Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pejuang Harus Mendidik Rakyat Dengan Benar, Bukan Memprovokasi Rakyat Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Pejuang Harus Mendidik Rakyat Dengan Benar, Bukan Memprovokasi Rakyat Papua
Tanah Papua

Pejuang Harus Mendidik Rakyat Dengan Benar, Bukan Memprovokasi Rakyat Papua

admin
Last updated: December 11, 2023 14:37
By
admin
Byadmin
Follow:
2 years ago
Share
3 Min Read
Presiden Eksekutif United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP, Manase Tabuni (kiri) bersama Sekretaris Eksekutif ULMWP, Markus Haluk (kanan) memberikan keterangan pers - Dok
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Sekretaris Eksekutif United Liberation Movement West Papua (ULMWP) Markus Haluk menegaskan ke para pejuang Papua Merdeka agar tidak menjual isu Jeda Kemanusiaan dan Dialog untuk menprovokasi rakyat Papua untuk menggoncangkan dan menjatuhkan kepemimpinan ULMWP dan Hasil KTT 2 ULMWP.

Iklan Nirmeke

“Para pihak yang saat ini sedang memprovokasi rakyat Papua adalah mereka yang punya pikiran licik, tidak berbudaya dan bermoral. Cara macam ini tidak jamannya lagi diabad ini dalam generasi milenial ini,” tegas Haluk.

Markus juga menyinggung tulisan Sofyan Yoman tentang Jedah Kemanusiaan adalah Jebakan Jakarta kepada MRP, WPCC dan ULMWP.

“Kenapa mereka yang bicara dan tulis berkoar-koar tentang Jeda Kemanusiaan, selama ini kami pertemuan, duduk makan minum sama-sama, di DGP? Bukankah para pihak ini juga hadir dalam KTT 2 ULMWP 22, 26 Agustus-3 September 2023? Mengapa mereka tidak pernah bertanya tentang mengapa dan kenapa ditandatangani Jeda Kemanusiaan Papua? Apa yang terjadi dan bagaimana ke depannya?,” tanya Haluk.

Baca Juga:  Tokoh Papua Ingatkan Wamendagri Jangan Rusak Kebun dan Tatanan Adat Orang Hubula

Haluk menilai dari fakta yang terjadi mereka ini hanya bisa memproduksi tulisan hoax, gosip di belakang-belakang, saling menuduh, orasi di depan pendukungnya. Pejuang dan pemimpin model ini sesungguhnya menelanjangi diri kuakitas mereka. Mereka sedang perlihatkan siapa diri mereka,” terangnya.

Menurut Haluk, Orang tua kita sebagai orang Melanesia, apabila ada sesuatu masalah secara turun temurun kalau ada masalah bicara di Kunume, Honai, Jamewa, Itongoi, Para-para Adat bukan bicara berkoar-koar di luar rumah. Dalam konteks ULMWP, sebagai rumah bersama forumnya telah tercipta dan terjadi tanggal, 22, 26 Agustus -3 September 2023 di Vanuatu.

“Dalam LPJ kami angkat tentang fakta “Jeda Kemanusiaan Papua” namun anda diam dan tepukau mendengarkannya. Tetapi sebaliknya, setelah keluar ruangan, pasca KTT 2 angkat lagi hal yang sama, isu, gosip tentang Jeda Kemanusiaan Papua. Beginikah watak dan budaya orang Papua? Bukankah ini yang kita selalu lawan karena berbudaya dan waktak kolonial sesungguh: pura-pura alim di depab tetapi hati dan perilakunya busuk, bengis dan tidak tahu adat?,” sindir Haluk.

Baca Juga:  Ada 42 Kursi Calon Anggota Majelis Rakyat Papua Pegunungan

Sekjen ULMWP meminta para pejuang Papua Merdeka untuk buka topeng. Bicara jujur. Mendidik rakyat dengar benar atas fakta dan dasar kebenaran bukan atas hasim asumsi, provokasi dan janji-janji palsu.

“Saya minta apabila masih ada orang Papua siapapun anda yang hendak ingin dengar tentang Jeda Kemanusiaan Papua datang temui saya Markus Haluk. Bukan memprovokasi di ruang media sosial,” tegas Markus Haluk. (*)

Related

You Might Also Like

Distrik Libarek Gelar Syukuran dan Serah Terima Lima Kepala Kampung, Ini Pesan Kadistrik Baru

Rakyat Papua Sampaikan Tujuh Tuntutan ke Menteri HAM Natalius Pigai

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Terbuka Jones dan Murni di Wamena

KPU Lanny Jaya Minta Masyarakat Kawal Suara dan Berani Laporkan Kecurangan di Lapangan

Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

TAGGED:Jeda Kemanusiaan PapuaKTT 2 ULMWPMarkus HalukPejuang Papua MerdekaUnited Liberation Movement West Papua (ULMWP)

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Sejarah Hari HAM Dan Realitas Indonesia
Next Article Pertama Kali, Christmas Festival Bakal Digelar di Wamena 
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
3 days ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
4 days ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
4 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Kecam Pernyataan Diskriminatif Walikota Jayapura, Wenda: Jangan Pakai Jabatan untuk Lukai Sesama OAP

7 months ago
Tanah Papua

Perkuat Basis Gerakan Perlawanan, Sekretariat KNPB Wilayah Yalimo Diresmikan

2 years ago
Tanah Papua

Masyarakat Wadangku Beri Pana dan Noken ke Antonius Wetipo Untuk Menangkan Pilkada 2024

1 year ago
Tanah Papua

Bupati Lanny Jaya Serahkan SK CPNS dan PPPK pada Peringatan Hardiknas 2025

9 months ago
HeadlineTanah Papua

Pos TNI di Mugi Diserang TPNPB, 6 Meninggal Dunia dan Puluhan Orang Hilang

3 years ago
InfrastrukturTanah Papua

Mediasi Pihak Pro Kontra Lokasi Kantor Gubernur Batal Karena Pihak Pro Tidak Datang

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Mahasiswa Lapago Minta Pemerintah Selesaikan Persoalan Pro Kontra Lokasi Penempatan Kantor Gubernur

3 years ago
Kabupaten Lanny JayaTanah Papua

Semangat Mama-Mama Papua Warnai Konferensi Baptis, Bupati Lanny Jaya Serahkan Rp1 Miliar

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?