan dan diproses sesuai hukum,” ujar Theo Hesegem.

Menanggapi hal itu, Pangdam XVII Cenderawasih menyatakan akan menindak tegas setiap anggota yang terbukti terlibat.

“Jika ada oknum yang terlibat, akan diproses sesuai hukum dan dipindahkan dari Papua Pegunungan,” kata Pangdam.

Proses Hukum Berlanjut

Sejumlah nama seperti Lambertus Kuway dan Daniel Nahuway telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilimpahkan ke pengadilan dengan nomor perkara 59/Pid.B/2025/PN Wmn. Sementara dua orang lainnya, yakni Lili Mania dan Willy Yery Max Tahapari, dibebaskan karena tidak terbukti.

Baca Juga:  Pengurus Sekolah Adat Siap Gelar Festival Sekolah Adat Hugulama I Tahun 2026

FPMN Papua Pegunungan meminta masyarakat tetap mengawal proses hukum agar ada efek jera bagi pengedar dan pihak yang membekingi peredaran miras. Mereka juga mendorong aparat lebih profesional agar tidak ada lagi kesan institusi TNI-Polri ikut terlibat.

Rekomendasi FPMN Papua Pegunungan

Dalam pernyataan sikapnya, FPMN Papua Pegunungan memberikan tiga rekomendasi utama:

  1. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya diminta segera memulangkan tersangka setelah menjalani proses hukum.
  2. Masyarakat Jayawijaya dan Papua Pegunungan diimbau untuk mengikuti perkembangan kasus ini hingga tuntas.
  3. FPMN akan terus mengawal kasus tersebut hingga ke tahap akhir, termasuk memastikan pemulangan pelaku ke kampung halaman setelah menjalani hukuman.

“Selama ini miras telah memicu konflik horizontal, kekerasan rumah tangga, kecelakaan lalu lintas, dan berbagai tindakan kriminal. Karena itu kami tidak akan berhenti mengawal persoalan ini,” tutup Theo Hesegem.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

PJ Gubernur Papua Pegunungan Dikritik soal Banyaknya Honorer Non Papua

Perkuat Perdamaian Di Papua, PLII Gelar Nobar Film Gandhi

Skandal Suap DPD RI: 95 Nama Diserahkan ke KPK

Ini 9 Point Rekomendasi MRP Se Tanah Papua dan Faksi Otsus Terkait Hak Politik OAP

Ujaran Rasis Picu Kerusuhan di Yalimo, Satu Orang Tewas dan Dua Luka Akibat Tembakan Aparat

TAGGED:FPMN Papua PegununganPeredaran Miras di Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Mahasiswa Distrik Musaik Suru-suru dan Obio Resmi Terima Anggota Baru di Jayapura
Next Article Isu Biaya Bengkel Rp20 Juta, Pemkab Yahukimo Turun Tangan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

MRP Papua Pegunungan Gelar Rapat Pleno Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2026
MRP Papua Pegunungan Papuah Pegunungan Tanah Papua
15 hours ago
Perkuat Jiwa Kebangsaan, Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Kaum Muda Papua Progresif
Nasional Papua Tengah Pendidikan Tanah Papua
1 day ago
Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Pelajar dan Mahasiswa Lanny Jaya di Nabire
Kabar Daerah Nasional Papua Tengah Pendidikan
1 day ago
Konflik Denda Adat Memanas, Jayawijaya Dorong Perda untuk Jaga Kedamaian Wamena
Papuah Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
Baca juga
Tanah Papua

Bupati Lanny Jaya Minta RKPD 2026 Fokus pada Program Mandiri dan Sinergi Lapangan

9 months ago
Tanah Papua

Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya Membantah Menyetujui Pemalangan Kantor Bawaslu

2 years ago
Tanah Papua

Hans Hamadi Ditunjuk Menjadi Plt Sekretaris Majelis Rakyat Papua

2 years ago
InfrastrukturTanah Papua

Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena Ditargetkan Rampung 2024

3 years ago
Tanah Papua

Kejati Papua Surati Pj Gubernur PPT Minta Johanes Rettob Dinonaktifkan

3 years ago
Tanah Papua

Wujud Kebersamaan Iman, Bupati Didimus Yahuli dan Wakil Bupati Yahukimo Resmikan Gereja GIDI Jemaat Motulen

3 months ago
Tanah Papua

Komitmen Deklarasi Kota DANI Harus Menjadi Nyata di Wamena

2 years ago
Tanah Papua

Wamendagri Kembali Lantik 8 Anggota MRP Provinsi Papua. Ini nama-namanya

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?