Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pimpinan Gereja di Papua Desak Kemendagri RI Lantik Anggota MRP Terpilih
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Pimpinan Gereja di Papua Desak Kemendagri RI Lantik Anggota MRP Terpilih
Tanah Papua

Pimpinan Gereja di Papua Desak Kemendagri RI Lantik Anggota MRP Terpilih

Redaksi
Last updated: July 26, 2023 22:17
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
2 years ago
Share
4 Min Read
Asosiasi Pendeta Indoensia (API) saat melakukan Kumpa Pers di, Jayapura, Rabu (26/7/2-23) - (Aguz - Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Mengingat peran Majelis Rakyat Papua, (MRP) sangat penting dalam mengakomodir hak Orang Asli Papua (OAP) sesuai Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus), Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua meminta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia segera mengesahkan dan melantik anggota MRP terpilih Periode 2023 – 2028.

Iklan Nirmeke

Permintaan agar Mendagri segera melantik mrp ini tentu beralasan lantaran sampai dengan saat ini sudah mencapai 30 hari setelah diserahkan nama-nama calon anggota MRP dan ini sesuai aturan maka sudah seharusnya dilantik namun ini sudah mencapai 64 hari.

Desakan tersebut disampaikan Pdt. Jimmy A.H Koirewoa, ketua Asosiasi Pendeta Indonesia Provinsi Papua saat mengelar jumpa pers di Jayapura sore tadi, Rabu (26/7/2023).

“Mengingat peran lembaga kultur Orang Asli Papua yang semakin dibutuhkan di situasi persoalan Papua saat ini, konflik bersenjata, penyanderaan Pilot, Konflik di Dogiyai, Masalah tanah di Wamena ini kan harusnya MRP yang bicara tapi belum juga dilantik dan sampai saat ini sudah masuk satu bulan terjadi kekosongan di lembaga MRP sejak tanggal 20 Juni 2023 lalu,” ujarnya.

Lembaga Majelis Rakyat Papua adalah benteng untuk melindungi hak-hak orang asli Papua dari situasi ketidakadilan di Papua sehingga proses pelantikan ini segera dilakukan untuk meredam situasi yang sedang terjadi akhir-akhir ini baik di internal maupun eksternal.

Baca Juga:  Pengurus DPC PDIP Kabupaten Puncak Jaya Gelar Temu Akbar Dengan Pendukungnya

“Situasi Papua saat ini membutuhkan kehadiran Majelis Rakyat Papua untuk meredam setiap persoalan yang sedang terjadi di tanah Papua, lembaga kultur ini harus benteng untuk melindungi harkat dan martabat orang asli Papua yang juga umat Tuhan di tanah Papua,” tegasnya.

Dikatakan mengingat nama-nama sudah diusulkan dan sudah dikirim maka sebagai hamba Tuhan ia merasa resa belum ada pelantikan dan pengesahan karena MRP merupakan lembaga representatif orang asli Papua yang menyuarakan hak-hak orang Papua dalam kebijakan Pemerintah.

“Sehingga kami harap mereka yang terpilih dilantik cepat agar masalah-masalah yang terjadi sedang timbul di daerah saat ini bisa diatasi oleh mereka dari setiap Pokja yang di utus baik Adat, Perempuan dan Agama,” harapnya.

Pimpinan Gereja juga meminta pihak-pihak perorangan atau kelompok untuk tidak membangun opini tendensius mengkotak-kotakkan gereja sehingga berdampak pada pelayanan.

“Proses sudah jalan, hanya satu-dua orang saja yang bangun opini kontradiktif dalam pelayanan gereja, padahal mereka ini sudah diakomodir semua dalam denominasi gereja sesuai naungan di dalam aras atau persekutuan gereja-gereja seperti PGI, PGLII, PGPI dan Katolik pada level keuskupan serta Islam pada organisasi seperti MUI Provinsi Papua, dan semuanya itu saling berkomunikasi dan berkoordinasi dalam (PGGP) Persekutuan Gereja-gereja Papua dan (FKUB) Forum Kerukunan Antar Umat Beragama,”ujarnya.

