Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Penulis Buku 46 Bahasa Daerah Apresiasi DPR Papua Pegunungan Dorong Perda Perlindungan Bahasa Lokal
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Penulis Buku 46 Bahasa Daerah Apresiasi DPR Papua Pegunungan Dorong Perda Perlindungan Bahasa Lokal
Tanah Papua

Penulis Buku 46 Bahasa Daerah Apresiasi DPR Papua Pegunungan Dorong Perda Perlindungan Bahasa Lokal

Agus Wilil
Last updated: August 27, 2025 03:41
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
6 months ago
Share
3 Min Read
Penulis buku “Bahasa Daerah 46 Suku di Lembah Baliem Wamena Papua Pegunungan”, Witen Kolago - CR AW/Nirmeke
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Penulis buku “Bahasa Daerah 46 Suku di Lembah Baliem Wamena Papua Pegunungan”, Witen Kolago, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan DPR Papua Pegunungan atas masuknya agenda perlindungan bahasa daerah dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025.

Iklan Nirmeke

Poin perlindungan bahasa daerah tercantum sebagai agenda ke-20 dalam daftar 21 rancangan peraturan daerah (raperda) yang dibahas dalam Rapat Paripurna DPR Papua Pegunungan pada Kamis, 24 Juli 2025, di Gedung Aitosa, Wamena.

“Dengan segala kerendahan hati dan rasa hormat, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, DPR Papua Pegunungan, Dinas Pariwisata, Biro Hukum, dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah mendorong regulasi ini,” ujar Witen Kolago kepada wartawan Nirmeke.com saat ditemui di sebuah kafe di Jayapura, Jumat (25/7/2025).

Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Ketua DPR Papua Pegunungan dan Ketua Bagian Penetapan Raperda, Hengki Bayage, yang menurutnya berperan penting dalam mengangkat isu pelestarian bahasa daerah dari level peraturan gubernur ke tingkat perda.

Baca Juga:  Calon Kepala Daerah di Papua Pegunungan Diwajibkan Sampaikan Visi Misi Pakai Bahasa Ibu

Menurut Witen, langkah ini merupakan tonggak sejarah dalam pelestarian bahasa lokal serta pengakuan atas identitas budaya dan keragaman etnis di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Ia menegaskan bahwa motivasi penulisan bukunya didorong oleh kekhawatiran akan punahnya bahasa daerah.

“Saya menulis buku ini karena takut bahasa daerah kita hilang. Dari wilayah Lembah Baliem, saya telah mendokumentasikan 46 bahasa daerah. Sebanyak 18 di antaranya telah saya catat secara rinci, mulai dari alfabet, huruf vokal dan konsonan, hingga kosakata,” jelasnya.

Witen menyebut keterbatasan dana menjadi hambatan utama dalam pendokumentasian seluruh bahasa. Meski begitu, ia dan timnya telah melaporkan temuan awal mereka kepada Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga:  Mediasi Pihak Pro Kontra Lokasi Kantor Gubernur Batal Karena Pihak Pro Tidak Datang

“Kami sudah menyusun kamus, bahkan menerjemahkan alfabet matematika ke dalam bahasa lokal. Tapi selama ini belum ada dukungan anggaran, baik untuk riset maupun publikasi. Baru kali ini pemerintah provinsi memberi perhatian,” tambahnya.

Ia juga menyoroti ketiadaan kurikulum formal berbasis bahasa daerah di sekolah-sekolah di wilayah Pegunungan Papua, khususnya Jayawijaya, meskipun kabupaten ini sudah berdiri sejak lama.

“Selama ini belum ada kurikulum pendidikan yang berbasis bahasa daerah. Padahal ini penting untuk menjaga identitas. Upaya kami bukan untuk kepentingan pribadi, tapi demi 46 suku yang ada di daerah ini,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Witen mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan bahasa lokal.

“Kalau bahasa daerah hilang, maka identitas etnis dan budaya kita juga ikut hilang. Cukup sudah suku-suku di pesisir yang kehilangan bahasanya, jangan sampai terjadi juga di pegunungan,” pungkasnya.(*)

Pewarta: (CR/AW)

Related

You Might Also Like

Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua Gelar Ibadah Gerbang Natal

MRP Keluarkan 6 Maklumat Dalam Rangka Perlindungan Hak-hak Orang Asli Papua

Bertemu Pj Kondomo, Mahasiswa Jayawijaya Desak Pemerintah Utamakan OAP Dalam Perekrutan

Surat Terbuka GMNI Jayawijaya: “Orang Wamena Bukan Teroris”

Perkuat Perdamaian Di Papua, PLII Gelar Nobar Film Gandhi

TAGGED:Penulis Buku 46 Bahasa DaerahPerda Perlindungan Bahasa LokalWiten Kolago

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Wakil Bupati Yahukimo Resmi Tutup Turnamen Futsal Yahukimo Cup I 2025
Next Article Jelajah Papua| Tangma Tak Lupa Luka, Tapi Tetap Menyambut dengan Cinta
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
1 day ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
1 day ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
HeadlineLingkunganTanah Papua

Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN

10 months ago
Tanah Papua

143 Umat Terima Sakramen Krisma di Gereja Kristus Raja Ilugwa dari Uskup Yanuarius

9 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Jembatan Gantung Gelok Beam–Gamelia Mulai Dibangun, DPR Papua Pegunungan Ikut Kawal

4 months ago
PolhukamTanah Papua

Sidang Ke-8 Kasus Penembakan Thobias Silak Digelar di PN Wamena, Empat Anggota Brimob Diperiksa sebagai Saksi

5 months ago
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Festival Budaya 12 Suku Yahukimo, HIPMI Dorong Pemerintah Perhatikan UMKM Lokal

5 months ago
Tanah Papua

Bacaleg DPC PPP Yahukimo Didominasi Kaum Milenial

3 years ago
KerjasamaTanah Papua

Jones Janji ketika Terpilih akan Pindahkan Lokasi Pembangunan kantor Gubernur

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Operasi Militer di Lanny Jaya, Ribuan Warga Melagi Mengungsi

3 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?