Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa Mimika Se – Indonesia Kecam Deklarasi Dukung Pemekaran Papua Tengah Oleh Omaleng
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Berita Papua > Pendidikan > Mahasiswa Mimika Se – Indonesia Kecam Deklarasi Dukung Pemekaran Papua Tengah Oleh Omaleng
Pendidikan

Mahasiswa Mimika Se – Indonesia Kecam Deklarasi Dukung Pemekaran Papua Tengah Oleh Omaleng

Vekson Aliknoe
Last updated: March 5, 2023 15:52
By
Vekson Aliknoe
3 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Jakarta, nirmeke.com – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) kota studi Jakarta menolak dan mengecam deklarasi dukungan Otonomi Khusus (Otsus) jilid 2 dan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah oleh bupati Mimika Eltinus Omaleng tertanggal 15 Juni 2022 di depan gereja Kingmi mile 32 Mimika.

Iklan Nirmeke

Dhema Magal ketua IPMAMI Korwil Jakarta menegaskan bahwa kegiatan Deklarasi DOB dan dukung Otsus dilaksanakan di Mimika bukan rakyat Amugsa di Mimika tetapi dilakukan oleh Bupati Timika dan  elit-elit politik, aparat  gabungan TNI-Polri, Ormas, dan non Papua sehingga IPMAMI menegaskan deklarasi tersebut tidak mengatasnamakan masyarakat  Mimika tetapi demi kenyamanan dan kekuasaan bupati dan elit politik lain.

“Sangat jelas bunyi pasal 77 UU 21 Tahun 2001, Tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua yang dimana aspirasi  DOB lahir dari Orang Asli Papua  bukan dari elit politik,  bupati, aparat keamanan TNI dan Polri melainkan aspirasi murni rakyat diusulkan kepada  MRP agar diteruskan, bukan dengan cara klaim, karena rakyat Papua telah menolak Otsus dan anak kandungnya DOB,” tegas Magal.

Baca Juga:  Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya di Jayapura Gelar Kongres ke X

Ia juga menegaskan pelajar dan mahasiswa asal kabupaten Mimika kota studi se – Indonesia tidak ada satu orangpun yang menginginkan atau menerima Otsus jilid 2 dan Pemekaran DOB dan IPMAMI sudah nyatakan sikap untuk tolak.

“Tidak boleh ada oknum atau pimpinan kepala daerah yang mengatasnamakan kami untuk terima Pemekaran Papua Tengah,” tegas Magal.

IPMAMI menegaskan, bumi Kamoro tanah Amungsa bukan milik para elit, politisi, Ormas maupun organisasi/instansi yang ada di Mimika sehingga seenaknya mengatasnamakan warga masyarakat akar rumput di Mimika.

“Para elit, pihak Ormas serta pihak keamanan yang tidak berkentingan di Mimika untuk tidak membuat tindakan  yang berlebihan, jangan membuat masyarakat asli saling bermusuhan di atas tanah mereka (kita) sendiri,” ujarnya.

Mahasiswa yang tergabunga dalama IPMAMI juga mendesak bupati Mimika untuk segera mencabut pernyataan deklarasi sebagai perwakilan wilayah adat Meepago dan meminta MPR dan Lembaga adat meninjau kembali deklarasi yang telah dilakukan bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Baca Juga:  Guna Menciptakan Kader Berkualitas, IMAPA Mataram Gelar LDK 

Sementara itu Ambrosius Mulait Sekjen AMPTPI menegaskan RUU Pembentuk 3 Provinsi baru dibahas oleh Pemerintah Pusat dan DPR RI  tanpa melibatkan MRP dengan mengabaikan suara rakyat Papua kerena sebagai mana titik berat wewenang Otsus Papua berada di Pemerintah Provinsi Papua, maka setiap rencana pemekaran lahir dari aspirasi rakyat kemudian harus mendapatkan persetujuan dari Majelis Rakyat Papua  (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Ketentuan itu diatur dalam pasal 76 UU Otsus Papua.

“Pada kenyataan lex specialis Otsus telah diabaikan, atau dikebiri oleh Pemerintah Pusat, demi kepentingan meloloskan niat buruk DOB yang mana akan mengancam orang West Papua, dari negerinya,” tegas Mulait.

Sehingga, Mulait meminta DPRP maupun MRP menyampaikan aspirasi dari masyarakat bukan atas kepentingan kapitalis dan oligarki. (*)

Reporter: Aguz Pabika

Iklan Otomatis

Related

You Might Also Like

Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura Gelar Aksi Pengalangan Dana Untuk Korban Banjir di Wamena

AMPPJ Nayak II Gelar Diskusi Publik Tentang Literasi, Jurnalisme Hingga Pengembangan Skill

Pulang Kampung Menjalankan Kelas Literasi Demi SDM Lanny Jaya

Mahasiswa Ubahak Dapat Materi Jurnalis Dari Komunitas Papuansphoto

Bupati Yahukimo Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah, Simbol Komitmen Pembangunan Pendidikan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article BEM-MPM Uncen Minta Lembaga Utamakan Mahasiswa OAP
Next Article Mendagri Tito Dan Gubernur Enembe Bersepakat Dorong Pemekaran Tujuh Provinsi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
3 days ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
Catatan Aktivis PapuaPendidikan

Saatnya Kaum Sarjana Berdiri Bersama Rakyat

2 years ago
Pendidikan

HMPJ Lantik Pengurus Baru di Jayapura, Mahasiswa Soroti Ketidakhadiran Pemda Jayawijaya

6 days ago

Mubes II Ikatan Alumni SMP YPPK Santo Thomas Wamena Siap Digelar di Jayapura

4 years ago
Pendidikan

Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura Desak Pemda Penuhi Kebutuhan Asrama

5 months ago
Pendidikan

Uncen Jayapura Gelar Kuliah Umum Dan Beda Buku Aldera

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Siap Kolaborasi dengan Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

6 months ago
Pendidikan

Dinas Pendidikan Yahukimo dan BP KPMY Verifikasi Data Penerima Beasiswa 2025

5 months ago
PendidikanPolhukam

AMP mendukung mahasiswa Uncen tolak MoU

8 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?