Baca Juga:  Enam Pimpinan MRP se-Tanah Papua Ingin Semua Kepala Daerah Diduduki Orang Asli Papua

Sementara itu, Anggota KPPJ GKI Klasis Port Numbay Pdt. Arkelaus Fonataba, mengatakan semenjak kekosongan jabatan Gubernur dan juga MRP timbul polemik ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah sehingga perlu adanya lembaga MRP untuk menjadi kanal atau saluran suarakan suara umat ke Pemerintah Pusat dan Provinsi.

“Lembaga Majelis Rakyat Papua merupakan kanalisasi untuk suarakan masalah umat lewat MRP Jalur Agama, Adat dan Perempuan ke Pusat maupun Provinsi agar diperhatikan sesuai amanat UU Otsus Papua sehingga kami minta Kemendagri RI untuk segera melantik anggota MRP terpilih saat ini untuk mengemban tugas ini secepatnya,” ujarnya.

Iklan Otomatis

Sementara itu Ketua Majelis Pekerja Daerah (MPD) Sinode Gereja Bethany Indonesia Provinsi Papua Pdt. Ronaldly Waromi, juga berharap dari kelompok-kelompok gereja agar jangan buat hal yang menimbulkan polemik baru di dalam denominasi gereja yang ada di tanah Papua karena gereja dalam melakukan pelayanan itu universal.

“Jangan bangun isu yang tidak-tidak sehingga berdampak pada perpecahan dalam gereja itu sendiri karena saat ini Gereja merupakan benteng terakhir orang asli Papua. Mari dukung yang sudah terpilih mereka bagian dari kita dan melakukan pelayanan juga sama seperti kita sebagai hamba Tuhan, jaga persatuan, apalagi seorang pendeta yang membangun narasi provokatif dalam pelayanan gereja,” tegasnya. (*)

Related

You Might Also Like

Peringatan 1 Desember di Wamena: KNPB Serukan Pendidikan Perlawanan dan Persatuan Generasi Papua

PMKRI, Uskup Mandagi, dan PSN

Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Demo Tolak Transmigrasi di Tanah Papua

Mahasiswa Papua di Jakarta Desak Jokowi Hentikan Bahas Blok Wabu

Mahasiswa Puncak di Gorontalo Desak Panglima TNI Adili Pelaku Penembakan Terina Murib

TAGGED:Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi PapuaKebijakan Otsus PapuaKemendagri RI Lantik Anggota MRP TerpilihMajelis Rakyat PapuaPimpinan Gereja di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Daftar Beberapa Operasi Militer yang Terjadi di Papua Dari Tahun 1961 Hingga 2023
Next Article Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
1 day ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
1 day ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Front Justice Desak Penuntasan Kasus Penembakan Tobias Silak, Nilai Proses Hukum Lambat dan Tidak Transparan

6 months ago
HeadlineTanah Papua

Komnas HAM dan Komnas Perempuan RI Abaikan Pengungsi Maybrat

3 years ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Trauma dan Ketakutan: Warga Ibele Desak TNI Angkat Kaki

5 months ago
KesehatanTanah Papua

Yefta Lengka Ajak Pemuda Papua Perangi Miras dan Napza

6 months ago
PolhukamTanah Papua

Pesta Demokrasi 2024 di 3 DOB Dinodai Elit Politik Lokal Papua

3 years ago
Raga Kogeya Koordinator Pengungsi Nduga di Wamena - Yefta/nirmeke
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

2 years ago
Tanah Papua

Pemberian Rekomendasi MRP Wakil Agama Dari Sinode Advent Papua ke Yoel Mulait Sesuai Mekanisme

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Pemuda Katolik Desak Negara Hadapi Krisis Kemanusiaan Papua, Sampaikan 11 Tuntutan kepada Wapres Gibran

2 weeks ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?