Wamena, nirmeke.com – Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan, Benny Mawel, menyatakan dukungannya terhadap kehadiran maskapai Sriwijaya Air di wilayah Papua Pegunungan. Ia menilai rute baru tersebut dapat meningkatkan konektivitas dan memperluas akses mobilitas masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
“Kami mendukung program pemerintah dalam memperluas konektivitas antarprovinsi, baik ke Papua Tengah, Sulawesi Selatan, maupun Pulau Jawa,” ujar Benny dalam keterangannya, Rabu (31/7/2025).
Menurutnya, kehadiran penerbangan langsung dengan harga tiket yang terjangkau – sekitar Rp3 juta hingga ke Makassar dan Jawa – sangat membantu masyarakat, terutama anak-anak Papua Pegunungan yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah.
“Kalau masyarakat biasa mungkin tidak terlalu punya keperluan ke luar, tapi untuk pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia, ini sangat menolong,” tambahnya.
Namun, Benny juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak dari peningkatan mobilitas tersebut, khususnya soal pengendalian penduduk. Ia merujuk pada amanat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Nomor 21 Tahun 2001, Pasal 61, yang menekankan pentingnya pengendalian penduduk demi menjamin kesejahteraan orang asli Papua (OAP).
“Perlu diatur dalam Perdasus atau Perdasi agar ada pengendalian dan jaminan hukum bagi OAP. Kalau tidak, bisa terjadi perebutan hak ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” tegas Benny.
Ia juga mewanti-wanti potensi penyalahgunaan identitas oleh pihak luar, khususnya jika harga tiket murah merupakan hasil subsidi dari pemerintah.
“Kalau tiket murah ini karena subsidi, maka pemerintah harus awasi secara ketat. Jangan sampai ada yang gunakan KTP orang Papua seenaknya untuk keluar-masuk dan menikmati potensi ekonomi di daerah ini,” tutupnya.(*)
Pewarta: Aguz Pabika
