Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura
Tanah Papua

Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura

Redaksi
Last updated: August 21, 2023 08:31
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
2 years ago
Share
3 Min Read
Masa aksi KNPB di lapangan Zakeus Padang Bulan, Abepura, Selasa (15/8/2023) - (Hubertus Gobai/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Sempat dihadang oleh aparat kepolisian, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) akhirnya mengelar aksi dan orasi politik di lapangan Zakeus, Padang Bulan Abepura, Selasa (15/8/2023).

Iklan Nirmeke

Aksi demo damai KNPB bersama rakyat Papua hari dilakukan guna menolak Perjanjian New York 1962 antara Indonesia dan Belanda yang menjadi dasar aneksasi Papua melalui Pepera 1969 yang ilegal dan penuh manipulatif.

Selain itu, hari ini KNPB juga turun jalan memperingati bulan Rasisme terhadap orang Papua yang akan di peringati setiap tahun di bulan Agustus.

Ketua Umum KNPB Pusat Agus Kossay menyatakan sikap bahwa perjanjian New York Agreement adalah cacat Hukum, karena produk hukum internasional penyerahan Administrasi Papua Barat kepada indonesia tanpa melibatkan orang Papua dan perjanjian itu menurut kami ilegal.

“Kami KNPB menuntut agar Perserikan Bangsa – Bangsa (PBB), segera mengugat kembali perjanjian New York Agreement karena Wilayah Papua di caplok masuk kedalam NKRI adalah Ilegal,” ujarnya.

Baca Juga:  Umat Katolik Yogonima Harap Uskup Jayapura Lebih Memprioritaskan Pembangunan Gereja Manusia

Kris Yelemaken, Korlap aksi mengatakan aksi demostrasi KNPB melakukan dengan maksud agar Perserikatan Bangsa – Bangsa tinjau kembali produk hukum internasional penuh dengan rekayasa yang dilaksanakan oleh Amerika, Belanda, dan Indonesia di kota New York Amerika Serikat pada 15 agustus 2023, karena perjanjian itu sepihak bersifat rasisme dan diskriminasi terhadap orang Papua.

“Aksi hari ini dilakukan di beberapa titik di kota Jayapura diantaranya, Perumahan III waena, Expo, Lingkaran Abepura, Gapura Uncen, dan Sentani. Aksi ini dilakukan di seluruh kota dan kabupaten Jayapura pada Selasa 15 Agustus 2023,” ujarnya.

Sebelumnya masa aksi bergerak dari Perumnas III Waena bergerak menuju Abepura dan di hadang aparat di Padang Bulan jalan naik Sekolah Tinggi Fajar Timur (STFT), dan masa diarahkan naik ke asrama Tunas Harapan.

“Hingga pukul 11.31 WIT, masih masih bertahan di asrama Tunas Harapan. Masa aksi akhirnya mengelar aksi di halaman lapangan Zakeus dengan penyampaian orasi politik dan pembacaan stagmen pernyataan sikap dan masa aksi membubarkan diri secara aman ke rumah masing-masing,” terangnya.

Baca Juga:  Tujuan Pemekaran Provinsi di Tanah Papua

Selain itu, kata dia, walaupun KNPB sudah mengajukan surat ijin ke Polresta Jayapura dan Polda Papua, pihak berwajib tidak mengizinkan mereka lakukan aksi demo. Dengan alasan tersebut aksi yang di lakukan KNPB di beberapa titik di kota Jayapura di bubarkan paksa oleh aparat keamanan gabungan TNI, Polri dan Brimob Polda Papua.

“Ada masa aksi yang di tangkap, di pukul hingga di tembaki gas air mata dan water Canon. Dengan alasan tidak ada ijin polisi dengan brutal memukul mundur masa aksi di Sentani dipukul (terluka) dan di asrama Nimin masa aksi di tembaki gas air mata dan water Canon,” tegasnya.(*)

CP1: Hubertus Gobai

Related

You Might Also Like

Mahasiswa Nduga Desak Pemerintah dan Aparat Hentikan Konflik di Kenyam

Demo Mahasiswa Papua di Bali Dilempari Batu dan Sambal Pedas Dari Ormas

PJ. Semuel gelar Pertemuan Perdana Dengan OPD. Ini Sejumlah Penegasannya

Kejati Papua Minta Permohonan Pra Peradilan Plt Bupati Mimika Dinyatakan Gugur

Ujaran Rasis Picu Kerusuhan di Yalimo, Satu Orang Tewas dan Dua Luka Akibat Tembakan Aparat

TAGGED:Aktivis KNPB DitangkapDemo KNPB di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Mahasiswa Uncen Usulkan Daniel Womsiwor Jadi Dekan FIK, Ini Alasannya
Next Article Menanti Pembebasan Sandera Pilot Susi Air
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
3 days ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
4 days ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
4 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Dandim Jayawijaya Tanggapi Penolakan Warga Ibele Terhadap Kehadiran TNI Non-Organik

6 months ago
HeadlineTanah Papua

Asosiasi Wartawan Papua Resmi Dilaunching di Jayapura

2 years ago
Tanah Papua

Mendagri Tito Dan Gubernur Enembe Bersepakat Dorong Pemekaran Tujuh Provinsi

4 years ago
PendidikanSastraTanah Papua

Sekolah Adat “Santo Yohanes Pembaptis II” Resmi Dibuka di Sumunikama, Papua Pegunungan

9 months ago
PolhukamTanah Papua

83 Warga Yahukimo Mengungsi Usai Himbauan Operasi Militer di Dekai

2 months ago
HeadlineTanah Papua

Yel-yel Papua Merdeka dan Teriakan Referendum Bukan Makar

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Breaking News : Pelajar di Wamena Demo Damai Tolak Makanan Gratis

11 months ago
Tanah Papua

MRP Papua Pegunungan Gelar Rapat Pleno dan Pemilihan Alat Kelengkapan Masa Sidang II Tahun 2025

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?