Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Krisis Pangan Akibat Banjir Wamena: WALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Berita Papua > Lingkungan > Krisis Pangan Akibat Banjir Wamena: WALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan
LingkunganTanah Papua

Krisis Pangan Akibat Banjir Wamena: WALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan

admin
Last updated: August 19, 2025 16:08
By
admin
Byadmin
Follow:
9 months ago
Share
2 Min Read
SHARE

Wamena Rawan Bencana Ekologi, Masyarakat Diminta Perhatikan Lingkungan Hidup – Pemerintah Diminta Rencanakan Pembangunan yang Berkelanjutan

Wamena, nirmeke.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua menyatakan keprihatinan mendalam atas bencana banjir bandang yang kembali melanda wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Banjir ini mempertegas bahwa wilayah tersebut semakin rawan bencana ekologis akibat kerusakan lingkungan yang terus terjadi.

Iklan Nirmeke

WALHI Papua menegaskan bahwa banjir tersebut bukan sekadar fenomena alam, melainkan dampak nyata dari krisis ekologis yang dipicu oleh perubahan tutupan lahan, deforestasi, alih fungsi hutan, dan lemahnya tata kelola lingkungan. Situasi ini diperparah oleh minimnya perencanaan pembangunan yang berlandaskan prinsip keberlanjutan dan perlindungan ekosistem pegunungan Papua.

“Wamena saat ini berada dalam kondisi krisis ekologis. Ini bukan lagi bencana biasa, melainkan sinyal keras bahwa alam Papua sedang rusak. Kami menyerukan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dan kepada pemerintah agar menghentikan pola pembangunan yang eksploitatif,” ujar Maikel Peuki Direktur Eksekutif WALHI Papua.

Baca Juga:  Memperingati Hari Pekabaran Injil di Lembah Hugulama, Umat Katolik di Jayapura Gelar Diskusi Santai

Lebih lanjut, WALHI Papua menyoroti bahwa bencana ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan fisik dan terganggunya aktivitas warga, tetapi juga berdampak serius pada ketahanan pangan lokal. Lahan pertanian masyarakat rusak, sistem irigasi alami terganggu, dan stok bahan pangan tradisional menjadi terancam. Ini berpotensi menyebabkan krisis pangan dalam waktu dekat, terutama di wilayah yang bergantung pada hasil kebun dan hutan.

“Dampak banjir sangat rentan dirasakan oleh kelompok-kelompok yang selama ini termarjinalkan, terutama perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia. Mereka adalah kelompok yang paling sedikit aksesnya terhadap perlindungan dan pemulihan saat terjadi bencana,” tambahnya.

Baca Juga:  Triwulan Pertama 2023, 278.564 Orang Masuk ke Papua Melalui 3 Bandara

WALHI Papua mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk:

  1. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata ruang dan kebijakan pembangunan yang berdampak pada ekosistem lokal.
  2. Menghentikan sementara semua proyek pembangunan yang berpotensi merusak lingkungan hingga dilakukan audit lingkungan secara terbuka.
  3. Menyusun rencana pemulihan ekologi yang inklusif, memperhatikan kebutuhan kelompok rentan serta melibatkan masyarakat adat sebagai pemilik wilayah secara kultural dan ekologis.
  4. Menjamin bantuan kemanusiaan, termasuk pangan, air bersih, dan layanan kesehatan, dapat menjangkau seluruh kelompok terdampak, terutama perempuan dan anak-anak. (*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Walhi Papua Ingatkan Pemerintah Pertimbangkan  Penempatan Lokasi Kantor Gubernur di Lahan Pangan Masyarakat Adat

335 Panwaslu Kabupaten Lanny Jaya Dilantik

Musyawarah Besar Suku Wio Dorong Keamanan Sosial dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan di Wamena

Indonesia Mengintensifkan Operasi Keamanan di Tanah Papua

Dandim Jayawijaya Tanggapi Penolakan Warga Ibele Terhadap Kehadiran TNI Non-Organik

TAGGED:Banjir di WamenaKrisis Pangan Akibat Banjir WamenaWALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article MRP Papua Pegunungan Gelar Rapat Pleno dan Pemilihan Alat Kelengkapan Masa Sidang II Tahun 2025
Next Article Lanny Jaya Jadi Pelopor Sekolah Rakyat di Papua Pegunungan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
1 day ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
1 day ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

4 months ago
Tanah Papua

Mahasiswa Papua di Sumatera Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Wamena

8 months ago
Tanah Papua

Pilkada Kabupaten Lanny Jaya Tahun 2024 Telah Selesai: Saatnya Bersatu Bangun Lanny Jaya

11 months ago
HeadlineTanah Papua

Ini Agenda Umat Katolik di Kampung Yogonima Sambut Tahun Baru 2024

2 years ago
PendidikanTanah Papua

Bupati Yahukimo Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah, Simbol Komitmen Pembangunan Pendidikan

8 months ago
Tanah Papua

Asosiasi Pencaker Lokal Mimika Desak Perusahaan Kontraktor Libatkan Tenaga Kerja Asli Papua

2 months ago
Kabupaten Lanny JayaTanah Papua

Semangat Mama-Mama Papua Warnai Konferensi Baptis, Bupati Lanny Jaya Serahkan Rp1 Miliar

7 months ago
PolhukamTanah Papua

Demo Mahasiswa Papua di Bali Dilempari Batu dan Sambal Pedas Dari Ormas

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?