Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kekurangan Guru dan Dampak Banjir Hambat Pendidikan di Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Berita Papua > Pendidikan > Kekurangan Guru dan Dampak Banjir Hambat Pendidikan di Jayawijaya
Pendidikan

Kekurangan Guru dan Dampak Banjir Hambat Pendidikan di Jayawijaya

admin
Last updated: May 20, 2025 10:44
By
admin
Byadmin
Follow:
8 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, masih berlangsung tidak efektif akibat dampak banjir yang melanda beberapa wilayah. Selain itu, minimnya tenaga pengajar memperparah kondisi pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil.

Iklan Nirmeke

Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Dinas Pendidikan setempat untuk segera mengambil langkah konkret guna menyelamatkan masa depan generasi muda Jayawijaya.

“Saya menghimbau pemerintah daerah agar memberi perhatian serius terhadap sekolah-sekolah di kampung. Saat mengunjungi SD Inpres Abusa di Distrik Kurulu, saya melihat sendiri bahwa hanya ada tiga guru yang mengajar siswa dari kelas 1 hingga 6,” ungkap Fransina saat melakukan kunjungan pada Senin (19/5/2025).

Ia menegaskan bahwa permasalahan kekurangan tenaga pendidik tidak hanya terjadi di Kampung Abusa, yang letaknya cukup dekat dengan pusat kota, tetapi juga di hampir semua distrik pinggiran.

Baca Juga:  Dampak DOB, Banyak Mahasiswa OAP Terancam Putus Kuliah

“Kalau di wilayah dekat kota saja kekurangan guru, bagaimana dengan yang lebih jauh? Ini harus jadi perhatian serius. Pemda dan dinas terkait perlu segera menambah tenaga pengajar,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat itu.

Fransina juga mendesak pemerintah daerah untuk segera membentuk tim khusus yang turun langsung ke sekolah-sekolah guna mengevaluasi dan mencari solusi terhadap keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan.

“Kami berharap tim segera dibentuk dan turun ke lapangan. Kalau guru terbatas, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan baik? Ini sangat disayangkan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fransina Daby turut mendampingi Ketua TP PKK Papua Pegunungan, Ny. Yuliana Kobak, bersama tim Posyandu. Mereka meninjau kondisi gizi anak-anak serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Baca Juga:  Ribuan Warga Wamena Mengungsi Akibat Banjir, 1.289 Rumah dan 169 Hektare Kebun Terendam

“Bantuan kami mungkin tidak seberapa, tapi kami datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat agar bisa kami sampaikan kepada pemerintah. Sebagai istri Wakil Gubernur, saya juga akan menyampaikan hal ini langsung ke pihak terkait,” tutur Yuliana.

Sementara itu, tokoh pemuda Kampung Abusa, Yakob Pawika, menyampaikan pentingnya kehadiran tenaga medis yang rutin di kampung mereka. Ia mengenang peristiwa beberapa tahun lalu ketika warga meninggal dunia pasca banjir karena tidak mendapat penanganan medis.

“Kami tidak ingin kejadian itu terulang. Selain itu, warga juga kekurangan pangan karena lahan pertanian terendam dan gagal panen,” ungkap Yakob.(*)

Related

You Might Also Like

Markus Haluk Ingatkan Mahasiswa Jayawijaya Tentang Pentingnya Literasi

Umat Katolik Yogonima Kembali Gelar Aksi Lukatok yang Keempat

Tanpa Gedung, Tanpa Upah, Tapi Penuh Cinta: 17 Anak Pengungsi Lulus dari SD Kristen Duma

Pemuda Pendobrak Perubahan

Raih 74 Suara, Naila Siep Pimpin HMPJ Kota Studi Jayapura Periode 2023-2025

TAGGED:Banjir di WamenaSekolah di Wamena Terendam Banjir

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Pemkab Lanny Jaya Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir di Tiga Distrik
Next Article Mahasiswa Papua di Sumatera Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Wamena
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
1 day ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
1 day ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Pendidikan

Yafet Saram Terima Aspirasi Mahasiswa Yahukimo Terkait Beasiswa: Akan Evaluasi Mekanisme Penyaluran

7 months ago
Pendidikan

Dinas Pendidikan Yahukimo dan BP KPMY Verifikasi Data Penerima Beasiswa 2025

6 months ago
Pendidikan

Ikatan Distrik Emdomen asal Yahukimo Kota Studi Jayapura Rayakan HUT ke-I

3 years ago
PendidikanTanah Papua

KNPB Konsulat Makassar Gelar Pendidikan Politik Terbuka di Asrama Cenderawasih

2 months ago
Pendidikan

Pilot Muda Papua Aben Salak Disambut Syukuran Tiga Gereja dan Delapan Kampung di Waniok

4 months ago
Pendidikan

Memprihatinkan, Pelajar dan Mahasiswa Jayawijaya Minta Pemda Perhatikan Kantor Perwakilan di Jayapura

2 years ago
PendidikanTanah Papua

Fransina Daby Buka Seminar dan Salurkan Bantuan ke Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura

2 months ago
LingkunganPendidikan

Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya

2 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?