Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Darakma Keluarkan Pernyataan Sikap untuk Warga Sipil di Wamena
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Berita Papua > Polhukam > TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Darakma Keluarkan Pernyataan Sikap untuk Warga Sipil di Wamena
PolhukamTanah Papua

TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Darakma Keluarkan Pernyataan Sikap untuk Warga Sipil di Wamena

admin
Last updated: June 10, 2025 14:29
By
admin
Byadmin
Follow:
6 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap III Ndugama-Darakma mengeluarkan pernyataan sikap resmi kepada publik, khususnya kepada warga sipil di Wamena, Papua Pegunungan. Pernyataan ini merupakan yang kedua kalinya disampaikan kelompok bersenjata tersebut, dan disiarkan melalui siaran pers tertanggal 31 Mei 2025.

Iklan Nirmeke

Dalam pernyataan yang diterima redaksi, juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyampaikan bahwa pasukan Kodap III bersama 13 batalion dan tiga komando wilayah pertahanan (Kowip) saat ini berada di Wamena. Mereka menegaskan kehadirannya bukan untuk menyerang warga sipil, melainkan menyasar aparat keamanan Republik Indonesia.

Tegaskan Tidak Menyasar Warga Sipil

TPNPB menyatakan bahwa perjuangan bersenjata mereka merupakan bagian dari revolusi gerilya untuk kemerdekaan Papua, dan menegaskan bahwa masyarakat sipil tidak menjadi target serangan mereka.

Baca Juga:  Masyarakat Lapago Jangan Jual Tanah Sembarangan Sambut DOB

“Kami ini milik bangsa Papua, bukan milik suku, marga, atau keluarga. Kami tidak berperang dengan masyarakat sipil, tetapi dengan TNI dan Polri,” demikian bunyi salah satu poin dalam pernyataan resmi tersebut.

Kritik Terhadap Pernyataan Soal Pengungsi Nduga

TPNPB juga merespons pernyataan sejumlah tokoh yang meminta agar warga pengungsi asal Nduga dipulangkan dari Wamena. Mereka menegaskan bahwa masyarakat Nduga adalah bagian dari penduduk asli wilayah pegunungan tengah, dan tidak seharusnya dianggap sebagai pendatang atau diusir.

“Orang Nduga adalah warga asli yang punya hak hidup di Wamena. Tidak ada yang berhak mengusir mereka,” tegas pernyataan itu.

Kelompok ini juga meminta agar pemerintah provinsi, bupati, serta lembaga seperti Majelis Rakyat Papua (MRP), DPRP, dan gereja ikut menjamin keselamatan warga sipil dan pengungsi di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Kuota IPDN Provinsi PP Tidak Ada Keterwakilan OAP, Pj Kondomo Diminta Copot Kepala BKD

Klaim Perang Gerilya Akan Terus Berlanjut

Dalam pernyataan itu, TPNPB menyebut bahwa seluruh kekuatan bersenjata mereka telah diperintahkan untuk aktif di wilayah Wamena. Mereka menyatakan tidak akan mundur dan menolak upaya pelarangan atau intervensi terhadap aktivitas mereka.

TPNPB juga mengkritik upaya pemerintah membangun infrastruktur atau kantor di tengah konflik yang mereka klaim masih aktif.

Iklan Otomatis

“Selama belum merdeka, belum waktunya urus kantor-kantor atau proyek pemerintah. Kami masih dalam perang gerilya,” bunyi pernyataan tersebut.

Pasukan TPNPB-OPM di Puncak Jaya – Dok

Seruan untuk Menghindari Stigmatisasi

Kelompok ini mengingatkan agar tidak ada warga atau aparat yang menuding masyarakat sipil sebagai bagian dari TPNPB tanpa dasar yang jelas. Mereka menyebut bahwa tuduhan semacam itu justru memperburuk situasi keamanan dan memperbesar risiko jatuhnya korban dari kalangan sipil.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Jembatan Gantung Gelok Beam–Gamelia Mulai Dibangun, DPR Papua Pegunungan Ikut Kawal

Rakyat Intan Jaya Desak Pemerintah Usut Pembunuhan 15 Warga Sipil di Soanggama

Papua, Pulau dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar di Indonesia

KNPB Balim-Wamena Sampaikan Sikap Terkait Bencana Banjir dan Peringatan 1 Mei

Bupati Yahukimo Serahkan 19 Rumah untuk Warga Terdampak Konflik 3 Oktober 2021

TAGGED:Pengungsi NdugaTPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Darakma

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Kapitalisme Kolonial dan Penjajahan Baru di Tanah Papua
Next Article Surat Terbuka GMNI Jayawijaya: “Orang Wamena Bukan Teroris”
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
3 days ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Wakil Gubernur dan Bupati Jayawijaya Hadiri Yubelium 50 Tahun GKII Hitigima: “Iman Jangan Pecah, Gereja Harus Bersatu

3 months ago
PolhukamTanah Papua

Keluarga dan Warga Yahukimo Desak Polisi Tegakkan Keadilan untuk Vicktor Deyal

3 months ago
LingkunganTanah Papua

Jelang Sinode 2026, Umat Katolik Tanam Pohon dan Kebun Sinode di Wesaput

4 months ago
PendidikanTanah Papua

Aksi Lukatok Ketiga Untuk Membangun Gereja Manusia

2 years ago
Tanah Papua

Masyarakat Tagi Janji Bupati Jayawijaya Untuk Lakukan Pilkades Serentak Secara Demokratis

3 years ago
Tanah Papua

Rakyat Papua Sampaikan Tujuh Tuntutan ke Menteri HAM Natalius Pigai

6 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

3 months ago
PolhukamTanah Papua

Rumah Ibadah Rusak, Kebun Warga Dirampas: Pemuda Papua Laporkan TNI Non-Organik ke Komnas HAM

3 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?