Wamena, nirmeke.com — Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Pegunungan, Hengky Dani Jikwa, menerima langsung aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Lanny Jaya.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan reses yang digelar di halaman Kantor Distrik Muara, Jumat (1/7/2025).
Dalam pertemuan itu, masyarakat mengusulkan peningkatan Jalan Bertus Kogoya yang menghubungkan tiga distrik, yakni Muara, Nikoge, dan Kilulome. Jalan ini merupakan akses vital dari ruas Wamena–Tolikara dan menjadi tumpuan utama mobilitas warga serta distribusi bantuan dan hasil pertanian.
Salah satu aspirasi utama adalah pembangunan jembatan di Kali Yuu yang menjadi penghubung antara Distrik Muara dengan Nikoge dan Kilulome.
“Keluhan kami hanya satu: tolong perbaiki jalan. Jalan ini adalah urat nadi kehidupan kami. Kami mohon agar aspirasi ini disampaikan kepada Bapak Gubernur Papua Pegunungan,” kata Yulius Kogoya, Kepala Distrik Muara.
Senada dengan itu, Kepala Distrik Nikoge, Nimir Kogoya, menambahkan bahwa distribusi bantuan pemerintah seperti beras sering terhambat karena jalan yang rusak. Ia berharap peningkatan infrastruktur bisa memperlancar pelayanan di bidang pendidikan dan ekonomi lokal.
Unanius Kogoya, Kepala Kampung Ambikme, mengingatkan bahwa wilayah tersebut memiliki nilai historis karena merupakan kampung masa kecil Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo. “Kami berharap pembangunan di kampung ini menjadi perhatian khusus,” ujarnya.
Wakil Ketua Wilayah Yulumbur, Yetinus Kogoya, mewakili gereja setempat, juga menyampaikan kesulitan pembangunan kantor wilayah gereja karena sulitnya akses material ke lokasi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hengky Dani Jikwa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari visi besar Gubernur Jhon Tabo untuk membangun sinergi antara adat, gereja, dan pemerintah.
“Pekerjaan jalan dan jembatan dengan kapasitas besar akan menjadi tanggung jawab provinsi. Aspirasi ini akan kami dorong agar masuk dalam program prioritas pembangunan,” ujar Hengky.(*)
