Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Umat Katolik Pribumi Papua Layangkan Surat Terbuka Kepada Uskup Agung Merauke
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Berita Papua > Lingkungan > Umat Katolik Pribumi Papua Layangkan Surat Terbuka Kepada Uskup Agung Merauke
LingkunganTanah Papua

Umat Katolik Pribumi Papua Layangkan Surat Terbuka Kepada Uskup Agung Merauke

admin
Last updated: September 30, 2024 10:50
By
admin
Byadmin
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
Uskup Agung Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Uskup Agung Mgr. Petrus Canisius Mandagi mendukung upaya cetak sawah yang akan dilakukan pemerintah pada tahun 2025 mendatang.
SHARE

Oleh: Soleman Itlay

Iklan Nirmeke

Terkait pernyataan Uskup Agung Merauke yang Kontroversial! Yang Mulia, Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus C. Mandagi, MSC di Merauke.

Dalam kesedihan yang mendalam, saya menyapa Yang Mulia, Bapa Uskup Agung Merauke dengan salam damai Tuhan. Semoga Bapa Uskup sehat-sehat slalu dalam menggembalakan domba-domba di Keuskupan Agung Merauke.

Yang Mulia, pada kesempatan ini saya hendak menganggapi pernyataan Bapa Uskup Agung Merauke terkait proyek strategis nasional melalui video yang berjudul: “Cetak Sawah Untuk Kemanusiaan, Pesan Uskup Agung Merauke Untuk Rakyat Papua Selatan,” yang berdurasi 3:57 menit, sebagaimana tersebar di media masa.

Setelah mendengar pernyataan Bapa Uskup Mandagi tersebut, saya hendak menanggapi sebagai berikut:

  1. Saya melihat pernyataan Bapa Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC ini sangat keliru, tidak terukur, dan amat kontroversial; tidak objektif; arogan; otoriter dan bertentangan dengan ASG dan Ensikli Laudato Si.
  2. Pernyataan Bapa Uskup benar-benar sangat melukai hati dan perasaan umat yang saat ini berjuang dan menolak perusahaan yang dikendalikan oleh kaum elit politik lokal dan nasional itu.
  3. Pernyataan Yang Mulia tidak pro pada umat kecil setempat yang hak-hak dasarnya dicaplok oleh elit politik lokal hingga nasional. Sebaliknya Bapa Uskup hanya pro pada penguasa dan pengusaha yang memiliki kekuasaan dan modal yang besar.
  4. Saya mau tanya: apakah Yang Mulia telah melakukan riset mendalam atau memiliki bahan kajian ilmiah dan mengantongi Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dengan berani mengeluarkan pernyataan yang sangat melukai umat dan masyarakat yang menjadi korban atas kehadiran perusahaan tersebut?
  5. Sikap dan keberpihakan Bapa Uskup seperti ini menunjukkan bahwa, umat Katolik di Keuskupan Agung Merauke tidak punya harapan dan masa depan di tangan Bapa Uskup dan hirarki Gereja Katolik setempat.
  6. Mohon maaf bila saya sampaikan ini: seandainya Tuhan tahu bahwa “Bapa Uskup” tidak akan pernah berpihak pada orang-orang kecil, tak berdaya dan membutuhkan pertolongan, lebih baik “saya” tidak dilahirkan ataupun ditugaskan di Keuskupan Agung Merauke yang tercinta ini. “Anda, maksudnya saya” tidak pantas disebut sebagai gembala bagi domba-domba di Keuskupan ini.
  7. Jujur saja, saya menyesal memiliki gembala seperti “Anda” yang tidak memiliki hati nurani; tidak memahami kebudayaan masyarakat dan dinamika pastoral umat di Tanah Papua, khususnya di wilayah Keuskupan Agung Merauke yang lama menderita akibat kehadiran sejumlah perusahan kepala sakit sejak 1990-an.
  8. Saya harap Bapa Uskup Mandagi sebagai “Gembala yang baik” melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada umat dan masyarakat di Papua Selatan. Karena pernyataan “Anda” sekali lagi telah melukai hati dan perasaan umat setempat.
  9. Harap supaya Bapa Uskup lahir kembali dengan cara: membaca dokumen gereja, yakni ASG dan Ensiklik Laudato Si serta orientasi gereja sinodal yang menekankan pada aspek ekologis secara baik.
  10. Jika Bapa Uskup Mandagi masih memiliki hati nurani sebagai manusia, dan gembala yang baik, harap supaya dengan suara kenabian menyuarakan keluh kesah umat sebagai keluh kesah gereja.
  11. Saya tulis surat terbuka sebagai domba yang memiliki empati dan solidaritas kemanusiaan yang melampaui sekat otonomi Gereja dan otonomi daerah. Sekali lagi saya tulis sebagai orang Papua dan orang Katolik, meskipun orang akan mempersoalkan menyangkut wilayah gerejawi dlsb.
Baca Juga:  Hari Misi Pekabaran Injil di Lembah Hugulama

