Yahukimo, nirmeke.com – Masyarakat Distrik Waniok, Kabupaten Yahukimo, menggelar syukuran pemberkatan untuk Aben Salak, pemuda Yali-Dan-Mek yang baru meraih lisensi pilot. Perayaan itu dihadiri jemaat dari tiga gereja dan warga dari delapan kampung.
Aben merupakan putra dari Karel Salak dan Pimen Sama. Ia lulus dari Institute Aero Flyer, Tangerang, pada 2024. Kepulangannya ke kampung halaman disambut meriah setelah sebelumnya ia kembali dari Sentani untuk mengantarkan jenazah kerabat. Dari suasana duka, masyarakat bangkit dan mengadakan syukuran sebagai bentuk dukungan atas prestasi Aben.
Dalam budaya Yali, keberhasilan Aben disebut “angken”, yang berarti buah dari kerja keras atau hasil jerih payah.
“Syukuran ini diadakan di distrik agar semua kampung bisa ikut mendoakan saya dan merasakan berkat bersama,” ujar Aben dalam sambutannya.
Aben menegaskan keberhasilannya adalah milik bersama masyarakat.
“Biasanya orang Indonesia berkata Papua, orang Papua berkata Papua Pegunungan, orang Pegunungan berkata Yahukimo, dan orang Yahukimo berkata Waniok hingga kampung kecil saya. Artinya, berkat dari kampung kecil ini harus kita rayakan bersama,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada ayahnya, Kepala Kampung Hontolum, yang membiayai pendidikannya hingga lulus.
“Selama menjabat, ayah sering dituduh makan uang kampung. Namun beliau rela berkorban agar saya bisa menjadi pelayan masyarakat melalui penerbangan di daerah ini,” ucap Aben.
Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Dinas Pendidikan, keluarga besar Waniok, serta seluruh masyarakat yang telah memberi dukungan dan doa selama masa studinya.
Syukuran di Distrik Waniok berlangsung meriah, diwarnai doa, nyanyian, dan kebersamaan. Bagi masyarakat, keberhasilan Aben menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk terus berjuang meraih mimpi dan kembali mengabdi di tanah kelahirannya.(*)
Pewarta: Vekson Aliknoe