Demikian surat terbuka ini saya tulis dengan harapan dipertimbangkan dan memberikan perhatian bagi umat setempat yang membutuhkan suara kenabian, atas kejeliannya diucapkan selamat merefleksikan. Salam: *Satu Papua Satu Katolik atau Satu Katolik Satu Papua.”

Baca Juga:  Uskup Pro Investasi Serta Ancaman Kehadiran Tentara di Lokasi PSN

)* Umat Katolik Pribumi di Tanah Papua (Keuskupan Jayapura)

Related

You Might Also Like

YKKMP Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Dugaan Pungli Aparat di Beoga

Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena Ditargetkan Rampung 2024

Cek Keaktifan ASN, BKD Lanny Jaya Minta OPD Lapor Data Pemutasian ASN

Bintang Kejora Berkibar Saat Upacara 17 Agustus di Merauke Hari ini

Bupati Lanny Jaya Serahkan Bantuan Beras 61 Ton untuk 5 Distrik

TAGGED:Defortasi Hutan di MeraukeMgr. Petrus C. Mandagi MSCPengerusakan Hutan di MeraukeSoleman ItlayUmat Katolik Pribumi di Tanah PapuaUskup Agung Merauke

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Pesan Perpisahan Untuk Pilot Philip Mark Merthens
Next Article Isu Naiwerek dan Propaganda Penantang: Respons Bijak bagi Orang Baliem
2 Comments 2 Comments
  • Jazon Af says:
    September 30, 2024 at 22:28

    Dengan tidak mengargai sebagai domba domba yang sementara masi masi mencari perlindungan kepada siapa kami akan berlindung, dan kepada siapa kami meminta mohon untuk tanah kita, hutan kita yang sedang diarmpslas oleh para elit elit politik lokal atau nasional segala penipuan di lakukan diatas negeri orang kulit hitam rambut keriting,
    Gembalah siapakah yang akan menerima suara kita sebagai dombamu yang tak bersalah.
    Rakyatmu sedang mencari, dan meraba dimanakah 5 suara hati kita yang sedang di aembunyikan oleh bapak gembala sampai hari ini kami belum menerima dan juga belum bertemu suara kita sebenarnya yang dititipkan lewat hati kami. Orang Rambut keriting, kulit hitam…

    Reply
  • Agustinus Riwu says:
    October 19, 2024 at 11:08

    Keberpihakan seorang gembala terhadap domba yang sedang terjepit, adalah keniscayaan yang patut dimiliki oleh seorang Uskup.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
1 day ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
1 day ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

KNPB Tegaskan Disiplin Perjuangan, Klarifikasi Pernyataan Jubir TPNPB

2 months ago
Kabupaten Lanny JayaTanah Papua

Masyarakat dan Pemda Lanny Jaya Sambut Bupati Aletinus dan Wakil Fredi Dengan Sukacita

11 months ago
Tanah Papua

Louching Indeks Kerawanan Pemilu, Bawaslu Lanny Jaya Minta Semua Pihak Jaga Netralitas

1 year ago
Tanah Papua

Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20

1 month ago
Tanah Papua

Mahasiswa Puncak di Gorontalo Desak Panglima TNI Adili Pelaku Penembakan Terina Murib

11 months ago
PolhukamTanah Papua

Sidang Kasus Penembakan Thobias Silak: Dua Saksi Anak Ungkap Kronologi di Depan Majelis Hakim

6 months ago
HeadlineTanah Papua

JRB Gunakan Isu Pergantian Kepala Kampung untuk Menangkan Pilkada 2024 di Jayawijaya

1 year ago
Tanah Papua

Panitia Pembangunan Aula STT Baptis Papua Dilantik

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?